Angin Segar bagi Liverpool: Hasil Imbang Duo Rival Panaskan Papan Atas
- Rabu, 11 Februari 2026
JAKARTA - Peta persaingan di zona empat besar Liga Inggris 2025-2026 mendadak berubah menjadi drama yang menguntungkan para tim pengejar. Pekan ke-26 menjadi momen krusial di mana Manchester United dan Chelsea, dua penghuni papan atas yang tengah berupaya mengamankan tiket Liga Champions, justru kompak terpeleset. Hasil imbang yang diraih kedua tim ini seolah menjadi "karpet merah" bagi Liverpool dan Brentford untuk memangkas jarak poin dan memanaskan kembali persaingan menuju kasta tertinggi Eropa.
Ketegangan di Stadion London dan Stamford Bridge pada Rabu dini hari WIB memberikan napas baru bagi kompetisi. Saat Manchester United dan Chelsea gagal meraih poin penuh, fokus kini beralih kepada sang juara bertahan dan tim kuda hitam yang mengintai di posisi keenam dan ketujuh. Dengan selisih poin yang kian menipis, sisa pertandingan di pekan ini diprediksi akan berjalan jauh lebih sengit karena setiap kemenangan kini memiliki nilai yang jauh lebih strategis.
Drama Menit Akhir Benjamin Sesko di Markas West Ham
Baca JugaKetegangan Hubungan Ronaldo Dan Benzema Akibat Saling Sindir Gaji Dan Trofi
Manchester United sebenarnya datang ke Stadion London dengan kepercayaan diri selangit. Di bawah komando Michael Carrick, Setan Merah mengantongi modal impresif berupa empat kemenangan beruntun. Namun, West Ham United terbukti menjadi lawan yang sangat alot bagi lini serang United. Tuan rumah justru berhasil memecah kebuntuan lebih dulu melalui gol Tomas Soucek pada menit ke-50, yang memaksa MU bermain dalam tekanan besar sepanjang babak kedua.
Upaya bangkit sempat terlihat saat Casemiro menyarangkan bola ke gawang The Hammers pada menit ke-63. Namun, kegembiraan pendukung tim tamu sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside. Saat laga tampak akan berakhir dengan kekalahan pertama Carrick dalam lima laga terakhir, Benjamin Sesko muncul sebagai penyelamat. Gol dramatisnya pada menit ke-90+6 memastikan laga berakhir imbang 1-1, sekaligus mengakhiri tren kemenangan beruntun mereka namun tetap memberikan satu poin krusial.
Kegagalan Chelsea Mempertahankan Keunggulan di Stamford Bridge
Skenario serupa, namun dengan alur yang lebih menyakitkan, dialami oleh Chelsea. Menjamu Leeds United di hadapan publik sendiri, The Blues sempat berada di atas angin setelah memimpin dua gol. Joao Pedro membuka keunggulan pada menit ke-24, yang kemudian digandakan oleh eksekusi penalti tenang dari Cole Palmer di menit ke-58. Dengan keunggulan 2-0, Chelsea seolah sudah mengunci kemenangan yang akan membawa mereka mengangkangi posisi Manchester United di klasemen.
Namun, semangat pantang menyerah Leeds United atau yang akrab dijuluki The Whites membuyarkan pesta tuan rumah. Tim tamu berhasil bangkit secara spartan melalui gol penalti Lukas Nmecha di menit ke-67 dan gol penyeimbang dari Noah Okafor pada menit ke-73. Hasil imbang 2-2 ini membuat Chelsea tetap tertahan di peringkat kelima dengan 44 poin, gagal memanfaatkan momentum untuk masuk ke zona empat besar meskipun sang rival, Manchester United, juga hanya meraih satu angka.
Keberuntungan Manchester United di Posisi Empat Besar
Secara teknis, Manchester United bisa dikatakan cukup beruntung dalam pekan ini. Meskipun gagal menang, posisi mereka di urutan keempat klasemen sementara Liga Inggris masih aman dengan koleksi 45 poin dari 26 laga. Selisih satu poin dengan Chelsea di posisi kelima tetap terjaga berkat kegagalan anak asuh Mauricio Pochettino meraih poin penuh atas Leeds. Namun, zona nyaman ini kini terasa sangat rapuh mengingat performa tim-tim di bawah mereka yang mulai konsisten.
