IHSG Melemah Sepekan, Saham TRUS hingga CSMI Malah Melejit

Ilustrasi papan layar pergerakan saham IHSG. (Foto: Istimewa)
Penulis: Ibtihal
Minggu, 05 Juli 2026 | 12:48:23 WIB

JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gambungan (IHSG) mengalami pelemahan secara terbatas pada aktivitas perdagangan saham periode 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Walau IHSG dibayangi koreksi dalam sepekan, beberapa saham sukses menorehkan peningkatan tertinggi atau top gainers.

Merujuk pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), dipublikasikan Minggu (5/7/2026), posisi IHSG menyusut 0,35% menuju level 5.875,78 dari capaian pekan sebelumnya di angka 5.896,13. 

Nilai kapitalisasi pasar BEI ikut tergerus sebesar 0,14% menjadi Rp 10.287 triliun dari rekor pekan lalu yang menyentuh Rp 10.302 triliun.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memaparkan, IHSG mengalami penurunan 0,35%, dan lajunya masih dibarengi dengan hadirnya tekanan jual. Pergerakan arah IHSG pun terpantau masih berada dalam fase downtrend. Dari sisi indikator sentimen, pihaknya menganalisis, terdapat sejumlah aspek yang membayangi gerak IHSG.

Pertama, peluncuran data makro ekonomi Indonesia yakni Purchasing Manager’s Index (PMI) yang terjebak di zona kontraksi 46,9. Di pihak lain, laju inflasi merangkak naik 3,34% Year on Year (YOY), serta diiringi terjadinya defisit pada neraca perdagangan. 

Kedua, rilis indikator ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang memperlihatkan tren melambat, yang mana the Federal Reserve (the Fed) diestimasikan masih mengkaji opsi untuk menahan suku bunga acuan dengan melihat kondisi inflasi yang masih tinggi.

"Ketiga, penguatan terhadap harga komoditas emas dunia yang diperkirakan menjadi katalis positif bagi emiten-emiten yang berkorelasi,” kata Herditya.

Keempat, posisi nilai tukar rupiah yang terkoreksi terhadap dolar Amerika Serikat di sepanjang pekan ini ikut memberikan sentimen negatif pada performa IHSG sepekan. 

Di samping itu, catatan rata-rata frekuensi transaksi harian pasar modal selama satu minggu merosot 16,71% menjadi 1,44 juta kali transaksi dari rekor 1,73 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Rata-rata volume transaksi harian bursa jatuh sebesar 30,35% menjadi 17,54 miliar unit saham dari capaian 25,18 miliar unit saham pada minggu lalu. 

Sementara rata-rata nilai transaksi harian merosot hingga 35,90% menjadi Rp 11,27 triliun dari posisi Rp 17,58 triliun pada pekan lalu. Sepanjang satu minggu ini, penanam modal asing terpantau masih merealisasikan aksi jual saham.

Nilai pelepasan saham oleh pihak asing menyentuh angka Rp 2,7 triliun. Angka ini tercatat lebih minim bila dibandingkan data pekan lalu yang berada di level Rp 2,43 triliun. 

Meskipun IHSG didera koreksi dalam sepekan, terdapat 10 saham yang mampu menorehkan lompatan harga paling tinggi. Berikut daftar 10 saham top gainers sepekan merujuk pada data resmi BEI:

Top Gainers Sepekan

  • PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) Saham TRUS melesat hingga 71,43% ke level Rp 600 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 350 per lembar saham.
  • PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) Saham COCO meroket sebesar 70,59% menjadi Rp 290 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 170 per lembar saham.
  • PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) Saham BEEF terkerek naik 55,73% menjadi Rp 204 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 131 per lembar saham.
  • PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) Saham KOKA terangkat hingga 51,69% menjadi Rp 135 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 89 per lembar saham.
  • PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) Saham ASPI melonjak sebanyak 43,75% menjadi Rp 414 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 288 per lembar saham.

Top Gainers Lainnya 

  • PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) Saham RMKO melaju positif sebesar 39,29% menjadi Rp 390 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 280 per lembar saham 
  • PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) Saham PADI terkerek naik sebesar 39,06% menjadi Rp 89 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 64 per lembar saham. 
  • PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) Saham HOPE mendaki hingga 36% menjadi Rp 136 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 100 per lembar saham. 
  • PT Arkayan Lestari Grup Tbk (AYLS) Saham AYLS melompat sebesar 34,75% menjadi Rp 159 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 118 per lembar saham. 
  • PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) Saham CSMI naik sebesar 32,26% menjadi Rp 82 per lembar saham dari penutupan pekan lalu sebesar Rp 62 per lembar saham.

Reporter: Ibtihal