Top Leaders IHSG Sepekan: Saham AMMN hingga BREN Jadi Penopang

Investor mengamati harga saham menggunakan gawai. (Foto: Bisnis)
Penulis: Ibtihal
Minggu, 05 Juli 2026 | 12:48:23 WIB

JAKARTA — Berbagai saham berkapitalisasi besar (big caps) seperti AMMN, DCII, hingga BREN terpantau mengisi jajaran 10 saham penopang utama yang menjadi top leaders atau motor penggerak IHSG selama pekan ini, periode 29 Juni sampai 3 Juli 2026.

Merujuk pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten besutan kongsi keluarga Panigoro dan Grup Salim, AMMN, menjadi pendorong utama indeks komposit sepanjang minggu ini. 

Saham AMMN menguat 4,79% sepekan dan menyumbang dorongan ke IHSG sebesar 9,60 poin. Mengisi posisi kedua pendorong indeks, terdapat saham kepunyaan Toto Sugiri, DCII, yang melaju 4,27% sepekan sekaligus menyumbang penguatan laju IHSG sebesar 7,96 poin. Saham penopang IHSG berikutnya diraih oleh emiten emas BUMN, ANTM.

Saham ANTM membukukan peningkatan 8,12% dalam sepekan dan ikut mendorong IHSG sebesar 4,31 poin. Di sisi lain, saham penopang lainnya di lantai bursa adalah IMPC yang melesat 10,22% sepekan dengan kontribusi 4,22 poin terhadap apresiasi IHSG. 

Berikutnya, saham konglomerasi Grup Astra, UNTR, mencatatkan kenaikan 6,19% sepekan dan memberikan kontribusi senilai 3,98 poin. Urutan selanjutnya dihuni oleh saham MPRO yang melonjak 12,5% dalam seminggu serta berkontribusi menggerakkan laju IHSG sebesar 3,32 poin.

Ada pula saham ISAT and CUAN yang masing-masing menguat sebesar 13,43% dan 7,96%. Kedua emiten ini turut menyokong IHSG masing-masing sebesar 2,86 dan 2,45 poin. 

Pada peringkat berikutnya, saham BREN milik Prajogo Pangestu menyumbang kontribusi 2,43 poin bagi penguatan IHSG. Saham di sektor energi terbarukan tersebut terpantau menanjak 1,49% sepanjang pekan perdagangan. 

Sementara itu, posisi paling bawah ditempati oleh saham ASII yang meningkat sebesar 1,05% dan memberikan sumbangsih sebesar 2,26 poin terhadap laju IHSG.

Walaupun deretan saham tersebut bertindak sebagai penyokong utama IHSG, tren apresiasi tersebut rupanya belum sanggup meredam tekanan jual dari emiten-emiten lainnya. 

Alhasil, IHSG terpantau tetap terkoreksi di sepanjang pekan. Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk kurun waktu 29 Juni—3 Juli 2026, IHSG melemah sebesar 0,35% menuju level 5.875,780 dari capaian 5.896,134 pada penutupan pekan sebelumnya.

Penurunan indeks komposit ini dibarengi dengan menciutnya nilai kapitalisasi pasar sebesar 0,14% menjadi Rp10.287 triliun, bila dikomparasikan dengan Rp10.302 triliun pada minggu lalu.

 Aktivitas perdagangan di lantai bursa pun ikut melandai. Rata-rata nilai transaksi harian menorehkan penurunan paling tajam, yaitu ambles 35,90% ke angka Rp11,27 triliun dari Rp17,58 triliun pada pekan sebelumnya.

Di saat yang sama, rata-rata volume transaksi harian menyusut 30,35% menjadi 17,54 miliar unit saham dari posisi sebelumnya 25,18 miliar unit saham. 

Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian berkurang 16,71% menjadi 1,44 juta kali transaksi dari rekor sebelum ini sebanyak 1,73 juta kali transaksi.

Di tengah kondisi koreksi tersebut, pemodal asing terpantau masih mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp6,08 miIiar pada sesi penutupan perdagangan akhir pekan ini. 

Kendati demikian, secara akumulatif terhitung sejak awal tahun, investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell) dengan total mencapai Rp74,42 triliun.

Daftar Saham Penopang IHSG Sepekan:

  • AMMN (Perubahan: 4,79% | Market Cap Free Float: Rp64,14 Triliun | Kontribusi: 9,60 Poin)
  • DCII (Perubahan: 4,27% | Market Cap Free Float: Rp83,92 Triliun | Kontribusi: 7,96 Poin)
  • ANTM (Perubahan: 8,12% | Market Cap Free Float: Rp24,53 Triliun | Kontribusi: 4,31 Poin)
  • IMPC (Perubahan: 10,22% | Market Cap Free Float: Rp19,77 Triliun | Kontribusi: 4,22 Poin)
  • UNTR (Perubahan: 6,19% | Market Cap Free Float: Rp30,95 Triliun | Kontribusi: 3,98 Poin)
  • MPRO (Perubahan: 12,50% | Market Cap Free Float: Rp13,23 Triliun | Kontribusi: 3,32 Poin)
  • ISAT (Perubahan: 13,43% | Market Cap Free Float: Rp10,45 Triliun | Kontribusi: 2,86 Poin)
  • CUAN (Perubahan: 7,96% | Market Cap Free Float: Rp12,74 Triliun | Kontribusi: 2,45 Poin)
  • BREN (Perubahan: 1,49% | Market Cap Free Float: Rp57,22 Triliun | Kontribusi: 2,43 Poin)
  • ASII (Perubahan: 1,05% | Market Cap Free Float: Rp85,21 Triliun | Kontribusi: 2,26 Poin)

Reporter: Ibtihal