BYD Atto 3 Facelift Siap Mengaspal di IIMS 2026 Membawa Peningkatan Performa Signifikan
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - Ajang pameran otomotif bergengsi Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 diprediksi akan menjadi panggung bagi BYD Motor Indonesia untuk memperkenalkan penyegaran pada salah satu model andalannya, Atto 3.
Langkah ini merupakan strategi BYD untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik tanah air yang kian kompetitif. Versi facelift ini sebelumnya telah lebih dulu menyapa pasar Tiongkok dengan nama Yuan Plus pada November 2025, membawa serangkaian peningkatan yang menitikberatkan pada aspek teknis.
Penyegaran ini bukan sekadar estetika, melainkan sebuah transformasi pada jantung pacunya. Kehadiran model terbaru ini diharapkan mampu memenuhi ekspektasi konsumen Indonesia yang menginginkan kendaraan listrik dengan daya jelajah lebih jauh serta performa yang lebih bertenaga untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Baca JugaPanduan Cara Langganan Spotify Premium dan Daftar Paketnya 2026
Loncatan Kapasitas Baterai dan Daya Jelajah yang Semakin Jauh
Salah satu sorotan utama pada BYD Atto 3 terbaru adalah sektor sumber energinya. Mobil ini kini mengadopsi blade battery dengan kapasitas yang lebih besar, yakni mencapai 74,88 kWh. Peningkatan kapasitas ini memberikan dampak instan pada jarak tempuh kendaraan yang kini diklaim mampu mencapai hingga 650 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh.
Sebagai perbandingan, model Atto 3 yang saat ini beredar di pasar Indonesia masih menggunakan dua opsi baterai yang lebih kecil, yaitu 49,92 kWh dengan jarak tempuh 430 km dan 60,48 kWh dengan jarak tempuh 510 km (berdasarkan standar CLTC). Dengan daya jelajah yang meningkat drastis hingga 650 km, kekhawatiran akan jarak tempuh (range anxiety) diharapkan dapat terminimalisir bagi para penggunanya.
Peningkatan Tenaga Motor Listrik dan Kecepatan Maksimum
Selain efisiensi baterai, aspek performa juga mendapatkan sentuhan signifikan. Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT), Atto 3 facelift dipersenjatai dengan motor listrik magnet permanen TZ200XYC. Motor baru ini mampu menghasilkan output tenaga sebesar 230 kW atau setara dengan 308 tk.
Angka performa ini melonjak jauh jika dibandingkan dengan model pendahulunya yang hanya menghasilkan tenaga 150 kW atau sekitar 201 tk. Imbas dari peningkatan tenaga ini membuat kecepatan maksimum kendaraan ikut terdongkrak, dari yang sebelumnya dibatasi pada 160 km per jam kini meningkat menjadi 180 km per jam. Hal ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih responsif dan dinamis.
Detail Perubahan Eksterior dan Penyesuaian Bobot Kendaraan
Meski performa dan baterai mengalami pembaruan besar, BYD tetap mempertahankan dimensi bodi asli Atto 3. Kendaraan ini memiliki panjang 4.455 mm, lebar 1.875 mm, dan tinggi 1.615 mm dengan jarak sumbu roda 2.720 mm. Namun, penggunaan baterai yang lebih besar berdampak pada berat keseluruhan mobil. Bobot Atto 3 terbaru kini mencapai 1.880 kg, atau bertambah sekitar 190 hingga 255 kg dibandingkan versi lama yang beratnya berkisar antara 1.625 kg hingga 1.690 kg.
Dari segi tampilan visual, perubahannya tergolong minimalis namun memberikan kesan segar. Atto 3 facelift menggunakan pelek baru dengan model double five-spoke berwarna abu-abu yang menonjolkan aura sporty. Selain itu, terdapat perubahan fungsional pada posisi port pengisian daya yang kini dipindahkan dari bagian fender depan kanan ke fender belakang kanan.
Eksistensi Atto 3 Sebagai Salah Satu Kontributor Penjualan Terbesar
Kehadiran versi penyegaran ini sangat dinantikan mengingat performa penjualan Atto 3 yang cukup gemilang di Indonesia. Berdasarkan data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang tahun 2025 Atto 3 berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 2.991 unit. Saat ini, model Standar Range masih dibanderol dengan harga Rp 390 juta (OTR Jakarta).
Fitur unggulan seperti panoramic sunroof tetap menjadi standar pada model terbaru ini. Sebagai tambahan, konsumen juga mendapatkan opsi radar depan dan samping, serta kamera 360 derajat untuk menunjang keamanan. Melalui penyegaran ini, BYD optimis dapat terus memimpin pasar SUV listrik di Indonesia dengan menawarkan teknologi baterai terdepan dan performa yang lebih mumpuni bagi masyarakat.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Zulhas Tegaskan Operasional Kopdes Dimulai Usai Fisik Bangunan Rampung
- Kamis, 05 Februari 2026
BPS Laporkan Pekerja Bertambah dan Pengangguran Menurun Secara Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Menyoroti Warisan Diplomasi Mochtar melalui Film “12 Mile” di Layar Lebar
- Kamis, 05 Februari 2026
Warga Diminta Aktif Jaga Kesehatan dan Lingkungan untuk Redam Ancaman DBD di Bengkulu
- Kamis, 05 Februari 2026
Perluasan Layanan Mata di Sudirman Perkuat Akses Kesehatan Perkotaan Jakarta
- Kamis, 05 Februari 2026
Prakiraan Cuaca Malang Hari Ini: Gerimis dan Hujan Lebat Menyapa Pagi Sampai Malam
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Wuling Eksion Jadi SUV Keluarga Baru dengan Teknologi EV dan PHEV
- 05 Februari 2026
2.
Polda Kaltim Petakan 3.000 Truk ODOL Menuju Target Zero 2027
- 05 Februari 2026
3.
Satlantas Polres Probolinggo Gelar Ramp Check di Exit Tol Leces
- 05 Februari 2026