Hasil imbang di dua laga krusial ini memastikan tidak ada perubahan posisi di lima besar untuk saat ini. Akan tetapi, secara psikologis, Manchester United dan Chelsea kini berada dalam tekanan besar. Kegagalan menjauhkan diri dari kejaran rival di pekan ini bisa menjadi bumerang jika mereka kembali tersandung di laga-laga berikutnya, terutama karena intensitas persaingan di Liga Inggris musim 2025-2026 tidak memberikan ruang bagi kesalahan sekecil apa pun.
Peluang Emas Liverpool dan Brentford Mengintai Posisi Elit
Penerima manfaat terbesar dari rentetan hasil imbang ini adalah Liverpool dan Brentford. Keduanya saat ini menduduki peringkat keenam dan ketujuh dengan koleksi 39 poin dari 26 laga. Situasi ini memberikan peluang emas bagi skuat asuhan Jurgen Klopp dan Thomas Frank untuk memperkecil jarak dengan zona Liga Champions. Jika keduanya mampu mengamankan poin penuh dalam laga lanjutan pekan ke-26, maka selisih poin dengan Chelsea dan Manchester United akan semakin tipis.
Liverpool dijadwalkan akan bertamu ke markas Sunderland, sebuah laga yang di atas kertas mampu dimenangkan oleh The Reds. Di sisi lain, Brentford menghadapi ujian yang jauh lebih berat karena harus berhadapan dengan pemuncak klasemen, Arsenal. Kendati demikian, melihat tren kegagalan tim-tim besar di pekan ini, baik Liverpool maupun Brentford memiliki motivasi ekstra untuk mengeksploitasi celah yang ditinggalkan oleh MU dan Chelsea demi menjaga mimpi mereka berkompetisi di Eropa musim depan.
Peta Persaingan Liga Inggris Menuju Pekan-Pekan Penentu
Hasil pekan ke-26 ini menegaskan bahwa Liga Inggris tetap menjadi liga paling kompetitif di dunia. Tidak ada tim yang benar-benar dominan, dan tim papan bawah seperti Leeds United atau West Ham mampu menjegal ambisi tim-tim raksasa. Persaingan antara Manchester United, Chelsea, Liverpool, dan Brentford akan terus menjadi sorotan utama bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia dalam beberapa pekan ke depan.
Fokus kini tertuju pada konsistensi. Manchester United harus segera menemukan kembali ritme kemenangan mereka, sementara Chelsea perlu membenahi lini pertahanan yang tampak rapuh saat menghadapi serangan balik. Di sisi lain, Liverpool harus membuktikan bahwa mereka masih memiliki mentalitas juara untuk merangsek naik. Pekan ini baru saja memberikan awal yang dramatis, dan kelanjutan laga Liverpool vs Sunderland serta Brentford vs Arsenal akan menentukan seberapa panas persaingan empat besar di akhir pekan nanti.
David
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Panduan Memilih Sepatu Onitsuka Tiger Terbaik: Ikon Klasik Yang Tak Lekang Oleh Waktu
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
13 Ide Jualan Takjil Sayur Lauk Ringan Rp10.000 Menjadi Pilihan Praktis Sehat
- Rabu, 11 Februari 2026
Misi Rahasia Florentino Perez: Mengulang Tragedi Luis Figo di Barcelona
- Rabu, 11 Februari 2026
Kepulangan Sang Legenda: Rencana Besar Lionel Messi Kembali ke Barcelona
- Rabu, 11 Februari 2026
Transformasi Sergi Roberto: Dari Kapten Ikonik Barcelona Menuju Keluarga Baru di Como
- Rabu, 11 Februari 2026
Masa Depan Pertahanan Anfield: Jeremy Jacquet dan Misi Menjadi Suksesor Virgil van Dijk
- Rabu, 11 Februari 2026





.jpg)





.jpg)
