Kreativitas Relawan Pajak: Mengemas Edukasi Lapor SPT via Coretax Lewat Konten Visual
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - Era digitalisasi perpajakan Indonesia memasuki babak baru dengan diperkenalkannya sistem Coretax. Di tengah transisi besar ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengajak para garda terdepan edukasi, yakni para Relawan Pajak, untuk ikut serta dalam mempopulerkan kemudahan sistem tersebut. Melalui inisiatif lomba pembuatan konten kreatif, para mahasiswa dan praktisi yang tergabung dalam program Relawan Pajak ditantang untuk mengemas prosedur pelaporan SPT Tahunan menjadi informasi yang ringan, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat adaptasi wajib pajak terhadap ekosistem digital yang lebih modern.
Mengubah Wajah Edukasi Perpajakan Lewat Kompetisi Kreatif
Program lomba "ngonten" ini secara khusus menyasar para Relawan Pajak yang selama ini bersentuhan langsung dengan wajib pajak di lapangan. DJP menyadari bahwa bahasa visual dan media sosial merupakan instrumen yang paling efektif untuk menyebarluaskan kebijakan baru. Fokus utama dari kompetisi ini adalah bagaimana para relawan mampu mendemonstrasikan pengalaman melaporkan SPT Tahunan melalui sistem Coretax dengan cara yang inovatif.
Baca JugaStrategi Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Perumahan Demi Target KPR 2026
Bagi para peserta, ini bukan sekadar perlombaan untuk memperebutkan hadiah, melainkan sebuah misi untuk mendemistifikasi anggapan bahwa urusan pajak itu rumit. Dengan kreativitas, prosedur Coretax yang canggih dapat disajikan dalam format video pendek atau infografis yang interaktif. Hal ini selaras dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kepatuhan sukarela melalui pendekatan yang lebih humanis dan kekinian.
Syarat dan Ketentuan Partisipasi Khusus Relawan Pajak
Sebagai ajang eksklusif, lomba ini menetapkan persyaratan bahwa peserta haruslah terdaftar sebagai Relawan Pajak yang aktif pada tahun berjalan. Hal ini bertujuan agar konten yang dihasilkan tetap akurat dan sesuai dengan pedoman teknis yang dimiliki oleh DJP. Peserta diminta untuk mengunggah karya mereka melalui platform media sosial yang ditentukan dengan menyertakan tagar resmi kompetisi.
Konten yang dibuat harus orisinal dan tidak mengandung unsur SARA maupun muatan politik. Penekanan utama tetap pada sisi edukasi: bagaimana wajib pajak bisa memanfaatkan fitur-fitur di dalam portal Coretax dengan efisien. Kreativitas dalam teknik penyuntingan, kejelasan suara, serta alur penyampaian informasi menjadi poin-poin krusial yang akan dinilai oleh dewan juri. Melalui kompetisi ini, DJP ingin melihat bagaimana perspektif anak muda dalam melihat kemudahan birokrasi digital.
Misi Memperkenalkan Coretax kepada Masyarakat Luas
Sistem Coretax merupakan investasi besar pemerintah untuk memodernisasi administrasi perpajakan. Namun, secanggih apa pun sistem yang dibangun, keberhasilannya sangat bergantung pada tingkat adopsi penggunanya. Di sinilah peran krusial konten edukasi hasil karya para relawan. Dengan gaya bahasa yang santai namun informatif, konten-konten ini diharapkan dapat menghilangkan keraguan wajib pajak dalam mencoba sistem baru.
Laporan SPT Tahunan yang sering kali dianggap sebagai beban tahunan coba diubah narasinya menjadi sebuah kegiatan yang praktis dan bisa dilakukan dari mana saja melalui portal digital. Konten yang dihasilkan para relawan akan menjadi panduan visual yang melengkapi modul-modul resmi dari DJP. Dengan demikian, transfer pengetahuan mengenai Coretax dapat terjadi secara lebih masif dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat, mulai dari generasi Z hingga pelaku UMKM.
Apresiasi bagi Agen Perubahan Perpajakan
DJP telah menyiapkan berbagai apresiasi menarik bagi para pemenang yang berhasil menyajikan konten terbaik. Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi para Relawan Pajak yang telah meluangkan waktu dan kreativitasnya untuk membantu negara. Selain hadiah material, sertifikat penghargaan juga akan menjadi nilai tambah bagi portofolio para mahasiswa yang terlibat dalam program ini.
Secara lebih luas, lomba ini menciptakan bank konten edukatif yang bisa terus digunakan oleh kantor-kantor pelayanan pajak di seluruh Indonesia. Karya-karya terbaik akan dipromosikan melalui akun media sosial resmi DJP, memberikan panggung yang lebih luas bagi para kreator muda untuk menunjukkan bakatnya. Semangat kompetisi ini diharapkan terus berlanjut hingga masa pelaporan SPT berakhir, memastikan arus informasi mengenai Coretax tetap terjaga dengan kualitas yang prima.
Langkah Strategis Menuju Kepatuhan Pajak yang Berkelanjutan
Inisiatif lomba "ngonten" ini mencerminkan pergeseran strategi komunikasi otoritas pajak yang kini lebih mengutamakan kolaborasi. Melibatkan Relawan Pajak dalam pembuatan konten berarti memberikan kepercayaan kepada generasi muda untuk menjadi wajah dari modernisasi pajak. Hasilnya bukan sekadar video viral, melainkan peningkatan pemahaman publik yang pada akhirnya akan berkontribusi pada penerimaan negara.
Bagi Anda yang menyandang status sebagai Relawan Pajak, inilah saatnya untuk menunjukkan kemampuan sinematografi dan pemahaman taktis Anda. Melalui portal Coretax, laporkan SPT Anda dan ceritakan kemudahannya kepada dunia. Setiap konten yang dibuat adalah kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa melalui jalan literasi keuangan dan perpajakan yang lebih baik.
David
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Strategi Diversifikasi Aset: 8 Instrumen Investasi Terbaik 2026 untuk Cuan Maksimal
- Kamis, 05 Februari 2026
Prediksi IHSG dan Rekomendasi Strategi Investasi Saham Terbaik Hari Ini 5 Februari 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Revolusi Digital Otomotif: Mengubah Kendaraan Menjadi Mitra Berkendara Cerdas
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Strategi Diversifikasi Aset: 8 Instrumen Investasi Terbaik 2026 untuk Cuan Maksimal
- Kamis, 05 Februari 2026
Prediksi IHSG dan Rekomendasi Strategi Investasi Saham Terbaik Hari Ini 5 Februari 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Bank Nagari Tegaskan Perannya: Kredit UMKM Dominan, Tantangan, dan Harapan
- Kamis, 05 Februari 2026










