Saham Komponen Jepang Berpotensi Diuntungkan Tren AI dan Pusat Data
JAKARTA – Goldman Sachs mengidentifikasi sembilan saham unggulan di sektor komponen elektronik dan semikonduktor Jepang. Sejumlah perusahaan tersebut dinilai berpotensi diuntungkan oleh kuatnya permintaan kecerdasan buatan (AI) dan aplikasi pusat data.
Goldman Sachs menyoroti sejumlah katalis di sektor tersebut, termasuk revisi laba, ekspansi kapasitas, serta peningkatan profitabilitas. Berikut daftar saham yang mendapat peringkat Beli dari Goldman Sachs.
Ibiden
Goldman Sachs memperkirakan Ibiden akan menaikkan rencana jangka menengah serta mengumumkan tambahan ekspansi kapasitas. Panduan margin operasi divisi elektronik dinaikkan dari 22,7% menjadi 29,3% untuk keseluruhan tahun, terutama karena harga jual.
Untuk CPU, margin operasi pelanggan terbesar berpotensi meningkat dari sedikit di bawah 20% pada kuartal pertama menjadi hampir 30% pada kuartal keempat. Rencana jangka menengah yang menargetkan laba operasi ¥150 miliar pada tahun fiskal 2028 dan ¥300 miliar atau lebih pada tahun fiskal 2031 juga berpotensi direvisi naik pada hasil kuartal kedua.
Ibiden membukukan hasil kuartal pertama fiskal 2026 yang melampaui ekspektasi analis, baik dari sisi pendapatan maupun laba. Perseroan juga menaikkan proyeksi keseluruhan tahun karena permintaan substrat server AI yang kuat.
Murata Manufacturing
Murata Manufacturing diperkirakan membukukan kenaikan laba pada kuartal kedua dan kembali menaikkan panduan kinerja keseluruhan tahun. Rasio book-to-bill MLCC sebesar 1,47 kali pada kuartal pertama menunjukkan asumsi konservatif untuk kuartal kedua.
Pertumbuhan penjualan tahunan MLCC yang digunakan dalam AI dan pusat data dinaikkan dari 85% sampai 90% menjadi 100% sampai 105%. Manajemen juga mulai mempertimbangkan kenaikan harga untuk sebagian produk seiring kondisi pasar yang semakin mendukung.
Taiyo Yuden
Goldman Sachs memperkirakan Taiyo Yuden memasuki fase pemulihan laba yang cepat pada kuartal kedua dan ketiga. Rasio book-to-bill MLCC mencapai 1,72 kali, sedangkan tingkat utilisasi meningkat dari 85% pada kuartal pertama menjadi 95% pada kuartal kedua.
Proyeksi penjualan untuk server AI dinaikkan dari pertumbuhan 80% sampai 85% menjadi 150%. Meskipun laba operasi kuartal pertama berada di bawah estimasi konsensus, perusahaan meningkatkan panduan laba operasi keseluruhan tahun hingga melampaui perkiraan.
Renesas
Renesas diperkirakan mencatat ekspansi laba dalam jangka pendek. Peningkatan profitabilitas pada tahun fiskal 2027 akibat ekspansi kapasitas internal juga dinilai menjadi katalis bagi perseroan.
Penjualan pusat data diperkirakan melampaui ¥300 miliar pada tahun fiskal 2026. Proyeksi tersebut setara dengan kenaikan 85% sampai 90% secara tahunan dari sedikit di atas ¥160 miliar pada tahun fiskal 2025.
Rohm
Kemungkinan revisi signifikan terhadap panduan kinerja keseluruhan tahun menjadi katalis berikutnya bagi Rohm. Laba kuartal kedua berpotensi terdorong pertumbuhan penjualan yang didukung rasio book-to-bill kuartal pertama sebesar 1,2 kali.
Tingkat utilisasi diperkirakan meningkat menuju 70% atau lebih pada September. Panduan penjualan tahun fiskal 2027 untuk AI dan pusat data juga dinaikkan dari ¥25,0 miliar menjadi ¥30,0 miliar.
TDK
Goldman Sachs melihat peluang adanya revisi signifikan terhadap kinerja keseluruhan tahun TDK. Hasil kuartal pertama dan proyeksi seluruh bisnis perseroan melampaui ekspektasi.
Laba operasi kuartal kedua berpotensi melebihi ¥100 miliar. Panduan penjualan tahunan baterai industri juga dinaikkan dari sekitar ¥110 miliar menjadi sekitar ¥150 miliar, terutama karena permintaan baterai UPS untuk AI dan pusat data.
Kyocera
Kyocera diperkirakan menyampaikan perkembangan terkait potensi kenaikan lebih lanjut terhadap panduan tahun fiskal 2027. Kenaikan tersebut terutama didorong komponen yang berkaitan dengan AI dan pusat data.
Perseroan juga berpotensi menaikkan target return on equity (ROE) dalam rencana jangka menengah berikutnya.
MinebeaMitsumi
Fokus Goldman Sachs terhadap MinebeaMitsumi berikutnya adalah potensi peningkatan panduan tahun fiskal 2027. Kenaikan tersebut terutama didorong bisnis bearing dan motor.
Selain itu, perseroan dinilai memiliki visibilitas yang semakin baik dalam mencapai target rencana jangka menengah.
Nidec
Untuk Nidec, perhatian utama Goldman Sachs tertuju pada status pengajuan laporan sekuritas. Pengajuan tersebut dijadwalkan jatuh tempo pada 30 September.