PINTU Luncurkan Futures Lite dengan Leverage hingga 25 Kali
JAKARTA – PT Pintu Kemana Saja (PINTU) resmi meluncurkan fitur Pintu Futures Lite untuk menangkap potensi pasar derivatif aset kripto dalam negeri yang terus bertumbuh. Fitur tersebut dirancang untuk mempermudah akses investor pemula hingga menengah melalui alur transaksi yang lebih ringkas.
Pelaku industri aset kripto semakin gencar memperluas variasi produk investasi berisiko tinggi atau high risk, high return. PINTU menghadirkan Futures Lite untuk mendorong efisiensi transaksi derivatif aset digital bagi investor ritel.
Langkah ekspansi tersebut dilakukan di tengah dominasi pasar derivatif terhadap perdagangan spot secara global. Berdasarkan laporan CoinGecko Q2 2026, volume perdagangan derivatif kripto global mencapai US$12,7 triliun, jauh melampaui pasar spot yang tercatat sebesar US$1,95 triliun.
Di dalam negeri, Bursa Kripto CFX mencatat akumulasi perdagangan pasar derivatif mencapai Rp4,4 triliun hingga April 2026. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya peluang pertumbuhan pasar derivatif aset kripto di Indonesia.
Fitur Pintu Futures Lite dirancang dengan antarmuka sederhana atau single-screen. Pengguna dapat membuka posisi Long atau Short hanya dalam tiga langkah.
Pengguna juga dapat mengatur pengganda modal atau leverage hingga 25 kali lipat dari modal awal. Fitur tersebut memberikan fleksibilitas lebih besar bagi pengguna, tetapi juga meningkatkan risiko kerugian.
Presiden Direktur PINTU Andy Putra menyatakan, kehadiran Futures Lite merupakan bagian dari strategi perseroan untuk memperluas inklusi dan adopsi pasar derivatif secara bertanggung jawab.
"PINTU menghadirkan fitur Pintu Futures Lite sebagai pintu masuk bagi trader pemula maupun menengah yang ingin memulai trading derivatif kripto menggunakan leverage. Kami berharap fitur ini dapat menjadi jembatan inklusi sekaligus pengalaman awal yang aman bagi trader baru," kata Andy dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Untuk menekan risiko volatilitas harga, platform yang berada di bawah izin dan pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut melengkapi fitur Futures Lite dengan sejumlah pengaman otomatis. Fitur itu meliputi Isolated Margin, Take Profit (TP), serta Stop Loss (SL).
Ke depan, PINTU berkomitmen menambah pilihan aset yang dapat diperdagangkan melalui kanal Futures Lite. Perseroan juga akan terus memperkuat integrasi fitur edukasi bagi para pengguna.
"Kami optimis kehadiran Pintu Futures Lite dapat mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia memahami instrumen derivatif kripto secara bertahap dan bertanggung jawab. Namun, perlu diingat bahwa trading futures dengan leverage memiliki risiko tinggi, sehingga kami selalu mengimbau pengguna untuk melakukan riset mandiri serta mengelola risiko dengan baik," pungkas Andy, sebagaimana dilansir dari berita sumber.