JAKARTA - Lemang selama ini dikenal sebagai hidangan tradisional yang identik dengan proses memasak yang panjang dan teknik khusus.
Banyak orang mengaitkannya dengan bambu, bara api, serta waktu berjam-jam untuk mendapatkan tekstur dan rasa yang khas. Tak heran, lemang sering dianggap sulit dibuat sendiri, sehingga hanya muncul saat momen tertentu atau acara adat.
Namun seiring perkembangan teknologi dapur, cara membuat lemang kini tidak lagi terbatas pada metode tradisional. Kehadiran magic com sebagai alat masak serbaguna membuka peluang baru bagi siapa saja untuk menikmati lemang dengan cara lebih praktis. Metode ini memungkinkan proses memasak dilakukan di rumah tanpa menghilangkan karakter dasar lemang yang gurih dan pulen.
Baca JugaDBL Academy Bawa Pembinaan Basket untuk Pelajar Kepulauan Seribu
Membuat lemang pakai magic com menjadi solusi bagi mereka yang ingin mencoba sajian tradisional tanpa repot. Dengan bahan yang relatif sederhana dan langkah yang mudah diikuti, lemang bisa dihadirkan kapan saja. Cara ini juga cocok bagi keluarga yang ingin mengenalkan makanan tradisional kepada generasi muda dengan proses yang lebih sederhana.
Persiapan Bahan dan Alat Sebelum Memasak Lemang
Keberhasilan membuat lemang pakai magic com sangat bergantung pada kesiapan bahan dan alat yang digunakan. Pemilihan bahan berkualitas akan sangat memengaruhi rasa dan tekstur akhir. Oleh karena itu, persiapan menjadi tahap awal yang tidak boleh diabaikan agar hasilnya optimal.
Bahan utama yang dibutuhkan adalah beras ketan putih berkualitas baik, santan kental segar, dan garam secukupnya. Daun pandan dapat ditambahkan untuk memberikan aroma yang lebih harum, sementara gula pasir bersifat opsional bagi yang menginginkan rasa sedikit manis. Daun pisang juga diperlukan sebagai pelapis untuk menambah aroma alami.
Dari sisi peralatan, magic com menjadi alat utama dalam proses memasak. Selain itu, siapkan wadah atau cetakan tahan panas seperti gelas plastik tebal atau kaleng sarden yang bersih. Gunting dan kain bersih juga dibutuhkan untuk mempersiapkan daun pisang agar rapi dan higienis sebelum digunakan.
Tahapan Membuat Lemang Menggunakan Magic Com
Proses pembuatan lemang dengan magic com relatif mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Langkah pertama adalah mencuci beras ketan hingga bersih, kemudian merendamnya minimal dua jam atau semalaman. Proses perendaman ini penting agar beras ketan mengembang dan matang sempurna saat dimasak.
Setelah direndam, beras ketan ditiriskan lalu dicampur dengan santan kental yang sudah diberi garam dan gula jika digunakan. Aduk campuran santan hingga semua bahan larut dan tercampur rata. Di sisi lain, daun pisang dibersihkan, dilap, dan dipotong sesuai ukuran wadah atau panci magic com.
Lapisi bagian dalam panci magic com atau cetakan dengan daun pisang secara merata. Masukkan beras ketan ke dalam wadah hingga hampir penuh, sisakan sedikit ruang untuk pengembangan. Tuangkan santan hingga menutupi beras, lalu masak dengan mode “Cook” selama kurang lebih satu jam hingga lemang matang sempurna.
Tips Penting Agar Lemang Magic Com Lebih Sempurna
Meskipun praktis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil lemang tetap pulen dan gurih. Salah satunya adalah penggunaan santan kental, karena santan encer dapat membuat tekstur lemang kurang padat. Takaran santan dan beras juga harus seimbang agar kematangan merata.
Menambahkan daun pandan saat memasak dapat memperkuat aroma khas lemang. Selain itu, jangan mengisi cetakan terlalu penuh karena beras ketan akan mengembang selama proses memasak. Setelah matang, biarkan lemang berada di mode “Warm” beberapa saat agar teksturnya semakin padat.
Lemang sebaiknya dikeluarkan setelah agak dingin agar mudah dipotong dan tidak hancur. Untuk variasi penyajian, lemang dapat disajikan dengan rendang, serundeng, atau tape ketan. Dengan cara ini, lemang magic com tetap menghadirkan cita rasa tradisional yang menggugah selera.
Lemang sebagai Warisan Kuliner Penuh Makna Tradisi
Lemang bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari warisan budaya yang kaya makna. Hidangan ini dikenal luas di berbagai wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei. Di Indonesia, lemang identik dengan masyarakat Melayu, khususnya di Sumatera Barat, dan kerap hadir dalam acara adat.
Sejarah lemang juga berkaitan dengan perjalanan Syekh Burhanuddin dari Pariaman. Beliau memperkenalkan cara memasak beras ketan dan santan menggunakan bambu berlapis daun pisang sebagai solusi kehalalan makanan. Dari sinilah tradisi lemang berkembang dan diwariskan secara turun-temurun.
Proses tradisional memasak lemang bisa memakan waktu hingga empat jam dengan teknik khusus. Meski demikian, inovasi menggunakan magic com tidak menghilangkan nilai dan makna lemang itu sendiri. Justru cara ini membantu menjaga tradisi tetap hidup dengan menyesuaikannya pada gaya hidup modern.
Dengan metode yang lebih praktis, lemang kini dapat dinikmati oleh lebih banyak orang. Membuat lemang pakai magic com menjadi bukti bahwa kuliner tradisional dapat terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya. Tradisi tetap terjaga, sementara kemudahan menjadi nilai tambah bagi generasi masa kini.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Analisis Upah Sektoral 2025: Sektor Teknologi dan Keuangan Puncaki Daftar
- Jumat, 06 Februari 2026
Resiliensi Ekonomi Nasional: Indonesia Ungguli Pertumbuhan Negara-Negara Tangguh
- Jumat, 06 Februari 2026
Pemulihan Rumah Ibadah Aceh: 98 Persen Masjid Beroperasi Darurat Pascabencana
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Megawati Hangestri Bidik Kemenangan Sempurna di Proliga 2026 Seri Malang
- Jumat, 06 Februari 2026
Arsenal vs Manchester City di Final Carabao Cup: Implikasi Besar untuk Liga Inggris
- Jumat, 06 Februari 2026
Rekor Tak Terkalahkan Man City vs Arsenal Jelang Final Piala Liga Inggris
- Jumat, 06 Februari 2026
Atalanta Dominan, Juventus Terlempar dari Coppa Italia Usai Kekalahan Telak
- Jumat, 06 Februari 2026
Terpopuler
1.
Prabowo Suntik PMN Rp4,77 Triliun ke PELNI, KAI, INKA
- 06 Februari 2026
2.
3.
4.
PLN Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik Lewat Jaringan 5.000 SPKLU
- 06 Februari 2026
5.
PLN EPI Pastikan Gas Natuna Tersalur Lewat Jalur Pipa WNTS-Pemping
- 06 Februari 2026












