JAKARTA - Masa Adven merupakan periode penantian dan persiapan menyambut kelahiran Yesus Kristus.
Gereja Katolik mengajak umat untuk menenangkan hati dan merenungkan makna kehadiran Sang Juru Selamat.
Dalam liturgi, warna ungu mendominasi perayaan Ekaristi pada masa ini. Ungu menjadi simbol pertobatan, pengendalian diri, dan kesiapan batin dalam menyongsong kedatangan Kristus.
Baca JugaPrediksi UFC Fight Night: Mario Bautista vs Vinicius Oliveira di Kelas Bantam
Selain itu, ungu juga mewakili kebijaksanaan, keseimbangan, dan sikap mawas diri dalam kehidupan rohani. Warna ini digunakan dalam ibadat tobat, liturgi arwah, serta sebagai pengganti warna hitam pada beberapa kesempatan.
Sukacita yang Muncul dengan Warna Merah Muda
Di tengah suasana penantian, Gereja menghadirkan warna merah muda pada Minggu Adven ketiga, atau dikenal sebagai Minggu Gaudete. Warna ini menandai sukacita yang mulai tampak.
Merah muda memberikan jeda dari nuansa tobat ungu dan mengingatkan umat bahwa hari kelahiran Yesus semakin dekat. Warna ini juga digunakan pada Minggu Prapaskah keempat, yang disebut Minggu Laetare.
Simbol ini menegaskan bahwa di balik penantian dan pengorbanan, terdapat harapan dan kegembiraan besar yang akan datang. Merah muda mencerminkan keceriaan dan optimisme dalam hidup rohani umat.
Perayaan Natal dengan Warna Putih dan Kuning
Memasuki masa Natal, liturgi Gereja Katolik menampilkan warna putih dan kuning. Kedua warna ini melambangkan kemuliaan, kejayaan abadi, dan kemurnian.
Putih dan kuning digunakan secara bergantian atau bersamaan pada Natal, Paskah, serta hari raya yang merayakan Yesus Kristus. Warna ini juga menandai kemenangan Kristus atas dosa dan maut.
Selain itu, putih sering dipakai dalam baptisan, pernikahan, dan pemakaman sebagai simbol hidup baru, kehidupan kekal, dan kebenaran. Kehadiran warna ini mengingatkan umat akan terang Kristus yang mengalahkan kegelapan.
Makna Liturgi dalam Kehidupan Rohani Umat
Penggunaan warna dalam liturgi tidak sekadar estetika, tetapi membawa pesan spiritual bagi umat Katolik. Setiap warna membimbing umat untuk merenungkan hubungan mereka dengan Tuhan.
Adven dengan ungu mengajak pertobatan dan introspeksi, merah muda membawa sukacita di tengah penantian, dan putih atau kuning menandai perayaan kemuliaan Kristus. Warna-warna ini membantu umat memahami ritme iman sepanjang tahun liturgi.
Dengan memahami makna warna liturgi, umat Katolik dapat menyiapkan hati dan hidup lebih bermakna. Setiap warna menjadi pengingat spiritual akan pengorbanan, harapan, dan sukacita yang dibawa oleh Yesus Kristus.
Enday Prasetyo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Analisis Khabib Nurmagomedov Terkait Kemenangan Angka Umar di UFC 324
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Cari Pengganti Modric-Kroos, Mac Allister Jadi Target Utama
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Hadapi Valencia, Arbeloa Soroti Masalah Konsistensi Pemain
- Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Siapkan Dana Enam Miliar Dolar Demi Kebangkitan Industri Tekstil Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Jamu Indonesia Kuat dalam Budaya dan Berpeluang Besar Menggerakkan Ekonomi Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026













