Blockchain Perlu Adaptasi Hadapi Ancaman Quantum Computing

Ilustrasi Quantum computing berpotensi memecahkan enkripsi yang melindungi aset digital di blockchain. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:23:26 WIB

JAKARTA – Quantum computing kini menjadi perhatian serius bagi industri kripto dan blockchain di Indonesia. Dalam acara ETH Genesis: Quantum Leap yang digelar INDODAX pada 31 Juli 2026, dibahas dampak teknologi kuantum terhadap keamanan kriptografi dan masa depan blockchain.

Komputer kuantum berpotensi memecahkan sistem enkripsi yang selama ini melindungi aset digital. Meski masih dalam tahap riset dan pengembangan, ancaman ini sudah menjadi perhatian komunitas global. Standar keamanan baru diperlukan agar blockchain tetap tangguh menghadapi perkembangan teknologi.

Di sisi lain, quantum computing juga membuka peluang. Teknologi ini bisa mempercepat komputasi kompleks, mendorong inovasi di sektor kripto seperti DeFi, NFT, smart contract, dan tokenisasi aset. Adaptasi ekosistem melalui diskusi dan edukasi menjadi kunci agar blockchain tetap relevan.

Chief Marketing Officer INDODAX, Aloysia Dian, menegaskan: “Perkembangan teknologi selalu menghadirkan tantangan sekaligus peluang. Meskipun quantum computing masih berada pada tahap riset dan pengembangan, potensinya terhadap sistem kriptografi telah menjadi perhatian komunitas global. Karena itu, penting bagi seluruh pelaku industri untuk mulai memahami arah perkembangan ini agar ekosistem dapat beradaptasi secara bertahap melalui diskusi dan edukasi” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurut World Gold Council (WGC), permintaan emas global pada 2026 relatif stabil di 1.269 ton. Semester pertama 2026 mencatat kenaikan 2 persen year-on-year menjadi 2.522 ton dengan nilai 380 miliar US dolar atau sekitar Rp 6,8 kuadriliun. Cadangan emas bank sentral global juga naik 289 ton pada kuartal II-2026, meningkat 62 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Kesimpulannya, quantum computing belum menjadi ancaman langsung, tetapi risikonya nyata di masa depan. INDODAX mendorong literasi, riset, dan kolaborasi untuk membangun ekosistem blockchain Indonesia yang matang dan aman.

Reporter: Ibtihal