TEROPONGBISNIS.ID — Pengujian langsung terhadap Polygon Xtrada 5 2026 mengungkap sejumlah detail yang tidak tercantum di kertas spesifikasi. Salah satu temuan menarik adalah panjang stang yang disebut 760 mm, namun hasil pengukuran manual menunjukkan angka lebih dari 780 mm. Selisih 20 mm ini justru memberikan keuntungan saat melibas jalur turunan, karena posisi tangan lebih lebar dan kontrol sepeda terasa lebih stabil.
Stang aluminium dari Polygon Sport dengan diameter 31,8 mm dan rise 20 mm ini dipadukan dengan stem pendek 6 cm. Kombinasi ini menghasilkan posisi berkendara yang cukup tegak, mengurangi beban di punggung saat perjalanan jauh. Headset Zero Stack sealed bearing juga menjadi andalan di bagian kemudi.
Fork Suntour XCM32 dengan Travel 140 mm
Di sektor suspensi, Xtrada 5 2026 mengandalkan fork Suntour XCM32 dengan travel 140 mm, bahkan hasil pengukuran menunjukkan angka 5 mm lebih panjang. Fork ini menggunakan stanchion 32 mm dengan sistem thru axle dan tapered, tetapi masih mengandalkan per (coil). Pengaturan preload berada di sisi kiri, sedangkan lockout tersedia di kanan.Frame ALX XC29 dengan panjang head tube 9 cm kini menggunakan internal cable routing. Jalur kabel yang tersembunyi membuat tampilan frame bersih dan bebas dari suara berisik saat pedal dikayuh. Salah satu perubahan penting lainnya ada di diameter seat post yang membesar dari 27,2 mm menjadi 30,9 mm dengan panjang 350 mm.
Shimano CUES 10 Speed dan Rem Hidraulik MT200
Sistem pengereman mengandalkan rem hidraulik Shimano MT200 dengan rotor depan 180 mm dan belakang 160 mm. Ban WTB Trail Boss 29 x 2,25 inci dipasang pada pelek aluminium double wall dengan 32 jari-jari.Untuk penggerak, Polygon memakai Shimano CUES 1x10 speed dengan crankset Prowheel single chainring 32T dan panjang crank arm 170 mm. Sprocket Shimano CS-LG300 menawarkan rentang rasio 11T hingga 48T, cukup lapang untuk tanjakan curam maupun akselerasi di jalan datar. Rear derailleur RD-U6000 sudah dilengkapi fitur lock untuk mencegah rantai terjatuh saat melewati medan kasar.
Saat diajak mencoba, pengulas mengaku merasakan perbedaan signifikan dibanding sepeda pembanding yang juga memakai transmisi 10 speed. Bobot 14,7 kilogram yang lebih ringan 1,3 kilogram dari kompetitor membuat Xtrada 5 terasa lebih lincah dan responsif. Namun, sadel bawaan yang lebar dinilai terlalu keras untuk penggunaan harian, sehingga penggantian sadel mungkin diperlukan untuk kenyamanan ekstra.
Dengan harga sekitar Rp 6,5 juta, Polygon Xtrada 5 2026 menawarkan paket lengkap: fork travel panjang, transmisi modern, dan rem hidraulik. Calon pembeli disarankan untuk memeriksa ketersediaan ukuran frame S, M, dan L di dealer resmi, karena harga dapat berubah sewaktu-waktu.