Prediksi IHSG Hari Ini: Masih Rawan Koreksi, Simak Analisis Saham Pilihan

Ilustrasi IHSG turun (Gambar: NET)
Penulis: Akbar
Senin, 08 Juni 2026 | 15:46:37 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (8/6/2026), diproyeksi masih rawan mengalami koreksi. Pada perdagangan Jumat (5/6/2026), IHSG ditutup melemah sebesar 4,20 persen ke level 5.594 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Secara mingguan, IHSG tercatat terkoreksi sebesar 8,69 persen yang disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual.

Analis MNC Sekuritas menyatakan bahwa posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave 5. "Hal ini berarti, IHSG masih rawan melanjutkan downtrend-nya ke rentang 5.395-5.412 sekaligus untuk menutup area gap yang terbentuk dan MA200 secara monthly," sebagaimana dilansir dari berita sumber tulisnya dalam riset, Minggu (7/6/2026).

Untuk level support, diproyeksikan berada di 5.517 dan 5.381, sementara untuk resistance berada di level 5.941 dan 6.588. Berdasarkan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas memaparkan analisis empat saham pilihan pada hari ini:

ANTM - Buy on Weakness: ANTM terkoreksi 0,36 persen ke Rp2.750 disertai munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan posisi ANTM saat ini sedang berada di awal wave 4 dari wave (C).

  • Buy on Weakness: Rp2.690-Rp2.740
  • Target Price: Rp3.020, Rp3.200
  • Stoploss: below Rp2.630

BRMS - Buy on Weakness: BRMS terkoreksi 1,92 persen ke Rp510 dan masih didominasi oleh tekanan jual. MNC Sekuritas memproyeksi posisi BRMS sedang berada pada bagian awal dari wave 4 dari wave (C).

  • Buy on Weakness: Rp494-Rp510
  • Target Price: Rp610, Rp660
  • Stoploss: below Rp482

MBMA - Buy on Weakness: MBMA menguat 0,46 persen ke Rp434 disertai munculnya volume pembelian. Posisi MBMA saat ini berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B).

  • Buy on Weakness: Rp390-Rp418
  • Target Price: Rp472, Rp520
  • Stoploss: below Rp374

DAAZ - Sell on Strength: DAAZ menguat 7,60 persen ke Rp1.840 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatan DAAZ masih tertahan oleh MA20. Posisi pergerakan DAAZ saat ini berada pada bagian dari wave 5 dari wave (C), sehingga DAAZ masih rawan berbalik terkoreksi ke rentang area Rp860-Rp1.135.

  • Sell on Strength: Rp1.930-Rp2.070

Reporter: Akbar