Atalanta Dominan, Juventus Terlempar dari Coppa Italia Usai Kekalahan Telak
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - Atalanta membuat kejutan besar di Coppa Italia musim ini dengan menyingkirkan Juventus melalui kemenangan meyakinkan 3-0 pada laga perempat final. Dalam pertandingan yang berlangsung di Gewiss Stadium, Bergamo, La Dea tampil dominan sejak awal hingga akhir, tidak hanya meraih tiga gol tetapi juga mematahkan rencana Juventus untuk melaju lebih jauh di kompetisi piala domestik musim 2025/2026.
Juventus, yang musim ini mengalami berbagai tantangan, terlihat kewalahan menghadapi permainan agresif tuan rumah. Meskipun sempat menunjukkan upaya ofensif di awal laga, lini pertahanan mereka rapuh dan tak mampu menahan serangan Atalanta yang lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Kekalahan ini sekaligus memastikan Juventus pulang lebih cepat dari Coppa Italia dan membuka jalan bagi Atalanta untuk melangkah ke babak semifinal.
Berjalanannya Pertandingan: Momentum Berpihak pada La Dea
Baca JugaRekomendasi 8 Kuliner Jenang Yogyakarta Otentik Favorit Wisatawan Lokal
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak kick-off. Juventus memulai laga dengan beberapa peluang melalui umpan silang dan serangan sayap, tetapi upaya mereka seringkali berhasil dipatahkan oleh lini belakang Atalanta. Sekitar menit ke-20, Francisco Conceição memberikan ancaman lewat umpan silang yang hampir diselesaikan oleh Jonathan David, namun tidak membuahkan gol.
Momen penentu terjadi pada menit ke-27 setelah wasit menunjuk titik putih usai pemeriksaan VAR yang menunjukkan handball pemain Juventus. Gianluca Scamacca maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan tenang, mengecoh kiper Juventus Mattia Perin dan membawa Atalanta unggul 1-0. Gol ini menjadi pendorong semangat bagi tuan rumah dan membuat Juventus semakin tertekan.
Babak kedua dimulai, Juventus mencoba bangkit dan meningkatkan tekanan, tetapi serangan mereka sering mentah di hadapan pertahanan yang rapat. Sebaliknya, Atalanta mampu memanfaatkan kesempatan dengan lebih baik. Pada menit ke-77, Kamaldeen Sulemana mencatatkan gol kedua untuk La Dea setelah menerima umpan silang dari Raoul Bellanova. Gol ini membuat Atalanta semakin nyaman di atas angin.
Kemudian, dalam situasi yang terjadi pada menit ke-85, Mario Pašali? mencetak gol ketiga dengan menyelesaikan umpan dari Nikola Krstovi?, memperlebar keunggulan menjadi 3-0. Juventus yang sudah tertinggal tiga gol tak mampu lagi mengejar, dan skor ini bertahan hingga peluit akhir.
Analisis Kinerja dan Faktor Penentu Kemenangan
Kemenangan Atalanta bukanlah hasil yang kebetulan, melainkan produk dari permainan efektif dan keputusan taktis yang matang. La Dea tampil disiplin dalam menjaga struktur permainan, memanfaatkan peluang saat ada celah, dan menunjukkan determinasi tinggi untuk menguasai jalannya laga. Permainan defensif yang solid serta transisi cepat membantu mereka mematahkan dominasi Juventus.
Di sisi lain, Juventus menunjukkan beberapa kelemahan taktis. Mereka sempat menciptakan beberapa peluang, tetapi tidak mampu mengonversinya menjadi gol. Keputusan dan rotasi pemain yang dilakukan pelatih Luciano Spalletti juga dikritik sebagai salah satu faktor yang menyebabkan perubahan momentum permainan. Spalletti sendiri mengakui bahwa timnya melakukan pilihan yang kurang tepat ketika pertandingan semakin menegangkan.
Penghentian peluang Juventus bukan hanya karena lini serang mereka kurang tajam, tetapi juga karena lini belakang Atalanta bekerja cukup efektif dalam memutus aliran bola dan memaksa pemain Juventus mengambil keputusan tergesa-gesa. Ini membuat Juventus kesulitan membangun serangan terkoordinasi untuk memangkas defisit gol.
Dampak Kekalahan untuk Juventus dan Peluang Atalanta
Kekalahan 3-0 ini menjadi pukulan bagi Juventus, yang harus mengakhiri perjalanan mereka di Coppa Italia lebih cepat dari harapan. Terlebih, mereka mengalami dua kali tersingkir di perempat final secara beruntun — sebuah pencapaian yang belum terjadi sejak musim kompetisi 2009-10 dan 2010-11. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi performa Juventus musim ini, terutama dalam kompetisi piala domestik.
Sementara itu, kemenangan ini adalah momentum besar bagi Atalanta. La Dea tidak hanya melaju ke semifinal Coppa Italia, tetapi juga mendapatkan kepercayaan diri tinggi setelah tampil dominan menghadapi salah satu klub besar Italia. Mereka akan terus berjuang untuk meraih trofi domestik musim ini, dan kemenangan atas Juventus tentu memberi semangat ekstra bagi para pemain serta suporter.
Bagi Juventus, evaluasi mendalam tampaknya diperlukan untuk memperbaiki struktur tim, kedalaman skuad, dan strategi bermain di tengah kompetisi yang semakin kompetitif. Sedangkan Atalanta, keberhasilan ini memberi mereka pijakan kuat di kompetisi piala dan kemungkinan besar akan menjadi ancaman serius bagi lawan-lawan berikutnya di babak semifinal.
Perubahan Era di Coppa Italia?
Pertandingan Atalanta vs Juventus memperlihatkan dinamika baru dalam persaingan klub top Italia. La Dea menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sekadar tim papan tengah, tetapi juga mampu bersaing dan menang di laga-laga besar. Sementara Juventus dihadapkan pada realita perlunya regenerasi dan perbaikan performa.
Dengan agregat skor 3-0, Atalanta membuktikan kemampuan mereka secara berkualitas di ajang Coppa Italia, membuka peluang besar untuk langkah lebih jauh, sedangkan Juventus harus kembali ke papan evaluasi untuk menata ulang target kompetitif mereka musim ini.
Fery
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Tarif Listrik Februari 2026 Tetap Berlaku Untuk Semua Golongan Pelanggan PLN
- Jumat, 06 Februari 2026
Endrick Bersinar Di Prancis, Peluang Kembali Perkuat Timnas Brasil Kian Terbuka
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Siap Mainkan Trent Alexander Arnold Lawan Valencia Akhir Pekan Ini
- Jumat, 06 Februari 2026
LKP Prasetya Putri: Mencetak Perias Profesional dan Kemandirian Ekonomi Wanita
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Pilihan 5 Nasi Uduk Legendaris Jakarta dengan Ayam Goreng Paling Favorit
- Jumat, 06 Februari 2026
Rekomendasi 5 Tempat Makan Sambal Rampai Ayam Goreng Pedas Favorit
- Jumat, 06 Februari 2026
5 Kombinasi Makanan Tepat Tingkatkan Manfaat Gizi untuk Kesehatan Tubuh
- Jumat, 06 Februari 2026
Ahli Gizi Ungkap Pilihan Jenis Susu Paling Sehat untuk Konsumsi Harian
- Jumat, 06 Februari 2026




.jpg)








