JAKARTA – Harga pangan bergerak beragam pada Jumat (18/9/2026). Berdasarkan panel Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, kenaikan terjadi pada beras, cabai, daging sapi, hingga gula, sementara harga bawang, ayam, telur, dan salah satu jenis minyak goreng mengalami penurunan.
Pada kelompok cabai, cabai merah keriting mencatat kenaikan mencapai Rp69.400 per kilogram (kg), naik 9,9% atau Rp6.250 dibandingkan periode sebelumnya. Cabai rawit merah juga mengalami kenaikan 0,72% atau Rp650 menjadi Rp90.650 per kg.
Sebaliknya, cabai merah besar turun 19,6% atau sekitar Rp10.700 menjadi Rp43.900 per kg. Cabai rawit hijau juga turun 14,11% atau sekitar Rp9.100 menjadi Rp55.400 per kg.
Harga kedua komoditas bawang dalam panel PIHPS sama-sama mengalami penurunan. Bawang merah ukuran sedang turun 1,06% atau Rp400 menjadi Rp37.300 per kg, sementara bawang putih ukuran sedang turun 0,64% atau Rp250 menjadi Rp39.050 per kg.
Pada kelompok beras, beras kualitas bawah I naik 3,04% atau Rp450 menjadi Rp15.250 per kg. Beras kualitas bawah II juga naik 4,76% atau Rp700 menjadi Rp15.400 per kg.
Harga beras kualitas medium I meningkat 1,2% atau Rp200 menjadi Rp16.800 per kg. Sementara beras kualitas medium II bertahan di Rp16.350 per kg.
Untuk beras kualitas super, beras kualitas super I tidak mengalami perubahan dan berada di Rp17.850 per kg. Sedangkan beras kualitas super II naik 0,58% atau Rp100 menjadi Rp17.400 per kg.
Di kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 2,47% atau sekitar Rp1.050 menjadi Rp41.400 per kg.
Harga daging sapi kualitas I juga turun 0,72% atau Rp1.100 menjadi Rp151.000 per kg. Sebaliknya, daging sapi kualitas II naik 2,42% atau Rp3.450 menjadi Rp146.250 per kg, sementara harga telur ayam ras segar turun 5,7% atau Rp1.700 menjadi Rp28.150 per kg.
Harga gula pasir kualitas premium naik 1,23% atau Rp250 menjadi Rp20.600 per kg. Gula pasir lokal juga naik tipis 0,26% atau Rp50 menjadi Rp19.150 per kg.
Pada kelompok minyak goreng, minyak goreng curah mencatat kenaikan paling tinggi, yakni 6,36% atau Rp1.300 menjadi Rp21.750 per kg.
Minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,41% atau Rp100 menjadi Rp24.450 per kg. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek II turun 2,77% atau Rp650 menjadi Rp22.850 per kg.