SentinelOne dan Zscaler Jadi Saham Keamanan Siber Pilihan Bank of America
JAKARTA – Bank of America mengungkap sejumlah saham keamanan siber yang dinilai memiliki posisi kuat untuk memanfaatkan meningkatnya kebutuhan perlindungan digital di era kecerdasan buatan (AI).
AI mengubah pola serangan sekaligus strategi pertahanan perusahaan. Perubahan tersebut mendorong kebutuhan keamanan yang melampaui perimeter tradisional, termasuk perlindungan identitas mesin, beban kerja cloud, serta ancaman berbasis AI.
Bank of America memberikan peringkat Buy untuk SentinelOne. Bank tersebut menilai SentinelOne mulai melepaskan citranya sebagai penyedia solusi keamanan endpoint semata.
Produk berbasis AI, data, dan cloud kini menyumbang sekitar separuh pendapatan berulang tahunan atau annual recurring revenue (ARR) SentinelOne.
Menurut Bank of America, ancaman berbasis agen terus bertambah. Platform Singularity milik SentinelOne menawarkan otomatisasi dan deteksi otonom sehingga perusahaan dapat mengonsolidasikan berbagai perangkat keamanan ke dalam satu sistem berbasis AI.
Pertumbuhan ARR yang kuat dan peningkatan profitabilitas mendukung pandangan positif tersebut. Namun, Bank of America mengakui ekspektasi terhadap SentinelOne cukup tinggi setelah reli saham dalam beberapa waktu terakhir.
SentinelOne baru-baru ini meluncurkan kemampuan Purple AI Agentic Investigation untuk analisis ancaman secara otonom. Perseroan juga berencana mengintegrasikan perangkat keamanannya dengan Amazon Bedrock AgentCore.
Bank of America juga memberikan peringkat Buy untuk Zscaler. Zscaler dinilai berada di persimpangan tren adopsi arsitektur Zero Trust, transformasi jaringan, dan alur kerja berbasis AI.
Pengguna yang tersebar serta aplikasi cloud terus memperluas cakupan sistem yang perlu diamankan. Arsitektur berbasis cloud dan kemampuan AI Zscaler dinilai dapat memperkuat posisi strategisnya di lingkungan pelanggan dan mendukung valuasi yang lebih tinggi.
Untuk CrowdStrike, Bank of America sedang menyesuaikan estimasi menjelang laporan keuangan perusahaan pada 26 Agustus 2026.
Bank tersebut menilai AI telah bergeser dari ancaman yang dipersepsikan menjadi keunggulan platform bagi CrowdStrike. Perluasan permukaan serangan AI mendorong peningkatan belanja keamanan serta memperpanjang siklus evaluasi oleh kepala keamanan informasi atau CISO.
Sejumlah analis, termasuk Benchmark, Wells Fargo, dan TD Cowen, menaikkan target harga CrowdStrike menjelang laporan keuangan. Mereka menyoroti permintaan terhadap keamanan AI dan jalur penjualan yang kuat.
Sementara itu, Bank of America memberikan peringkat Neutral untuk SailPoint. Bank tersebut menilai tata kelola identitas menjadi infrastruktur penting di era AI karena pertumbuhan identitas mesin dan beban kerja cloud meningkatkan risiko akses.
Produk Agentic Fabric dan akuisisi Entro Security dinilai dapat memperkuat posisi SailPoint dalam mengatur identitas agen. Namun, risiko eksekusi pada produk baru membuat Bank of America mengambil sikap lebih hati-hati terhadap saham tersebut.
SailPoint telah menyelesaikan akuisisi Entro Security, perusahaan yang berfokus pada keamanan identitas non-manusia. Setelah menggelar hari investor, sejumlah perusahaan sekuritas, termasuk Truist dan Cantor Fitzgerald, kembali memberikan peringkat Buy atau Overweight untuk SailPoint.