Kamis, 05 Februari 2026

INACRAFT 2026 Tampilkan 11 Zona Tematik untuk Pengalaman Belanja yang Efisien

INACRAFT 2026 Tampilkan 11 Zona Tematik untuk Pengalaman Belanja yang Efisien
INACRAFT 2026 Tampilkan 11 Zona Tematik untuk Pengalaman Belanja yang Efisien

JAKARTA - Pameran kerajinan terbesar di Asia Tenggara, Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026, kembali hadir dengan berbagai inovasi terbaru. 

Acara ini menawarkan pengalaman belanja yang lebih nyaman dan efisien bagi para pengunjung. 

Acara yang dibuka pada Rabu, 4 Februari 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC) ini akan berlangsung hingga 8 Februari 2026. Dengan menempati seluruh area seluas 25.000 meter persegi, INACRAFT kali ini hadir dengan lebih dari 1.013 stand peserta yang memamerkan berbagai produk kriya Nusantara. 

Baca Juga

IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global

Inovasi yang dibawa pada pameran tahun ini adalah pembagian zona tematik yang lebih terstruktur, bertujuan untuk mempermudah pengunjung dalam mengeksplorasi berbagai jenis produk yang ada.

INACRAFT 2026 merupakan perhelatan ke-26 dari pameran ini. Di tahun ini, pameran menekankan pada pendekatan yang lebih terarah dengan adanya 11 zona tematik yang akan memudahkan pengunjung dalam mencari produk sesuai dengan minat mereka. 

Dari fesyen, perhiasan, dekorasi rumah, hingga kuliner khas daerah, semuanya terorganisir dalam kategori yang mempermudah pengunjung untuk mengeksplorasi setiap produk yang ditawarkan.

Pembagian Zona Tematik: Kenyamanan dan Kepraktisan bagi Pengunjung

INACRAFT 2026 memberikan pengalaman belanja yang terarah dengan pembagian zona berdasarkan kategori produk yang lebih sistematis. 

Setiap pengunjung dapat langsung menuju zona yang sesuai dengan minat mereka tanpa harus bingung mencari produk tertentu. Di area Main Lobby, pengunjung dapat menemukan berbagai produk seperti household & housewares, gift & decorative items, footwear, bags, hingga travel goods.

Sementara itu, bagi penggemar wastra Nusantara, Cendrawasih Hall, Promenade, dan Hall A menjadi tempat utama untuk menikmati batik, tenun, dan songket dari berbagai daerah. 

Tidak hanya itu, di area ini juga terdapat berbagai perhiasan dan aksesori yang melengkapi produk-produk tersebut. Lobby Hall A, yang menjadi area premium, menampilkan produk-produk dari sponsor serta brand terkurasi yang sudah dikenal luas di pasar.

Selain itu, pengunjung yang tertarik dengan produk-produk dari Kementerian dan BUMN dapat menuju ke Assembly Hall dan Plenary Hall. Di sana, terdapat berbagai produk binaan Kementerian dan Dinas, termasuk karya peraih INACRAFT Awards serta produk dari International Hall. 

Jika ingin menemukan barang-barang dekorasi rumah, tas, atau jewelry, pengunjung bisa langsung menuju area Connecting Plenary yang menawarkan produk-produk menarik dari kategori tersebut.

Tidak ketinggalan, Hall B dan Lobby Hall B juga menyediakan beragam produk fesyen muslim, kulit, woven, aksesori, hingga produk multi kategori lainnya. Bagian ini juga menawarkan berbagai pilihan fesyen terkini yang relevan dengan tren pasar Indonesia. 

Di sisi lain, bagi pengunjung yang ingin menikmati kuliner Nusantara, Talam INACRAFT di area Mezzanine dan Hall B menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Di sini, pengunjung dapat menikmati berbagai makanan dan minuman khas daerah yang menggugah selera.

Tema INACRAFT 2026: Memperkuat Ekosistem Kreatif dan Menyatukan Tradisi dengan Inovasi

INACRAFT 2026 mengusung tema From Smart Village to Global Market yang menegaskan perannya sebagai penghubung antara perajin lokal dan pasar global. 

Sebagai pameran yang memfasilitasi perdagangan kriya Indonesia, INACRAFT bukan hanya menjadi ruang pameran produk, tetapi juga wadah untuk mempertemukan tradisi dengan inovasi.

Selain itu, tema tahun ini juga menonjolkan kontribusi perempuan dalam dunia kriya dengan konsep Exploring and Celebrating Womenpreneurs in Craft. Para womenpreneurs atau pengusaha perempuan di industri kerajinan mendapat sorotan khusus dalam pameran kali ini. 

INACRAFT ingin menunjukkan bahwa perempuan berperan penting dalam dunia bisnis kriya Indonesia, dan memberikan platform untuk mereka berbagi pengalaman serta karya-karya mereka yang inspiratif.

