Barito Renewables Temukan Potensi Panas Bumi Halmahera 60 MW
- Rabu, 14 Januari 2026
JAKARTA - Pengembangan energi panas bumi kembali menunjukkan kemajuan di wilayah timur Indonesia. Di tengah upaya mempercepat transisi menuju energi bersih, Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) mencatatkan capaian penting melalui anak usahanya, PT Star Energy Geothermal Indonesia.
Perusahaan tersebut telah menuntaskan tahap eksplorasi panas bumi di prospek Gunung Hamiding, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, yang membuka peluang pengembangan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan dengan kapasitas signifikan.
Hasil eksplorasi di Gunung Hamiding mengonfirmasi potensi pembangkitan listrik panas bumi sekitar 55–60 megawatt (MW). Capaian ini menjadi pijakan awal bagi pengembangan proyek panas bumi di wilayah Halmahera, yang selama ini dinilai memiliki potensi besar namun belum dimanfaatkan secara optimal.
Baca JugaFokus Pemulihan Fasilitas Ibadah Kemenag Sambut Ramadhan Terdampak Banjir
Penyelesaian eksplorasi tersebut juga mencerminkan konsistensi BREN dalam memperluas portofolio energi terbarukan, sejalan dengan kebijakan nasional untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil.
Tahap Eksplorasi Jadi Fondasi Pengembangan
Penyelesaian tahap eksplorasi Gunung Hamiding dilakukan sebagai bagian dari pengembangan proyek panas bumi yang dijalankan secara bertahap dan sesuai dengan ketentuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Proyek ini merupakan hasil penugasan pemerintah kepada Star Energy Geothermal Indonesia melalui Keputusan Menteri No. 0459K/30/MEM/2013.
Presiden Direktur Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan, menyampaikan bahwa keberhasilan eksplorasi ini menjadi dasar penting bagi pengembangan panas bumi di Halmahera.
“Pencapaian ini merupakan tonggak penting dalam pengembangan bertahap perusahaan kami menuju pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi tahap awal berkapasitas 50 MW di wilayah Halmahera. Ini mencerminkan komitmen kami untuk menyediakan energi bersih dan andal sekaligus mendukung transisi Indonesia menuju masa depan energi yang berkelanjutan,” ujar Hendra.
Program eksplorasi yang telah diselesaikan meliputi berbagai tahapan teknis, mulai dari survei geologi, geokimia, geofisika, hingga geoteknik.
Seluruh tahapan tersebut dilanjutkan dengan pekerjaan sipil dan pengeboran eksplorasi untuk memastikan potensi sumber daya panas bumi yang dapat dikembangkan secara komersial.
Pembangunan Infrastruktur Penunjang Proyek
Untuk mendukung kegiatan eksplorasi dan pengembangan panas bumi di Gunung Hamiding, Star Energy Geothermal Indonesia juga melakukan pembangunan serta peningkatan infrastruktur.
Langkah ini dinilai krusial mengingat lokasi proyek berada di wilayah yang memerlukan akses logistik dan teknis yang memadai.
Pembangunan infrastruktur tersebut mencakup penambahan jalan akses sepanjang 7,7 kilometer dari jalur yang telah ada, serta pembangunan jalan baru sepanjang 13,8 kilometer.
Selain itu, perusahaan juga membangun tiga jembatan dan satu well pad guna menunjang aktivitas pengeboran dan operasional lapangan.
Peningkatan infrastruktur ini tidak hanya berfungsi untuk mendukung proyek panas bumi, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi konektivitas wilayah sekitar.
Akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi lokal dan mempercepat mobilitas masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara.
Dampak Lingkungan Dan Sosial
Selain berkontribusi terhadap bauran energi bersih nasional, pengembangan panas bumi Gunung Hamiding juga diarahkan untuk memberikan dampak positif dari sisi lingkungan dan sosial.
Pemanfaatan panas bumi diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus menekan emisi gas rumah kaca.
Dari sisi lingkungan, proyek ini sejalan dengan target pemerintah dalam menurunkan emisi karbon dan mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan.
Panas bumi dinilai sebagai salah satu sumber energi yang stabil dan ramah lingkungan karena mampu menyediakan listrik secara berkelanjutan tanpa bergantung pada kondisi cuaca.
Di sisi sosial, Star Energy Geothermal Indonesia menjalin kerja sama dengan masyarakat serta pemangku kepentingan lokal. Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan infrastruktur daerah, serta pelaksanaan program sosial yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat di Kabupaten Halmahera Utara.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara proyek energi dan komunitas setempat.
Peran Panas Bumi Dalam Transisi Energi Nasional
Pengembangan proyek Gunung Hamiding menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengoptimalkan pemanfaatan panas bumi di tingkat nasional.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Indonesia saat ini mencapai 2.744 MW.
Angka ini menempatkan Indonesia sebagai negara dengan kapasitas panas bumi terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat yang memiliki kapasitas 3.937 MW.
Meski demikian, pemanfaatan panas bumi nasional masih berada di kisaran 10% dari total potensi yang tersedia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, sebelumnya menyampaikan bahwa Indonesia memiliki cadangan geothermal terbesar di dunia, namun sebagian besar belum dikelola.
“Kita tahu bahwa geothermal adalah salah satu sumber energi baru terbarukan, dan Indonesia mempunyai cadangan yang cukup besar, terbesar di dunia. Dan dari sini, baru kurang lebih sekitar 10% yang bisa kita kelola. Artinya masih ada 90% potensi ini,” ujarnya.
Untuk mendukung pengembangan energi baru terbarukan, pemerintah juga menyiapkan penguatan infrastruktur kelistrikan. Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, pemerintah merencanakan pembangunan jaringan transmisi sepanjang 48.000 kilometer sirkuit.
Infrastruktur tersebut ditujukan untuk menghubungkan sumber-sumber energi baru, termasuk panas bumi, dengan sistem kelistrikan nasional, sehingga potensi yang telah ditemukan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Terpopuler
1.
Resep Kue Mangkok Kukus Tetap Mekar Pakai Magic Com Praktis
- 14 Januari 2026
2.
Resep Kue Lumpur Simpel, Mudah Dicoba di Rumah Setiap Saat
- 14 Januari 2026
3.
Waktu Olahraga Tepat untuk Bakar Lemak Perut Tersembunyi
- 14 Januari 2026
4.
Sayuran Terpapar Mikroplastik, Ini Daftar Terbanyak Ditemukan
- 14 Januari 2026
5.
Makanan Kukusan di Meja, Manfaatnya untuk Tubuh Terungkap
- 14 Januari 2026













.jpg)