JAKARTA – Para ahli strategi ING, Francesco Pesole, Frantisek Taborsky, dan Chris Turner menyampaikan bahwa Dolar menguat usai IHK AS sesuai ekspektasi akibat pasar bersiap untuk angka lebih tinggi. Kendati inflasi inti berada di laju tahunan tersetahunkan tiga bulan sebesar 1,6%, ekspektasi The Fed bertahan hawkish dengan 9 basis poin tetap diprakirakan pada September serta kenaikan penuh 25 basis poin pada Desember, sehingga volatilitas Valas tetap rendah menjelang Simposium Jackson Hole.
Dolar sempat beraksi negatif sesaat terhadap angka IHK umum bulanan 0,1% dan IHK inti 0,2% yang sesuai konsensus kemarin, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Pendorongnya merupakan penyesuaian dovish kecil dalam ekspektasi suku bunga The Fed, yang memberi tahu kami bahwa pasar telah memposisikan diri untuk angka yang sedikit lebih tinggi daripada konsensus, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Bagaimanapun, rilis tersebut tidak memberikan jawaban yang meyakinkan untuk arah suku bunga front-end dan Valas, dan dolar menutup hari dengan lebih kuat, mungkin karena adanya pembangunan kembali posisi beli bersih setelah rangkaian data AS ini, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Menurut penilaian kami, inflasi inti yang berada pada laju tahunan tiga bulan sebesar 1,6% melemahkan alasan bagi pengetatan The Fed, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Namun, pasar tetap hawkish, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Laporan ketenagakerjaan dan IHK (CPI) secara bersama-sama memangkas 5 basis poin (bp) dari ekspektasi terhadap FOMC September, tetapi 9 bp masih tercermin dalam harga, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Hal ini memberi kami dua kesimpulan penting untuk pasar Valas, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Pertama, masih ada keengganan untuk sepenuhnya menghapus ekspektasi pengetatan The Fed lebih lanjut, sehingga pembeli Dolar tetap aktif, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Komunikasi The Fed yang hawkish menjadi penyebab utamanya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Risalah rapat FOMC minggu depan seharusnya memberikan gambaran mengenai pemikiran terbaru Komite, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Namun, kecuali muncul kejutan besar dari data IHP (PPI) hari ini atau rilis data tingkat kedua lainnya dalam beberapa minggu ke depan, ekspektasi terhadap The Fed kemungkinan akan stabil dan volatilitas Valas dapat semakin menyempit, sebagaimana dilansir dari berita sumber. Meski demikian, kami memperkirakan komunikasi The Fed secara bertahap akan melunakkan nada hawkish-nya dan menjaga risiko USD tetap condong ke sisi bawah, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Dalam konteks ini, situasi di kawasan Teluk dapat kembali menjadi faktor penting bagi pasar Valas, terutama melalui dampaknya terhadap sentimen risiko terkait negosiasi Selat Hormuz, sebagaimana dilansir dari berita sumber.