INACRAFT 2026: Lebih dari Sekadar Pameran, Tapi Juga Platform Pendidikan

INACRAFT 2026 menawarkan lebih dari sekadar pengalaman belanja, karena selama pameran berlangsung, pengunjung juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai program edukatif. 

Di Plenary Hall, akan diselenggarakan berbagai insight programs seperti Craft Talkshow, Craft Workshop, Seminar Go Green, dan Art Performance yang akan membahas isu-isu terkini di dunia kriya dan industri kreatif. Program-program ini memberikan peluang bagi para pengunjung untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru terkait kerajinan tangan.

Selain itu, ada juga Fashion Show yang menampilkan koleksi-koleksi terbaru dari desainer ternama Indonesia. Pameran ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal lebih jauh tentang tren fesyen yang berkembang di Indonesia dan bagaimana produk-produk kriya bisa berinovasi untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Agenda lainnya yang tidak kalah menarik adalah INACRAFT Appreciation Night. Acara ini diadakan sebagai bentuk apresiasi bagi perajin dan pelaku usaha kriya yang berprestasi. 

Hal ini menjadi ajang untuk memberi penghargaan kepada mereka yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mengembangkan industri kriya Indonesia.

Target Transaksi dan Pengunjung: Menembus Pasar Global

INACRAFT 2026 tidak hanya menargetkan pengunjung lokal, tetapi juga pengunjung internasional. Dengan potensi transaksi ritel sebesar Rp102,5 miliar dan kontrak dagang yang diperkirakan mencapai US$1,5 juta, INACRAFT 2026 akan menjadi ajang penting dalam memasarkan produk kriya Indonesia ke pasar global. 

Sebanyak 1.000 buyer internasional diperkirakan akan hadir dalam pameran kali ini, yang berasal dari Jepang, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, hingga kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah.

Jumlah pengunjung yang ditargetkan untuk pameran ini adalah sekitar 100.000 orang, yang menunjukkan besarnya minat terhadap produk kriya Indonesia. 

INACRAFT 2026 akan menjadi titik temu antara perajin Indonesia dengan buyer internasional yang tertarik untuk membeli dan memasarkan produk-produk berkualitas Indonesia ke seluruh dunia.

INACRAFT 2026: Ruang Strategis bagi Industri Kriya Indonesia

INACRAFT 2026 bukan hanya sebuah pameran, tetapi juga ruang strategis bagi perkembangan industri kriya Indonesia. Melalui pameran ini, pemerintah Indonesia melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan kementerian terkait terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan sektor kriya. 

Pemerintah berharap agar industri kriya Indonesia dapat terus berkembang, memanfaatkan potensi pasar global, dan pada akhirnya memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan produk-produk kriya terbaik.

Melalui INACRAFT, Indonesia juga dapat memperkenalkan lebih jauh keberagaman budaya dan kerajinan yang dimiliki. 

Pameran ini menjadi jembatan yang menghubungkan perajin lokal dengan pasar yang lebih luas, serta memberikan mereka kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan kualitas produk mereka. 

Sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar, kriya Indonesia berpeluang besar untuk meraih sukses di pasar global.

INACRAFT 2026 Sebagai Wadah Pameran dan Pendidikan

INACRAFT 2026 hadir sebagai ajang pameran yang lebih dari sekadar ruang dagang, tetapi juga sebagai platform edukasi dan pengembangan industri kriya Indonesia.

Dengan 11 zona tematik yang memudahkan pengunjung dalam mengeksplorasi produk, serta berbagai program edukatif yang mendukung pengembangan kreativitas, pameran ini memberikan pengalaman yang lebih terarah dan nyaman. 

Keberagaman produk, perhatian terhadap perempuan pengusaha, serta fokus pada pengembangan pasar global menjadikan INACRAFT 2026 sebagai salah satu pameran kerajinan terbesar dan terpenting di Asia Tenggara.

Sutomo

Sutomo

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Mendag Pastikan Harga Minyakita Stabil dengan Penambahan Second Brand

Mendag Pastikan Harga Minyakita Stabil dengan Penambahan Second Brand

Sampah Plastik di Bali Jadi BBM Berkat Inovasi Teknologi Pirolisis

Sampah Plastik di Bali Jadi BBM Berkat Inovasi Teknologi Pirolisis

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan untuk Tingkatkan Keahlian Tukang Bangunan

Pemkot Surabaya Buka Pelatihan untuk Tingkatkan Keahlian Tukang Bangunan

Program AUTP Kementan Dukung Keberlanjutan Produksi Padi di Indonesia

Program AUTP Kementan Dukung Keberlanjutan Produksi Padi di Indonesia

BPS: Indonesia Tumbuh 5,11 Persen di 2025, Optimis Jaga Pertumbuhan 2026

BPS: Indonesia Tumbuh 5,11 Persen di 2025, Optimis Jaga Pertumbuhan 2026