Jumat, 27 Februari 2026

Saham BUMN di Bawah Danantara Dinilai Menarik dari Valuasi Dividen

Saham BUMN di Bawah Danantara Dinilai Menarik dari Valuasi Dividen
Saham BUMN di Bawah Danantara Dinilai Menarik dari Valuasi Dividen

JAKARTA - Saham badan usaha milik negara (BUMN) yang berada di bawah pengelolaan Danantara dinilai memiliki daya tarik investasi, terutama dari sisi valuasi yang relatif murah serta potensi imbal hasil dividen yang kompetitif. Prospek tersebut membuat saham-saham pelat merah dianggap masih menarik untuk investor jangka menengah hingga panjang.

Sejumlah analis pasar modal menilai kehadiran Danantara sebagai superholding investasi negara dapat memberikan sentimen positif terhadap saham BUMN. Konsolidasi aset dan tata kelola yang lebih profesional diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor serta memperbaiki valuasi emiten pelat merah di pasar saham.

Selain itu, potensi dividend yield yang tinggi dinilai menjadi salah satu faktor utama yang membuat saham BUMN tetap menarik di tengah dinamika pasar. Investor dapat memperoleh kombinasi keuntungan dari kenaikan harga saham serta pembagian dividen yang stabil.

Baca Juga

Kenaikan Harga Emas Antam Jadi Rp3,045 Juta per Gram, Untung Investor Lama

Valuasi Saham BUMN Masih Kompetitif

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menilai saham BUMN yang berada di bawah Danantara masih memiliki valuasi yang relatif menarik dibandingkan dengan potensi kinerja ke depan. Kondisi tersebut memberikan peluang bagi investor untuk mengakumulasi saham dengan harga yang dinilai masih berada pada level wajar.

Menurut analis tersebut, pembentukan Danantara berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar karena mampu meningkatkan efisiensi serta optimalisasi aset BUMN. Dengan pengelolaan yang lebih terintegrasi, kinerja perusahaan negara diharapkan dapat lebih stabil dan berkelanjutan.

Kondisi valuasi yang menarik juga dinilai membuka peluang bagi investor untuk mendapatkan capital gain dalam jangka panjang. Seiring dengan perbaikan tata kelola dan konsolidasi aset, harga saham BUMN berpotensi mengalami re-rating secara bertahap di pasar modal.

Transformasi yang dilakukan Danantara juga mulai tercermin pada minat investor, termasuk investor asing yang menunjukkan ketertarikan terhadap saham-saham pelat merah unggulan. Meski demikian, sikap investor global masih cenderung berhati-hati sambil menunggu perkembangan kinerja Danantara ke depan.

Dividend Yield Jadi Daya Tarik Utama

Selain valuasi, dividend yield menjadi faktor penting yang membuat saham BUMN diminati. Pembagian dividen yang relatif besar memberikan tambahan keuntungan bagi investor, terutama bagi mereka yang mengincar pendapatan pasif dari investasi saham.

Sejumlah emiten pelat merah memiliki potensi dividend yield yang cukup tinggi sehingga menjadi pertimbangan utama dalam pemilihan saham. Tingkat imbal hasil dividen yang kompetitif dinilai mampu menjaga minat investor meskipun kondisi pasar berfluktuasi.

Dividen BUMN juga menjadi bagian penting dari strategi pengelolaan Danantara. Target peningkatan setoran dividen dari perusahaan negara diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja investasi serta menjaga daya tarik saham BUMN di pasar modal.

Dengan kombinasi valuasi yang relatif rendah dan potensi dividen tinggi, saham BUMN dinilai menawarkan peluang investasi yang cukup seimbang antara risiko dan imbal hasil.

Prospek Saham BUMN di Bawah Danantara

Prospek saham BUMN ke depan dinilai masih cukup positif seiring dengan upaya konsolidasi yang dilakukan Danantara. Pengelolaan aset yang lebih terstruktur diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan memperbaiki kinerja perusahaan negara.

Analis melihat saham BUMN menawarkan peluang investasi jangka panjang dengan dua sumber keuntungan, yakni potensi kenaikan harga saham serta pembagian dividen yang optimal.

Sejumlah sektor dinilai memiliki prospek yang baik, terutama sektor perbankan yang dianggap tetap menjadi tulang punggung kinerja BUMN. Selain itu, sektor telekomunikasi dan energi juga dinilai memiliki karakter defensif yang mampu menjaga stabilitas kinerja.

Ke depan, kinerja saham BUMN akan sangat dipengaruhi oleh keberhasilan Danantara dalam mengeksekusi strategi investasi dan konsolidasi. Jika implementasi berjalan sesuai rencana, maka valuasi saham BUMN berpotensi meningkat secara bertahap.

Peluang Investasi Jangka Panjang

Saham BUMN di bawah Danantara dinilai cocok bagi investor yang memiliki orientasi investasi jangka panjang. Stabilitas kinerja perusahaan negara serta dukungan pemerintah menjadi faktor yang memberikan tingkat kepercayaan lebih tinggi dibandingkan sebagian saham lainnya.

Selain itu, kombinasi antara potensi capital gain dan dividen memberikan peluang keuntungan yang lebih seimbang. Investor dapat memanfaatkan momentum valuasi yang masih menarik untuk membangun portofolio saham secara bertahap.

Dengan mempertimbangkan valuasi yang kompetitif serta dividend yield yang menarik, saham BUMN di bawah Danantara dinilai tetap memiliki prospek investasi yang menjanjikan di tengah dinamika pasar modal Indonesia.

Fery

Fery

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Tembus Rekor Baru Rp3.045.000 Per Gram Praktis

Harga Emas Antam Tembus Rekor Baru Rp3.045.000 Per Gram Praktis

Grafik Harga Emas Antam Batangan 27 Februari 2026 Hari Ini Naik Atau Turun Drastis

Grafik Harga Emas Antam Batangan 27 Februari 2026 Hari Ini Naik Atau Turun Drastis

Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Seratus Ribu Rupiah Per Suku Hari Ini

Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Seratus Ribu Rupiah Per Suku Hari Ini

Analisis Pergerakan IHSG dan Pilihan Saham Unggulan Untuk Perdagangan Hari Ini

Analisis Pergerakan IHSG dan Pilihan Saham Unggulan Untuk Perdagangan Hari Ini

Strategi Meraih Cuan Tipis di Pasar Saham Menjelang Penutupan Akhir Pekan

Strategi Meraih Cuan Tipis di Pasar Saham Menjelang Penutupan Akhir Pekan