TEROPONGBISNIS.ID — Sebuah kebocoran data besar mengguncang komunitas gamer. Arsip internal Steam seberat lebih dari 12 TB tersebar di publik, memuat file yang dipublikasikan antara 2003 hingga 2013. Katalog berisi judul-judul besar seperti Call of Duty, Fallout, dan Civilization, plus karya pengembang indie, telah dihimpun dalam sebuah repositori di GitHub.

Isi Kebocoran: dari Build Beta hingga Game Jadi

Data yang bocor bukan sekadar file instalasi biasa. Arsip ini mencakup build beta dan versi final dari berbagai game, termasuk franchise milik Valve seperti Half-Life, Left 4 Dead, dan Portal. Yang paling menarik perhatian adalah file mentah untuk Portal 2, Left 4 Dead, CS:GO, dan proyek misterius bernama F-Stop.

Akun X (sebelumnya Twitter) Gabe Follower, yang pertama kali melaporkan kebocoran ini pada 29 Agustus 2026, menyebutkan bahwa akses didapat melalui endpoint yang terbuka untuk publik. Ia menjelaskan mengapa data hanya mencakup file hingga 2013: "itu adalah waktu Valve beralih ke sistem penyimpanan lain." Pernyataan itu ia sampaikan dalam unggahan yang sama.

F-Stop dan Nasib Half-Life 2: Episode 3

Para peneliti komunitas menemukan petunjuk soal F-Stop, game Valve yang tak pernah dirilis. Konsepnya berpusat pada kamera yang bisa memanipulasi objek dunia nyata. Akun X Paplock juga membagikan temuan model zombie lengkap dengan animasi dari file Portal, yang disebutnya sebagai bukti awal versi F-Stop. "Itu adalah game yang seharusnya menjadi prekuel untuk Portal," tulisnya pada 30 Agustus 2026.

Selain itu, ada referensi ke Half-Life 2: Episode 3—game penutup seri yang dibatalkan. Ini memicu spekulasi di media sosial, meski belum ada konfirmasi resmi dari Valve. Hingga berita ini ditulis, perusahaan yang berbasis di Bellevue, Washington itu belum mengeluarkan pernyataan apa pun.

Yang Perlu Diketahui Pengguna Steam

Kebocoran ini tidak berdampak langsung pada akun atau data pengguna Steam saat ini. File yang bocor adalah konten pengembangan internal, bukan basis data pengguna. Namun, bagi penggemar setia Valve, ini adalah harta karun arkeologi digital yang membuka tabir proses kreatif studio di balik game legendaris.

Perlu dicatat, semua informasi yang beredar masih bersifat spekulasi karena belum ada verifikasi dari Valve. Ukuran data yang sangat besar membuat proses penelusuran masih berlangsung, dan temuan baru bisa muncul dalam beberapa hari ke depan. Kami akan memperbarui artikel ini jika Valve memberikan tanggapan resmi.

Reporter: Redaksi