Rabu, 11 Februari 2026

Seskab: Presiden dan Pengusaha Sepakat Perkuat Kolaborasi Bangun Ekonomi Nasional

Seskab: Presiden dan Pengusaha Sepakat Perkuat Kolaborasi Bangun Ekonomi Nasional
Seskab: Presiden dan Pengusaha Sepakat Perkuat Kolaborasi Bangun Ekonomi Nasional

JAKARTA - Upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional terus menjadi fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Salah satu langkah yang ditekankan adalah membangun kerja sama yang erat antara pemerintah dan dunia usaha sebagai penggerak pembangunan. 

Komitmen tersebut tercermin dalam pertemuan strategis antara Presiden Prabowo dan lima pengusaha nasional yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 10 Februari 2026 malam.

Pertemuan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang dialog mendalam untuk menyamakan visi dan langkah dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Dalam suasana yang berlangsung hangat dan intens selama lebih dari empat jam, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan ekonomi nasional hanya dapat berjalan optimal jika seluruh sektor bergerak bersama dalam satu tujuan yang sama.

Baca Juga

BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 10 Provinsi Rabu, 11 Februari 2026

Sekretaris Kabinet Teddy I Wijaya menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam merangkul pelaku usaha sebagai mitra strategis pembangunan. Dialog panjang yang berlangsung hingga larut malam itu mencerminkan adanya kesamaan pandangan antara pemerintah dan pengusaha mengenai arah pembangunan ekonomi Indonesia.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Pembangunan

Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, Sekretaris Kabinet Teddy I Wijaya menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya saing nasional. Presiden mengusung semangat Indonesia Incorporated sebagai fondasi kerja bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Di momen itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated, yang berarti bahwa kolaborasi erat seluruh sektor, yakni antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi," ujar Teddy.

Konsep tersebut menempatkan dunia usaha bukan hanya sebagai penerima kebijakan, tetapi sebagai mitra aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Dengan pendekatan ini, pemerintah berharap berbagai program strategis dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pertemuan Intensif Lebih dari Empat Jam

Teddy juga mengungkapkan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dan para pengusaha berlangsung cukup lama, yakni lebih dari 4,5 jam. Diskusi dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan berakhir pada pukul 23.30 WIB. Lamanya pertemuan mencerminkan keseriusan kedua belah pihak dalam membahas isu-isu strategis nasional.

Dalam diskusi tersebut, Presiden Prabowo mendengarkan langsung pandangan, masukan, serta komitmen dunia usaha terkait kontribusi yang dapat diberikan untuk mendukung agenda pembangunan nasional. Dialog dua arah ini dinilai penting untuk membangun kepercayaan dan kesamaan persepsi antara pemerintah dan sektor swasta.

Para pengusaha yang hadir pun menyampaikan pandangan yang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah. Mereka menilai bahwa sinergi yang kuat dengan pemerintah merupakan prasyarat utama untuk menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Komitmen Dunia Usaha pada Sektor Prioritas

Dalam pertemuan tersebut, para pengusaha nasional menyatakan komitmen kuat untuk mendukung agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo. Dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif dunia usaha di berbagai sektor prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Para pengusaha yang hadir senada seirama menyatakan komitmen solidnya untuk mendukung visi misi Pemerintah dalam sektor paling strategis yaitu pemenuhan makan bergizi, sekolah dan pendidikan tinggi, kesehatan, rumah subsidi, koperasi dan kampung nelayan serta kedaulatan pangan dan energi," kata Teddy.

Sektor-sektor tersebut dinilai krusial karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang. Dengan keterlibatan dunia usaha, diharapkan program-program prioritas pemerintah dapat dijalankan secara lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan.

Dorong Penciptaan Lapangan Kerja dan UMKM

Selain membahas sektor prioritas, Presiden Prabowo juga mengajak dunia usaha untuk berperan aktif dalam penciptaan lapangan kerja. Fokus utama diarahkan pada penguatan sektor riil yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Menurut Teddy, Presiden menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam pengembangan industri serta penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). UMKM dipandang sebagai tulang punggung perekonomian nasional yang harus terus diperkuat agar mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika ekonomi global.

Dengan terciptanya lapangan kerja yang luas dan berkelanjutan, pemerintah berharap kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata di berbagai daerah.

Arah Kepemimpinan Berbasis Sinergi Nasional

Pertemuan di Hambalang ini mencerminkan arah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan kolaborasi strategis sebagai kunci pembangunan ekonomi nasional. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Melalui dialog terbuka dan komitmen bersama, pemerintah dan dunia usaha diharapkan dapat berjalan seirama dalam menghadapi tantangan ekonomi, sekaligus memanfaatkan peluang untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Kolaborasi ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kerja bersama seluruh elemen bangsa.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Libur Imlek 2026: Menyambut Tahun Baru dan Awal Ramadan Bersamaan

Libur Imlek 2026: Menyambut Tahun Baru dan Awal Ramadan Bersamaan

Panduan Lengkap Pendaftaran KIP Kuliah 2026, Syarat dan Cara Daftar

Panduan Lengkap Pendaftaran KIP Kuliah 2026, Syarat dan Cara Daftar

Begini Cara Mengecek Bansos 2026 Secara Mudah Melalui Aplikasi

Begini Cara Mengecek Bansos 2026 Secara Mudah Melalui Aplikasi

Bandara YIA Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung ke Bandung Februari 2026

Bandara YIA Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung ke Bandung Februari 2026

Pemerintah Pastikan Kesiapan Sarana Transportasi untuk Mudik Lebaran 2026

Pemerintah Pastikan Kesiapan Sarana Transportasi untuk Mudik Lebaran 2026