Crypto Whale Borong 3 Altcoin Ini untuk Potensi Profit di Pekan Pertama Maret 2025
- Senin, 10 Maret 2025
JAKARTA - Pekan pertama Maret 2025 menjadi saksi tren pembelian agresif yang dilakukan oleh para whale kripto terhadap tiga altcoin: AAVE, ONDO, dan XRP. Meskipun pasar crypto sedang dalam kondisi volatil akibat ketidakpastian perdagangan dunia, strategi akumulasi oleh investor besar ini menunjukkan keyakinan kuat pada kenaikan harga aset-aset tersebut. Berikut analisis mendalam terhadap tiga altcoin ini.
Aave (AAVE): Penggerak Utama di Tengah Badai Pasar
AAVE, sebagai salah satu token terbesar dalam ekosistem decentralized finance (DeFi), menjadi incaran utama para whale. Menurut data terbaru dari Santiment, dalam seminggu terakhir saja, kelompok investor besar ini telah memborong tambahan 50.000 token AAVE. Hal ini menempatkan mereka pada posisi kepemilikan tertinggi sepanjang masa, yaitu 3,98 juta token.
“Kami melihat adanya keyakinan yang kuat terhadap potensi AAVE, terlepas dari turbulensi pasar yang sedang berlangsung,” ujar seorang analis dari Santiment. Terbukti, harga AAVE berhasil bertahan dan bahkan melonjak 14% dalam tujuh hari terakhir, diperdagangkan di level US$207,61 saat berita ini ditulis.
ONDO: Lonjakan Masif Arus Masuk Whale
ONDOnya juga mendapatkan perhatian besar dari para whale. Token yang berbasis real-world asset (RWA) ini mencatatkan lonjakan arus masuk dari holder besar sebesar 10.263% seperti dilaporkan oleh IntoTheBlock. Holders besar ini adalah entitas atau individu yang memiliki minimal 0,1% dari total pasokan beredar aset tersebut.
“Angka ini menunjukkan minat yang signifikan dari para whale, yang bisa menjadi tanda bullish bagi ONDO,” jelas analis IntoTheBlock. Jika arus masuk ini terus berlanjut, tekanan beli akan meningkat, mendorong harga ONDO ke level yang lebih tinggi seiring munculnya FOMO di kalangan investor ritel.
XRP: Potensi Harga Menuju Rekor Baru?
Selain AAVE dan ONDO, XRP juga menarik perhatian besar dengan adanya lonjakan pembelian oleh whale. Berdasarkan data dari Santiment, dompet besar yang menampung antara 100 juta hingga 1 miliar XRP telah menambah 320 juta XRP ke dalam portofolionya dalam seminggu terakhir.
“Lonjakan akumulasi ini dapat mendorong harga XRP untuk melampaui US$3 dan berusaha menyentuh kembali rekor tertingginya di US$3,40,” kata analis dari Santiment. Saat ini, XRP diperdagangkan di angka US$2,54, tetapi dengan tren akumulasi yang terus berlanjut, potensi kenaikan harga tetap tinggi.
Rapli
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Lamine Yamal Jadi Ancaman Utama Barcelona dengan Dribel Paling Efektif Liga Spanyol
- Jumat, 06 Februari 2026
Eden Hazard Nilai Kenan Yildiz Lebih Cocok Bersinar Bersama Real Madrid
- Jumat, 06 Februari 2026
Cristiano Ronaldo Absen Lagi, Al Nassr Hadapi Al Ittihad Tanpa Andalan Utama
- Jumat, 06 Februari 2026
Spalletti Kritik Keputusan Juventus Usai Tersingkir Telak dari Atalanta Coppa Italia
- Jumat, 06 Februari 2026












