Rabu, 14 Januari 2026

Prioritas Pendidikan, Mendikdasmen Resmikan 96 Sekolah Tangerang Raya

Prioritas Pendidikan, Mendikdasmen Resmikan 96 Sekolah Tangerang Raya
Prioritas Pendidikan, Mendikdasmen Resmikan 96 Sekolah Tangerang Raya

JAKARTA - Program revitalisasi sekolah menjadi sorotan utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah di Indonesia. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meresmikan 96 sekolah hasil revitalisasi di wilayah Tangerang Raya, Provinsi Banten, sebagai bagian dari upaya memperbaiki sarana belajar siswa dan guru.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden dan juga program prioritas hasil cepat Kabinet Merah Putih, kami membangun unit sekolah baru dan juga renovasi sekolah, menambah toilet, perpustakaan, laboratorium, dan berbagai sarana fisik yang lainnya untuk 16.171 satuan pendidikan dari total anggaran 16,9 triliun rupiah,” ujar Mendikdasmen Mu'ti di SD Ruhama Labschool UHAMKA, Kota Tangerang Selatan, Rabu.

Baca Juga

Fokus Presiden Prabowo pada Percepatan Pembangunan Kawasan IKN

Revitalisasi ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan fasilitas pendidikan yang memadai sekaligus memastikan kualitas pembelajaran meningkat. Program ini menekankan pembangunan unit sekolah baru dan renovasi fasilitas yang sudah ada, termasuk ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan sarana penunjang lainnya.

Kegiatan peresmian ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan komitmen pemerintah dalam menaruh perhatian besar pada pendidikan, khususnya di wilayah yang padat penduduk dan berkembang pesat seperti Tangerang Raya.

Manfaat Langsung Bagi Sekolah di Tangerang Raya

Di wilayah Tangerang Raya, revitalisasi mencakup 96 sekolah yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga PKBM. Rinciannya, terdapat 3 PAUD, 23 SD, 13 SMP, 30 SMA, 21 SMK, 2 SLB, dan 4 pusat kegiatan belajar masyarakat.

“Jumlah sekolah menerima revitalisasi secara keseluruhan sebanyak 96 sekolah, terdiri atas 3 PAUD, 23 SD, 13 SMP, 30 SMA, 21 SMK, 2 SLB, dan 4 KBM dengan total nilai bantuan sebesar Rp105 miliar,” imbuh Mu’ti.

Program ini tidak hanya menambah fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat lingkungan belajar yang nyaman dan aman bagi siswa. Dengan toilet, laboratorium, dan perpustakaan yang memadai, siswa dapat belajar lebih optimal dan guru lebih leluasa dalam menyampaikan materi.

Dukungan fasilitas yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, menumbuhkan minat baca, dan memperluas wawasan siswa, sehingga hasil pendidikan lebih kompetitif dan sejalan dengan kebutuhan zaman.

Cakupan Program di Seluruh Provinsi Banten

Secara keseluruhan di Provinsi Banten, sebanyak 323 sekolah menjadi penerima manfaat revitalisasi. Jenjang pendidikan yang mendapat perhatian meliputi PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, SKB, hingga PKBM.

Mu’ti menyebutkan bahwa total anggaran yang dialokasikan untuk program revitalisasi sekolah di Provinsi Banten mencapai Rp380 miliar pada tahun lalu. Besarnya alokasi ini menunjukkan komitmen pemerintah menaruh perhatian serius pada pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah.

Program revitalisasi juga diharapkan menjadi model bagi provinsi lain dalam meningkatkan sarana belajar, mengurangi kesenjangan fasilitas antar sekolah, dan mendorong kualitas pendidikan yang lebih merata.

Selain memperbaiki fasilitas fisik, pemerintah juga menaruh perhatian pada kualitas layanan pendidikan sehingga sekolah dapat berfungsi optimal sebagai pusat belajar bagi masyarakat sekitar.

Peningkatan Sarana Pendidikan sebagai Prioritas Nasional

Arahan Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pembangunan pendidikan harus menjadi prioritas cepat dan terukur. Revitalisasi sekolah termasuk dalam program prioritas kabinet yang menaruh fokus pada pencapaian hasil nyata dalam kurun waktu singkat.

Upaya ini mencakup renovasi fasilitas, penambahan ruang kelas, perbaikan perpustakaan, laboratorium, dan toilet. Semua itu bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi siswa di berbagai jenjang.

Dengan adanya fasilitas yang memadai, diharapkan motivasi belajar siswa meningkat, guru dapat bekerja dengan efektif, dan proses pendidikan berjalan lebih optimal. Hal ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional secara keseluruhan.

Harapan dan Dampak Bagi Siswa dan Guru

Revitalisasi sekolah ini membawa dampak positif langsung bagi siswa dan guru. Siswa dapat menikmati lingkungan belajar yang lebih bersih, aman, dan nyaman, sementara guru memiliki sarana lengkap untuk mendukung pengajaran.

Selain itu, ruang perpustakaan yang diperbarui diharapkan menumbuhkan minat baca dan literasi siswa. Laboratorium yang lebih modern juga memungkinkan eksperimen sains dilakukan secara aman dan efektif, meningkatkan keterampilan praktis siswa.

Program revitalisasi ini sekaligus menaruh perhatian pada pendidikan inklusif, termasuk sekolah luar biasa (SLB), sehingga seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan berkualitas.

Komitmen Pemerintah dalam Memperkuat Pendidikan Nasional

Peresmian 96 sekolah di Tangerang Raya menjadi bukti nyata komitmen pemerintah menaruh prioritas pada pembangunan pendidikan. Dengan fasilitas yang memadai, kualitas belajar-mengajar diharapkan meningkat dan berdampak jangka panjang bagi generasi muda.

Mendikdasmen Mu’ti menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari strategi nasional untuk memastikan setiap satuan pendidikan memiliki sarana yang mendukung proses belajar secara optimal.

“Dengan revitalisasi ini, siswa dapat belajar lebih nyaman, guru lebih efektif dalam mengajar, dan kualitas pendidikan kita secara keseluruhan meningkat,” ujarnya. Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi pencapaian pendidikan yang merata, berkualitas, dan berdaya saing tinggi.

Sutomo

Sutomo

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Prioritas Kepala BRIN pada Riset untuk Pembangunan Ekonomi Nasional

Prioritas Kepala BRIN pada Riset untuk Pembangunan Ekonomi Nasional

Teknologi Modern, Kakorlantas Kenalkan ETLE Drone Untuk Lalu Lintas

Teknologi Modern, Kakorlantas Kenalkan ETLE Drone Untuk Lalu Lintas

Tanggung Jawab Tinggi, Menhaj Tegaskan Petugas Haji Jangan Main-main

Tanggung Jawab Tinggi, Menhaj Tegaskan Petugas Haji Jangan Main-main

Keselamatan Bayi, BPOM Instruksikan Nestlé Hentikan Distribusi Formula

Keselamatan Bayi, BPOM Instruksikan Nestlé Hentikan Distribusi Formula

Taruh Prioritas Jamaah, Petugas Haji TNI-Polri Ditambah 100 Persen

Taruh Prioritas Jamaah, Petugas Haji TNI-Polri Ditambah 100 Persen