Sabtu, 14 Februari 2026

Laporan PIHPS Rilis Harga Pangan Nasional Bawang Merah Dan Cabai Melonjak

Laporan PIHPS Rilis Harga Pangan Nasional Bawang Merah Dan Cabai Melonjak
Laporan PIHPS Rilis Harga Pangan Nasional Bawang Merah Dan Cabai Melonjak

JAKARTA - Memasuki pertengahan Februari 2026, masyarakat kini dihadapkan pada tantangan ekonomi baru seiring dengan rilis data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional.

Berdasarkan pantauan pasar pada Sabtu, 14 Februari 2026, kurva harga pangan menunjukkan tren pendakian yang cukup tajam, terutama pada komoditas hortikultura. Lonjakan harga ini tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan merata di berbagai pasar tradisional di seluruh wilayah Indonesia.

Data PIHPS menjadi acuan krusial bagi pemerintah dan konsumen untuk memetakan stabilitas pasokan energi pangan. Fenomena meroketnya harga bumbu dapur utama seperti bawang dan cabai disinyalir akibat faktor cuaca yang memengaruhi masa panen di tingkat petani. Berikut adalah analisis mendalam mengenai fluktuasi harga komoditas pangan strategis yang tercatat secara resmi hari ini.

Baca Juga

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Terbaru 14 Februari 2026 Seluruh Indonesia

Analisis PIHPS Terhadap Kenaikan Drastis Bawang Merah dan Cabai

Berdasarkan data harian yang dihimpun oleh PIHPS Nasional, komoditas bawang merah kini berada di level harga yang cukup mengkhawatirkan bagi rumah tangga. Harga rata-rata nasional bawang merah telah menyentuh angka Rp50.950 per kilogram. Kenaikan ini menunjukkan adanya tekanan pada sisi suplai yang belum mampu mengimbangi permintaan pasar di akhir pekan.

Kondisi serupa terjadi pada kelompok cabai. PIHPS mencatat harga cabai rawit merah mengalami lonjakan paling signifikan hingga mencapai rata-rata Rp84.250 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar dan cabai merah keriting juga belum menunjukkan tanda-tanda pelandaian harga, masing-masing bertahan di kisaran Rp45.400 dan Rp46.550 per kilogram. Tingginya harga cabai ini menjadi faktor utama pemicu inflasi pangan di tingkat daerah.

Pantauan PIHPS Untuk Harga Beras dan Minyak Goreng Curah

Sebagai komoditas pokok utama, pergerakan harga beras dalam sistem PIHPS selalu menjadi sorotan. Saat ini, harga beras kualitas bawah I dilaporkan stabil namun tinggi di angka Rp14.400 per kilogram. Untuk kategori beras medium, masyarakat harus menebus dengan harga Rp15.900 (Kualitas I) hingga Rp15.750 (Kualitas II) per kilogram. Sementara beras kualitas super I kini berada di level Rp17.150 per kilogram.

Sektor minyak goreng juga tak luput dari perhatian PIHPS. Harga minyak goreng curah secara nasional tercatat sebesar Rp19.950 per liter. Bagi konsumen yang beralih ke minyak goreng kemasan bermerek, harga yang harus dibayar berkisar antara Rp21.900 untuk merek II hingga Rp22.950 untuk kemasan merek I. Kestabilan harga minyak goreng ini terus dipantau guna mencegah spekulasi harga di tingkat pedagang eceran.

Daftar Harga Protein Hewani Menurut Laporan Terbaru PIHPS

Sektor protein hewani menunjukkan dinamika yang variatif namun cenderung menguat. Menurut pantauan PIHPS Nasional, harga daging sapi kualitas I masih bertengger di angka Rp148.200 per kilogram. Bagi alternatif yang lebih ekonomis, daging sapi kualitas II dibanderol Rp143.150 per kilogram. Meski relatif tinggi, pasokan daging sapi dilaporkan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Di sisi lain, harga daging ayam ras dan telur ayam juga mengalami penyesuaian. Daging ayam ras kini dipasarkan dengan harga rata-rata Rp42.200 per kilogram, sementara telur ayam ras mencapai Rp34.100 per kilogram. Data PIHPS ini memberikan gambaran bahwa biaya pemenuhan gizi masyarakat sedang mengalami tekanan kenaikan harga yang cukup merata di seluruh lini produk hewani.

Regan

Regan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Pangan Maluku Utara PIHPS Cabai Rawit Merah Tetap Rp120.000 Per Kilogram

Harga Pangan Maluku Utara PIHPS Cabai Rawit Merah Tetap Rp120.000 Per Kilogram

Atto 3 Tembus 3.361 Unit BYD Dominasi Pasar Mobil Listrik Di Januari 2026

Atto 3 Tembus 3.361 Unit BYD Dominasi Pasar Mobil Listrik Di Januari 2026

HGII Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Dukungan Saprotan Bagi Petani Tapanuli

HGII Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Dukungan Saprotan Bagi Petani Tapanuli

Bupati Gunungkidul Dorong Modernisasi Pertanian Guna Perkuat Hasil Panen

Bupati Gunungkidul Dorong Modernisasi Pertanian Guna Perkuat Hasil Panen

Tol Cibitung-Cilincing Perkuat Konektivitas Industri dan Pelabuhan Tanjung Priok

Tol Cibitung-Cilincing Perkuat Konektivitas Industri dan Pelabuhan Tanjung Priok