TEROPONGBISNIS.ID — Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok mengerahkan tiga personel untuk memburu seekor ular besar yang diduga memangsa kucing warga di Perumahan Gemah Pesona, Sawangan. Laporan warga diterima Selasa (15/9) sore sekitar pukul 17.00 WIB setelah reptil itu beberapa kali terlihat berkeliaran di area permukiman. Hingga penyisiran berlangsung, ular belum berhasil ditangkap.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Depok, Tessy Haryati, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tiga personel ke lokasi usai menerima laporan warga.
Laporan Warga dan Pengerahan Personel
Menurut Tessy, warga sempat berupaya menangkap ular itu sendiri sebelum akhirnya memanggil petugas. Laporan masuk ke Damkar pada Selasa (15/9) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
"Jadi di sini sudah berada di Blok K4. Tadi ada warga baru melapor ke kami terkait dengan ular. Cuma mereka mengupayakan sendiri untuk penangkapan," ujar Tessy di lokasi.
Ular Beberapa Kali Muncul di Dekat Pompa Air
Tessy menyebut ular tersebut sudah beberapa kali terlihat di sekitar rumah warga. Penampakan terakhir terjadi di dekat mesin pompa air, saat reptil itu diduga sedang memangsa kucing.
"Jadi ini ular memang sempat muncul beberapa kali. Dan dia terlihat sampai ke sebelah sana. Sampai ke sebelah sini. Jadi sampai ke jalan sini. Jadi dia sudah berlalu-lalang berkali-kali. Terakhir terlihat di sini, dekat mesin pompa air. Dia sedang makan kucing," jelasnya.
Warga juga melaporkan adanya kucing yang hilang. Sebelum petugas datang, warga sempat melakukan kerja bakti untuk mencari keberadaan ular tersebut.
Penyisiran Terkendala Rumah Kosong dan Pekarangan Lebat
Proses penyisiran menghadapi sejumlah kendala. Kondisi rumah yang dikelilingi pohon lebat dan kotor menyulitkan petugas, ditambah sejumlah pemilik rumah tidak berada di lokasi.
"Ini kendalanya nih, pemilik rumah tidak ada di lokasi. Jadi kita juga harus izin dulu. Kita tidak boleh sembarangan masuk ke area private orang. Kita ada bu RT di sini yang mendampingi. Dan kita tidak mau main gali dan segala macam," kata Tessy.
Tim damkar masih menunggu kedatangan pemilik rumah dan terus melakukan penyisiran di area perumahan. "Enggak mungkin banget dengan kondisi seperti ini. Minta doanya, semoga bisa cepat ditangkap," pungkas Tessy.
Imbauan: Jangan Tangkap Ular Sendiri, Hubungi 112
Tessy mengimbau warga tidak mencoba menangkap ular sendiri jika tidak memiliki keahlian. Ia meminta warga segera melapor ke layanan darurat 112 agar penanganan bisa lebih cepat.
"Namun, sekali lagi kalau memang bisa kami dipercepatkan, ular ini bagian dari kegawatdaruratan. Kalau memang bukan ahlinya dan belum mempunyai pengalaman, kami pikir ini bisa kami bantu," tegasnya.
"Kita harus segera hubungi 112. Jadi jangan konyol. Jadi seperti seorang yang ngacak-ngacak. Ini yang kita permasalahkan sekarang," tambahnya.