JAKARTA - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi fenomena yang semakin marak terjadi di berbagai sektor perusahaan di Indonesia, seiring dengan dampak ekonomi yang belum juga mereda. Bagi banyak orang, PHK bukan hanya soal kehilangan pekerjaan, tetapi juga tantangan besar untuk bertahan hidup, apalagi jika mereka adalah pencari nafkah utama dalam keluarga. Inilah yang dirasakan oleh Supriyadi (54), seorang mantan staf administrasi yang bekerja di sebuah lembaga riset di Jakarta Pusat selama 25 tahun.
Tak pernah terbayangkan olehnya bahwa suatu hari dia harus mengakhiri perjalanan panjangnya di lembaga yang telah membesarkannya. Sebelumnya, selama dua dekade lebih, Supriyadi, atau biasa disapa Pri, menjalani rutinitas harian yang tak ringan, menempuh jarak 27 kilometer setiap hari dari Depok menuju Jakarta Pusat. Namun, pada akhirnya, kehidupan membawanya pada kenyataan pahit yang tak pernah dibayangkan.
David
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Analisis Khabib Nurmagomedov Terkait Kemenangan Angka Umar di UFC 324
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Cari Pengganti Modric-Kroos, Mac Allister Jadi Target Utama
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Hadapi Valencia, Arbeloa Soroti Masalah Konsistensi Pemain
- Jumat, 06 Februari 2026
Pemerintah Siapkan Dana Enam Miliar Dolar Demi Kebangkitan Industri Tekstil Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Jamu Indonesia Kuat dalam Budaya dan Berpeluang Besar Menggerakkan Ekonomi Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026













