Regulasi Keselamatan Baru Cina Ubah Desain Mobil Listrik dan Tren Gagang Pintu
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - Industri otomotif global kembali dikejutkan oleh keputusan besar dari Cina, pasar kendaraan terbesar di dunia.
Pemerintah Cina secara resmi menetapkan regulasi baru yang akan mengubah arah desain mobil listrik di masa depan. Mulai 1 Januari 2027, seluruh produsen kendaraan dilarang menggunakan gagang pintu model tersembunyi yang sepenuhnya mengandalkan sistem elektronik tanpa mekanisme manual.
Kebijakan ini dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Cina atau MIIT. Tujuannya bukan sekadar mengatur desain, melainkan merespons ancaman keselamatan nyata yang muncul akibat tren estetika futuristik. Gagang pintu flush yang selama ini dianggap modern ternyata menyimpan risiko serius saat kendaraan berada dalam kondisi darurat.
Baca JugaBaznas Resmikan ZCorner Unwahas Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik Melalui UMKM Kampus
Latar Belakang Munculnya Aturan Keselamatan Baru
Dalam beberapa tahun terakhir, desain mobil listrik mengalami pergeseran signifikan. Banyak produsen berlomba menciptakan tampilan bodi yang mulus demi meningkatkan aerodinamika dan efisiensi energi. Salah satu elemen yang paling menonjol adalah penggunaan gagang pintu tersembunyi yang hanya muncul saat disentuh atau dikendalikan secara elektronik.
Namun, di balik tampilan canggih tersebut, muncul serangkaian insiden fatal. Beberapa kecelakaan di Cina dan Amerika Serikat memperlihatkan situasi di mana kendaraan kehilangan daya listrik akibat benturan atau terendam air. Ketika hal itu terjadi, sistem elektronik pada pintu ikut mati dan membuat pintu tidak bisa dibuka dari luar.
Dalam kondisi darurat seperti mobil terbakar atau tenggelam, keterlambatan evakuasi menjadi faktor penentu hidup dan mati. Warga yang berusaha menolong korban sering kali gagal membuka pintu karena tidak ada mekanisme manual yang bisa digunakan.
Risiko Gagang Pintu Elektronik dalam Situasi Darurat
Gagang pintu tersembunyi sepenuhnya bergantung pada motor listrik untuk keluar dari bodi kendaraan. Ketika arus listrik terputus, sistem ini otomatis lumpuh. Berbeda dengan gagang konvensional, tidak ada celah fisik untuk menarik pintu secara manual dari luar.
Kasus-kasus tragis yang terjadi menunjukkan bahwa desain tersebut justru berubah menjadi jebakan berbahaya. Dalam beberapa laporan kecelakaan, korban terjebak di dalam kendaraan karena pintu tidak dapat dibuka tepat waktu, meskipun bantuan sudah berada di lokasi.
Fakta inilah yang mendorong regulator Cina mengambil langkah tegas. Pemerintah menilai bahwa keuntungan aerodinamika yang dihasilkan tidak sebanding dengan risiko keselamatan jiwa yang ditimbulkan.
Isi Aturan Baru yang Wajib Dipatuhi Produsen
Aturan baru tersebut tertuang dalam regulasi berjudul “Persyaratan Teknis Keselamatan untuk Gagang Pintu Kendaraan”. Regulasi ini mewajibkan setiap mobil yang dijual di Cina memiliki sistem pelepas mekanis atau manual, baik dari sisi luar maupun dalam kendaraan.
Artinya, desain gagang pintu yang sepenuhnya elektronik tanpa akses fisik akan dilarang. Produsen masih diperbolehkan menggunakan model semi-tersembunyi, asalkan terdapat celah yang memungkinkan jari manusia menarik gagang secara langsung tanpa bantuan listrik.
Dengan ketentuan ini, gagang pintu tekan-lepas otomatis atau yang hanya muncul saat sistem aktif tidak lagi memenuhi standar keselamatan. Regulasi tersebut bersifat wajib dan akan menjadi syarat homologasi kendaraan baru di Cina.
Dampak Besar bagi Industri dan Produsen Mobil Listrik
Keputusan ini menjadi pukulan bagi tren desain mobil listrik saat ini. Data menunjukkan bahwa sekitar 60 persen dari 100 mobil listrik terlaris di Cina menggunakan gagang pintu tersembunyi. Model-model populer dari Tesla, Xiaomi SU7, hingga BYD termasuk yang mengadopsi desain tersebut.
Sejumlah raksasa otomotif seperti Xiaomi, BYD, Geely, serta merek global seperti Toyota, Hyundai, dan Ford dilaporkan ikut terlibat dalam proses penyusunan standar keselamatan baru ini. Meski demikian, mereka tetap harus melakukan penyesuaian desain agar sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.
Para produsen kini dihadapkan pada tantangan untuk menyeimbangkan efisiensi aerodinamika dengan keselamatan pengguna. Desain ulang tentu membutuhkan biaya, riset tambahan, serta waktu produksi yang tidak singkat.
Prediksi Dampak Global dan Perubahan Arah Desain Mobil
Langkah tegas Cina diperkirakan akan menjadi referensi bagi negara lain. Banyak pengamat meyakini regulator keselamatan di kawasan lain akan mengikuti kebijakan serupa, mengingat risiko yang diungkap bersifat universal dan tidak terbatas pada satu pasar.
Sejumlah ahli keselamatan otomotif menilai bahwa peningkatan jarak tempuh kendaraan listrik akibat aerodinamika gagang pintu hanya berkisar beberapa mil. Keuntungan tersebut dinilai tidak sebanding dengan potensi kehilangan nyawa manusia dalam kondisi darurat.
Dengan kembalinya mekanisme manual, era mobil listrik dengan bodi super mulus tanpa gagang pintu fisik diprediksi akan segera berakhir. Desain masa depan kemungkinan akan kembali mengutamakan fungsi keselamatan, meskipun tetap mempertahankan sentuhan modern dan efisiensi.
Keputusan Cina ini menegaskan bahwa dalam evolusi kendaraan listrik, teknologi dan estetika tidak boleh mengalahkan aspek paling mendasar, yaitu keselamatan manusia.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
TNI AD Pastikan Seskab Teddy Wijaya Jalani Pendidikan Reguler Sekolah Staf Komando
- Jumat, 06 Februari 2026
Kepesertaan BPJS Pasien Cuci Darah Dijanjikan Aktif Kembali Tanpa Hambatan Layanan
- Jumat, 06 Februari 2026
Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Tanah Bergerak Tegal Pastikan Negara Hadir Melindungi
- Jumat, 06 Februari 2026
Ekspansi MRT Timur Barat Jadi Magnet Baru Properti Blok M Hingga Balaraja
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Kepesertaan BPJS Pasien Cuci Darah Dijanjikan Aktif Kembali Tanpa Hambatan Layanan
- Jumat, 06 Februari 2026
Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Tanah Bergerak Tegal Pastikan Negara Hadir Melindungi
- Jumat, 06 Februari 2026
Terpopuler
1.
Grab Tambah Saham Super Bank Kepemilikan Naik Menjadi 13,23 Persen
- 06 Februari 2026
2.
3.
4.
5.
Toyota Perkuat Pasar Hybrid EV Nasional Lewat IIMS 2026
- 06 Februari 2026









