IHSG Menguat 0,91 persen ke 6.231,7 Saham Hari Ini: DEWA, CUAN, BRPT, dan BUMI

Ilustrasi Saham CUAN, BRPT, dan BUMI masing-masing menguat antara 6 hingga 6,3 persen. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Senin, 20 Juli 2026 | 11:24:45 WIB

JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat sebesar 56,2 poin (0,91 persen) ke level 6.231,7 pada penutupan perdagangan, Senin (20/7/2026).

Sejumlah saham yang masuk ke dalam indeks LQ45 terpantau menguat:

  • Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) terbang 9,3 persen
  • Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melesat 6,3 persen
  • Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melonjak 6,1 persen
  • Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melejit 6 persen

Saham-saham lainnya juga melonjak dan masuk top gainers, yakni saham RONY hingga FWCT dengan lonjakan harga 20 persen sampai 24 persen.

Sebanyak 421 saham terpantau naik, 220 saham turun, dan 324 saham stagnan. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 16,3 triliun.

Mayoritas sektor saham menguat pada penutupan pasar hari ini:

  • Sektor perindustrian sebesar 3,4 persen
  • Sektor energi 2,6 persen
  • Sektor barang baku 2 persen
  • Sektor properti 1,4 persen
  • Sektor barang konsumen non-primer 1,08 persen
  • Sektor transportasi 1 persen
  • Sektor infrastruktur 0,73 persen
  • Sektor barang konsumen primer 0,5 persen
  • Sektor kesehatan 0,3 persen
  • Sektor keuangan 0,06 persen
  • Sedangkan sektor teknologi malah melemah 0,5 persen.

Pilarmas Investindo Sekuritas menilai, pergerakan bursa saham Asia cenderung bervariasi (mixed) karena investor masih mencermati eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berpotensi memperburuk inflasi global.

Pilarmas menjelaskan, kenaikan harga energi berpotensi memicu bank-bank sentral mempertahankan bahkan memperketat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang masih membayangi pergerakan pasar keuangan global.

Di dalam negeri, Pilarmas menilai sentimen terhadap IHSG masih relatif positif. Salah satu penopangnya adalah kembalinya aliran dana asing ke pasar saham Indonesia. Berdasarkan data perdagangan akhir pekan lalu, investor asing membukukan net buy sebesar Rp 725,11 miliar di pasar reguler.

Pilarmas menambahkan, sentimen positif lainnya datang dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha Bank Indonesia yang menunjukkan Prompt Manufacturing Index (PMI) BI kuartal II-2026 berada di level 51,43 persen, menandakan sektor manufaktur masih berada dalam fase ekspansi.

Daftar Top Gainers

Hari ini, saat IHSG menguat, sebanyak 5 saham memberikan cuan paling besar dengan kenaikan harga 20 persen sampai 24 persen hanya dalam sehari:

  • PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) melesat 24,7 persen menjadi Rp 1.690
  • PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melejit 23,5 persen menjadi Rp 105
  • PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG) melonjak 23,5 persen menjadi Rp 63
  • PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) meningkat 20,8 persen menjadi Rp 1.305
  • PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) terangkat 20,4 persen menjadi Rp 100

Daftar Top Losers

Sementara itu, ada beberapa saham yang ambruk:

  • PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) longsor 13,9 persen menjadi Rp 332
  • PT Niramas Utama Tbk (JELI) ambles 12,2 persen menjadi Rp 785
  • PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) jatuh 11,2 persen menjadi Rp 25.950
  • PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) terjungkal 9,3 persen menjadi Rp 68
  • PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) terkikis 8,4 persen menjadi Rp 970

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Investor.id tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Reporter: Ibtihal