Rupiah Ditutup Menguat 0,52 Persen Menjadi yang Terkuat di Asia

Ilustrasi mata uang asia (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:35:31 WIB

JAKARTA – Pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot tampil sangat perkasa serta sanggup menjaga penguatannya hingga penutupan sesi perdagangan hari ini. Pada Kamis (20/8/2026), rupiah di pasar spot akhirnya mengakhiri posisi di level Rp17.748 per dolar Amerika Serikat (AS).

Capaian ini mendorong nilai tukar rupiah menguat sebesar 0,52% bila dibandingkan dengan posisi penutupan hari sebelumnya yang berada pada tingkat Rp17.840 per dolar AS. Dengan demikian, rupiah sukses menempati posisi sebagai mata uang yang mengalami lonjakan terbesar di kawasan Asia.

Hingga pukul 15.00 WIB, sebagian besar mata uang di kawasan Asia tercatat menguat. Ringgit Malaysia berada persis satu tingkat di bawah posisi rupiah setelah mampu melesat sebesar 0,42%.

Berikutnya terdapat peso Filipina yang mengakhiri sesi dengan kenaikan 0,26% dan baht Thailand yang sukses terangkat 0,2%. Pergerakan ini disusul oleh yuan China yang juga mengalamai apresiasi sebesar 0,11%.

Selanjutnya, mata uang rupee India terangkat naik 0,08% dan dolar Taiwan menyelesaikan perdagangan dengan peningkatan 0,05%. Lalu, mata uang dolar Singapura tercatat mengalami penguatan tipis sebesar 0,01%.

Di sisi lain, won Korea Selatan menjelma sebagai mata uang dengan penurunan paling tajam di Asia setelah merosot hingga 0,34%.

Kondisi tersebut disusul oleh yen Jepang yang terdepresiasi sebesar 0,18% serta dolar Hong Kong yang terkoreksi tipis 0,03% di hadapan the greenback.

Reporter: Akbar