12 Rekomendasi Tempat Makan Gado-Gado Terlezat di Jakarta Favorit dan Banyak Penggemar
- Rabu, 07 Januari 2026
JAKARTA - Di tengah derasnya tren kuliner modern, gado-gado tetap bertahan sebagai hidangan khas Indonesia yang tak pernah kehilangan penggemarnya.
Perpaduan sayuran segar, tahu, tempe, lontong, dan siraman bumbu kacang yang kaya rasa membuat gado-gado menjadi makanan yang mengenyangkan sekaligus menyehatkan. Di Jakarta, keberadaan gado-gado bukan sekadar menu tradisional, melainkan bagian dari identitas kuliner yang terus hidup dari generasi ke generasi.
Menariknya, setiap tempat gado-gado di Jakarta memiliki ciri khas tersendiri. Ada yang mempertahankan resep turun-temurun puluhan tahun, ada pula yang berani menghadirkan sentuhan rasa berbeda tanpa meninggalkan keaslian. Mulai dari penggunaan kacang mede, tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan, hingga porsi besar yang memuaskan, semuanya memberi pengalaman makan yang unik.
Baca JugaPrediksi UFC Fight Night: Mario Bautista vs Vinicius Oliveira di Kelas Bantam
Bagi pencinta kuliner Nusantara, menemukan gado-gado yang sesuai selera tentu menjadi petualangan tersendiri. Karena itu, berikut ini rangkuman 12 tempat makan gado-gado terfavorit di Jakarta tahun 2026, yang dikenal dengan rasa konsisten, kualitas bahan, serta reputasi yang telah teruji waktu.
1. Gado-Gado Boplo
Dirintis oleh Ibu Juliana Hartono sejak 1970 di kawasan Kebon Sirih, Gado-Gado Boplo dikenal dengan penggunaan kacang mede sebagai bahan utama bumbu kacangnya. Tambahan air asam Jawa memberikan sensasi segar yang khas. Gado-gado disajikan dengan gaya siram dan dapat ditemukan di beberapa cabang Jakarta, seperti Panglima Polim, Cikini, dan Gereja Theresia. Harga per porsi berkisar Rp 38.000–Rp 55.000 dengan jam operasional hingga malam hari.
2. Gado-Gado Cemara
Berdiri sejak 1947 oleh Ibu Niawati Setiawan, Gado-Gado Cemara menjadi salah satu ikon kuliner legendaris Jakarta. Porsinya terkenal besar dan mengenyangkan. Bumbu kacangnya merupakan perpaduan kacang tanah dan kacang mede, dengan lontong empuk serta sayuran segar. Berlokasi di Tanah Abang, harga gado-gado di sini berkisar Rp 40.000–Rp 50.000.
3. Gado-Gado Bon Bin
Beroperasi sejak era 1960-an di Cikini, Gado-Gado Bon Bin menghadirkan nuansa nostalgia yang kuat. Bumbu kacangnya disangrai sebelum dihaluskan, menghasilkan tekstur lembut dan rasa gurih khas. Selain gado-gado, tersedia pula menu klasik lain seperti nasi rames dan es shanghai. Harga satu porsinya sekitar Rp 40.000.
4. Gado-Gado Direksi
Sejak 1967, Gado-Gado Direksi di Glodok dikenal dengan bumbu kacang yang tebal, autentik, dan melimpah. Porsinya besar dan mengenyangkan, menjadikannya favorit banyak pelanggan, termasuk tokoh nasional. Selain gado-gado, tersedia ayam goreng dan lumpia sayur. Harga per porsi sekitar Rp 40.000.
5. Gado-Gado Kartika
Berlokasi di Pondok Indah, Gado-Gado Kartika terkenal dengan saus kacang kental bercita rasa manis gurih yang seimbang. Tempat ini juga dikenal sebagai pilihan para pakar kuliner ternama. Keunikan lainnya adalah sajian es lobi-lobi yang langka. Harga gado-gado di sini mulai dari Rp 32.000.
6. Gado-Gado Kertanegara (Ala Sumartin)
Dikenal lewat mobil tua berwarna biru sebagai lapaknya, gado-gado racikan Ibu Sumartin menawarkan rasa gurih yang konsisten dan bahan berkualitas. Lokasinya di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, dan sering dikunjungi pejabat serta selebriti.
7. Gado-Gado Taman Sari Raya
Berada di kawasan Kota Tua, tempat ini menggunakan kacang mede sepenuhnya untuk bumbu kacangnya. Pelanggan dapat memilih tingkat kepedasan sesuai selera. Selain gado-gado, tersedia tahu, tempe, dan ayam goreng sebagai pelengkap.
8. Gado-Gado Mei Mei
Disebut sebagai hidden gem di Sunter, Gado-Gado Mei Mei tidak memiliki papan nama mencolok. Namun, bumbu kacangnya yang wangi, manis, gurih, dengan sentuhan jeruk kunci membuatnya mudah dikenali. Ayam goreng lengkuasnya juga menjadi favorit pelanggan.
9. Gado-Gado Pak Wahyu
Sejak 1981, Pak Wahyu setia berjualan gado-gado gerobakan di Menteng. Keistimewaannya terletak pada bumbu kacang yang diulek langsung menggunakan cobek besar, menghasilkan rasa segar dan autentik. Lokasinya berada di Jalan Cilacap, dekat kawasan pendidikan dan hotel bersejarah.
10. Gado-Gado Portal Ibu Mar
Berdiri sejak 1980 di Cipete Utara, tempat ini dikenal luas karena cita rasa gado-gadonya yang konsisten. Lokasinya dekat RSIA Brawijaya, dengan harga sekitar Rp 50.000 per porsi.
11. Gado-Gado AA
Menjadi pilihan praktis bagi pekerja kantoran di Blok M, Gado-Gado AA menawarkan pelayanan cepat, sayuran segar, dan tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan. Harga berkisar Rp 30.000–Rp 40.000 per porsi.
12. Gado-Gado Ciragil
Gado-Gado Ciragil Mang Nanang di Kebayoran Baru dikenal dengan cita rasa Betawi yang gurih dan bumbu kacang mlekoh. Telah beroperasi sejak era 1970-an, tempat ini menjadi favorit warga sekitar dan pengunjung luar kota yang ingin mencicipi gado-gado Betawi autentik.
Itulah deretan tempat gado-gado terfavorit di Jakarta yang patut dicoba. Dari yang legendaris hingga tersembunyi, masing-masing menawarkan karakter rasa yang membuat gado-gado tetap relevan di tengah perkembangan kuliner ibu kota.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Analisis Khabib Nurmagomedov Terkait Kemenangan Angka Umar di UFC 324
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Cari Pengganti Modric-Kroos, Mac Allister Jadi Target Utama
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Hadapi Valencia, Arbeloa Soroti Masalah Konsistensi Pemain
- Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Siapkan Dana Enam Miliar Dolar Demi Kebangkitan Industri Tekstil Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Jamu Indonesia Kuat dalam Budaya dan Berpeluang Besar Menggerakkan Ekonomi Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026













