MESOP PGEO Berpotensi Himpun Dana Rp99,6 Miliar dari 127 Juta Saham
JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) akan melaksanakan program Management and Employee Stock Option Program (MESOP) untuk tiga tahap sekaligus. Program tersebut mencakup Tahap I exercise keenam, Tahap II exercise kelima, dan Tahap III exercise ketiga.
Sekretaris Perusahaan PGEO Muhammad Taufik menjelaskan, program MESOP dilaksanakan selama 30 hari bursa mulai 24 Agustus 2026.
Jumlah hak opsi yang dapat dilaksanakan dalam program tersebut sebanyak-banyaknya 127.004.270 saham. Jumlah itu terdiri atas 48.896.640 saham dari MESOP Tahap I exercise keenam, 55.354.124 saham dari Tahap II exercise kelima, dan 22.753.506 saham dari Tahap III exercise ketiga.
Harga pelaksanaan berbeda pada setiap tahap. Hak opsi Tahap I dapat dilaksanakan dengan harga Rp648 per saham, Tahap II Rp1.087 per saham, dan Tahap III Rp838 per saham.
Jika seluruh hak opsi dieksekusi, PGEO berpotensi memperoleh dana sekitar Rp99,6 miliar dari pelaksanaan program MESOP tersebut.
Pelaksanaan MESOP mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai penambahan modal perusahaan terbuka dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu. Program tersebut juga mengikuti peraturan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait pencatatan saham dan kepemilikan saham.
MESOP merupakan skema kepemilikan saham yang diberikan perusahaan kepada manajemen dan karyawan melalui hak opsi. Pemegang hak dapat membeli saham perseroan pada harga dan periode yang telah ditentukan.
Bagi PGEO, pelaksanaan program tersebut berpotensi menambah jumlah saham beredar apabila seluruh hak opsi dieksekusi. Di sisi lain, MESOP memberikan kesempatan kepada manajemen dan karyawan untuk memiliki saham perusahaan.
Saham PGEO ditutup naik 1,9% ke level Rp1.070 per saham pada Kamis (20/8/2026). Dalam sebulan terakhir, saham PGEO meningkat 7%.