PGN Perkuat Fondasi Bisnis Berkelanjutan Lewat Kompetensi Unggul Sumber Daya Manusia
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - Di tengah dinamika industri energi yang terus berkembang, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menegaskan bahwa kekuatan utama perusahaan terletak pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Strategi ini diyakini mampu memperkokoh fondasi bisnis sekaligus menjawab tantangan transformasi industri gas bumi yang kian kompleks.
Sebagai subholding gas Pertamina, PGN memandang pengembangan kompetensi SDM bukan sekadar kebutuhan operasional, melainkan investasi jangka panjang yang menentukan keberlanjutan perusahaan. Upaya tersebut terus dilakukan secara sistematis, terukur, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan untuk tumbuh sehat di tengah persaingan dan perubahan global.
PGN menilai bahwa keberhasilan dalam menjaga kinerja bisnis tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan infrastruktur, tetapi juga oleh kesiapan insan perusahaan dalam menghadapi perubahan. Karena itu, penguatan kapasitas individu dan organisasi menjadi pilar utama dalam strategi transformasi perusahaan.
Baca Juga
Fokus Penguatan Kompetensi sebagai Strategi Utama
Pengembangan kompetensi SDM menjadi langkah strategis PGN dalam membangun organisasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Perusahaan menerapkan berbagai program pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis, kepemimpinan, serta keterampilan digital bagi seluruh pekerja.
Program pengembangan tersebut disusun secara terstruktur dan berjenjang, menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis serta tantangan industri energi masa depan. PGN memastikan bahwa setiap insan perusahaan memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapabilitas diri melalui berbagai metode pembelajaran.
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Beni Syarif Hidayat, menegaskan bahwa peran SDM sangat krusial dalam mendukung pencapaian kinerja operasional maupun finansial perusahaan. “Dengan pengalaman PGN selama 58 tahun sebagai badan usaha pengelola gas bumi nasional, peran SDM sangat primer untuk mendukung pencapaian kinerja operasi maupun finansial. Maka, SDM PGN Group senantiasa diasah agar mampu berkontribusi terhadap pencapaian tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dinamika bisnis saat ini sangat erat dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi. Oleh karena itu, PGN mendorong seluruh pekerja untuk mampu beradaptasi dan memiliki kecakapan digital. “Ini termasuk menjawab dinamika bisnis saat ini yang sangat erat dengan digitalisasi, SDM PGN Group harus mampu beradaptasi dan cakap dengan hal itu,” lanjut Beni.
Pendekatan Terstruktur dalam Pengembangan SDM
Dalam mengoptimalkan pengembangan SDM, PGN mengadopsi metode pembelajaran komprehensif yang dikenal dengan pendekatan 70:20:10. Skema ini mencakup experiential learning sebesar 70 persen, coaching atau mentoring 20 persen, serta pelatihan formal di kelas sebesar 10 persen.
Pendekatan tersebut dirancang agar proses pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan pekerjaan sehari-hari. Dengan demikian, pekerja diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh secara langsung di lapangan.
PGN juga menghadirkan berbagai program capacity development yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas kinerja, dan efisiensi kerja. Program-program ini mencakup pengembangan kompetensi teknis, kepemimpinan, serta inovasi, yang disesuaikan dengan jenjang jabatan dan bidang kerja masing-masing.
Selain itu, perusahaan memberikan perhatian khusus pada penguatan kompetensi di bidang manajemen gas, operasi, dan keandalan sistem. Program seperti Gas Management serta Operation and Reliability Fundamental menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang unggul dan profesional.
Menjawab Tantangan Transformasi dan Digitalisasi
Transformasi digital menjadi salah satu tantangan utama bagi industri energi saat ini. PGN menyadari bahwa perubahan teknologi yang cepat menuntut kesiapan SDM yang tidak hanya adaptif, tetapi juga inovatif.
Oleh karena itu, PGN mendorong penguatan literasi digital di seluruh lini organisasi. Upaya ini dilakukan melalui berbagai pelatihan, workshop, dan program pengembangan berbasis teknologi yang bertujuan meningkatkan kecakapan pekerja dalam memanfaatkan digitalisasi untuk mendukung operasional dan pelayanan.
Dengan SDM yang melek teknologi, PGN optimistis mampu meningkatkan efisiensi proses bisnis, mempercepat pengambilan keputusan, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Transformasi ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan.
Lebih jauh, penguatan kapasitas SDM juga dipandang sebagai kunci dalam menghadapi ketidakpastian global, termasuk fluktuasi harga energi, perubahan regulasi, serta tuntutan terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Membangun Budaya Kerja Unggul dan Berdaya Saing
Selain peningkatan kompetensi teknis, PGN juga menaruh perhatian besar pada pembentukan budaya kerja unggul. Budaya ini menekankan nilai integritas, profesionalisme, kolaborasi, serta semangat inovasi di seluruh lini perusahaan.
PGN meyakini bahwa budaya kerja yang kuat akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan individu dan organisasi. Dengan suasana kerja yang positif, pekerja diharapkan dapat memberikan kontribusi optimal dalam mencapai target perusahaan.
Pengembangan kepemimpinan juga menjadi salah satu fokus utama. PGN menyiapkan calon-calon pemimpin masa depan melalui berbagai program leadership development yang dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.
Langkah ini bertujuan memastikan keberlanjutan organisasi melalui regenerasi kepemimpinan yang berkualitas. Dengan demikian, PGN dapat menjaga kesinambungan strategi bisnis dalam jangka panjang.
Fondasi Kuat Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
Penguatan kompetensi SDM menjadi fondasi utama bagi PGN dalam menghadapi tantangan industri gas bumi yang semakin kompetitif. Dengan SDM yang unggul, adaptif, dan inovatif, PGN optimistis mampu memperkuat posisi sebagai perusahaan energi nasional yang andal dan berkelanjutan.
Strategi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kinerja jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi kokoh bagi pertumbuhan bisnis jangka panjang. PGN meyakini bahwa investasi pada pengembangan manusia akan memberikan dampak signifikan terhadap keberhasilan perusahaan di masa depan.
Seiring dengan komitmen tersebut, PGN terus memperkuat sinergi antara pengembangan SDM, transformasi digital, dan strategi bisnis berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu menjadikan PGN sebagai perusahaan energi yang tangguh, berdaya saing, serta mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
Fery
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
TNI AD Pastikan Seskab Teddy Wijaya Jalani Pendidikan Reguler Sekolah Staf Komando
- Jumat, 06 Februari 2026
Kepesertaan BPJS Pasien Cuci Darah Dijanjikan Aktif Kembali Tanpa Hambatan Layanan
- Jumat, 06 Februari 2026
Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Tanah Bergerak Tegal Pastikan Negara Hadir Melindungi
- Jumat, 06 Februari 2026












