Harga Saham SK Hynix Melonjak usai Rencana Buyback 28,3 Miliar US Dolar

Ilustrasi Harga saham SK Hynix naik 7% setelah pengumuman rencana buyback senilai 28,3 miliar dolar AS. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Rabu, 19 Agustus 2026 | 01:47:41 WIB

JAKARTA – SK Hynix mengumumkan bahwa dewan direksi telah menyetujui pembelian kembali saham treasury senilai hingga 40 triliun won atau US$28,3 miliar. 

Aksi tersebut dilakukan ketika produsen chip memori itu mengembalikan sebagian keuntungan besar yang didorong permintaan kecerdasan buatan (AI) kepada investor.

Saham SK Hynix yang tercatat di New York Stock Exchange (NYSE) melonjak 7% setelah pengumuman tersebut. Program pembelian kembali saham akan dimulai pada 20 Agustus dan berlangsung sekitar tiga bulan.

Dalam keterbukaan kepada bursa Korea, SK Hynix menyatakan akan membeli kembali lebih dari 24 juta saham treasury. Aksi tersebut menjadi salah satu program buyback terbesar yang pernah dilakukan perusahaan Korea Selatan.

Rencana pembelian kembali saham tersebut dilakukan setelah SK Hynix membukukan laba luar biasa selama beberapa kuartal berturut-turut. Perseroan juga menaikkan target imbal hasil pemegang saham menjadi lebih dari 50% dari akumulasi arus kas bebas, dari target sebelumnya yang kurang dari 50%.

Rencana imbal hasil pemegang saham menjadi perhatian utama setelah SK Hynix mencatatkan laba besar yang didorong permintaan AI. Perseroan sebelumnya telah berkomitmen meningkatkan imbal hasil bagi para pemegang saham.

Pesaing SK Hynix, Samsung, juga diperkirakan mengambil langkah serupa. Samsung turut merasakan manfaat dari kuatnya permintaan chip yang didorong perkembangan AI selama setahun terakhir.

Pembelian kembali saham SK Hynix juga dipandang berpotensi menjadi penyangga harga saham di tengah meredanya tren perdagangan AI. Meski sahamnya masih menguat lebih dari 120% sepanjang 2026, saham SK Hynix turun 15% dalam sebulan terakhir.

Penurunan tersebut terjadi akibat meningkatnya keraguan mengenai keberlanjutan valuasi tinggi yang didorong AI dalam jangka panjang. Namun, SK Hynix memperkirakan kondisi yang menopang reli sahamnya, terutama pasokan yang ketat dan tingginya permintaan chip memori, masih akan berlanjut dalam beberapa tahun ke depan.

Reporter: Ibtihal