Visi Baru Apparindo: Mendorong Pialang Asuransi Jadi Mitra Strategis Nasional

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:05:24 WIB
Visi Baru Apparindo: Mendorong Pialang Asuransi Jadi Mitra Strategis Nasional

JAKARTA - Industri perasuransian Indonesia memasuki babak baru dalam penguatan peran pialang asuransi dan reasuransi. Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (Apparindo) secara resmi telah melantik jajaran pengurus pusat untuk masa bakti 2025–2028. Di bawah nakhoda baru, asosiasi ini mengusung semangat untuk mengambil peran yang lebih signifikan dalam ekosistem finansial nasional. Melalui tema yang cukup berani, “We Want Bigger Portion, Because We Deserve Bigger Responsibility”, Apparindo menegaskan kesiapannya untuk memikul tanggung jawab yang lebih besar demi memajukan industri jasa keuangan di Indonesia.

Acara pelantikan yang berlangsung megah di The Opus Ballroom, The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta, ini bukan sekadar seremonial pergantian kepemimpinan. Ini merupakan pernyataan sikap dari para pelaku industri pialang untuk menjadi garda terdepan dalam melindungi kepentingan nasabah sekaligus menjadi mesin penggerak pertumbuhan asuransi yang sehat. Dengan formasi pengurus yang baru, Apparindo berkomitmen untuk bertransformasi dari sekadar asosiasi profesi menjadi mitra strategis pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Melanjutkan Fondasi Melalui Ekspansi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Ketua Umum Apparindo, Yulius Bhayangkara, dalam sambutannya menekankan bahwa kepengurusan periode 2025–2028 tidak akan meninggalkan capaian yang telah diraih oleh para pendahulu. Sebaliknya, jajaran pengurus baru akan menjadikan fondasi lama sebagai pijakan untuk melompat lebih jauh. Fokus utama kepengurusan kali ini akan tertuju pada tiga pilar utama: ekspansi pasar yang lebih luas, kolaborasi yang lebih erat dengan berbagai pihak, serta memastikan keberlanjutan industri dalam jangka panjang.

“Kami akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun dengan porsi yang lebih besar pada ekspansi, kolaborasi, dan keberlanjutan,” ujar Yulius pada Selasa (10/2/2026). Pernyataan ini mencerminkan optimisme bahwa pialang asuransi memiliki potensi yang belum sepenuhnya tergarap secara maksimal di Indonesia. Dengan memperluas jaringan dan memperkuat kerja sama lintas sektor, Apparindo berharap dapat meningkatkan penetrasi asuransi di masyarakat melalui layanan konsultasi risiko yang profesional.

Pialang Asuransi Sebagai Garda Terdepan Industri Perasuransian

Salah satu target ambisius yang dicanangkan oleh Yulius Bhayangkara adalah memperkuat posisi perusahaan pialang asuransi dan reasuransi sebagai mitra strategis yang tak terpisahkan dari pengembangan industri nasional. Dalam ekosistem asuransi, pialang memiliki peran unik sebagai wakil dari tertanggung yang memastikan nasabah mendapatkan perlindungan terbaik. Apparindo ingin memastikan bahwa posisi ini diakui secara luas dan diakselerasi agar mampu memberikan kontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi.

Target akselerasi ini mencakup peningkatan kompetensi anggota asosiasi agar mampu beradaptasi dengan dinamika pasar yang terus berubah, termasuk tantangan digitalisasi. Dengan menjadi garda terdepan, Apparindo percaya bahwa kepercayaan masyarakat terhadap industri asuransi akan meningkat, mengingat pialang asuransi bekerja secara independen untuk kepentingan konsumen. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat pengawasan dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Tanggung Jawab Besar untuk Keberlanjutan Industri yang Inklusif

Tema "porsi yang lebih besar" yang diusung dalam pelantikan ini berkaitan erat dengan "tanggung jawab yang lebih besar". Pengurus Apparindo menyadari bahwa untuk mendapatkan peran yang lebih dominan dalam industri, mereka harus mampu membuktikan integritas dan profesionalisme yang tinggi. Keberlanjutan industri bukan hanya soal keuntungan bisnis semata, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan pialang mampu mengelola risiko secara berkelanjutan dan memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat.

Kolaborasi lintas pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan asuransi, reasuransi, hingga regulator, menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem yang stabil. Apparindo di bawah kepengurusan baru berencana untuk lebih aktif dalam memberikan masukan terkait kebijakan industri dan berperan dalam penyusunan standar praktik pialang yang lebih modern. Keberlanjutan ini diharapkan akan menciptakan iklim usaha yang sehat bagi para anggota Apparindo di seluruh Indonesia.

Menyongsong Masa Depan Pialang di Tengah Transformasi Digital

Seiring dengan pelantikan pengurus pusat masa bakti 2025–2028, Apparindo juga dihadapkan pada tantangan transformasi digital yang kian masif. Kehadiran aturan pialang asuransi digital menuntut asosiasi untuk bisa memfasilitasi anggotanya agar tetap relevan di mata nasabah milenial dan Gen Z. Pengurus baru dituntut untuk menjadi fasilitator dalam inovasi teknologi tanpa mengesampingkan kode etik dan prinsip-prinsip perlindungan konsumen yang selama ini menjadi landasan profesi pialang.

Visi Yulius Bhayangkara dan jajaran pengurusnya diharapkan mampu membawa angin segar bagi ribuan tenaga ahli pialang di tanah air. Dengan semangat kolaborasi dan fokus pada ekspansi, Apparindo optimistis posisi strategis perusahaan pialang akan semakin kokoh dalam tiga tahun ke depan. Industri perasuransian nasional kini menanti langkah-langkah konkret dari kepengurusan baru ini dalam merealisasikan target-target besar yang telah dicanangkan sejak hari pelantikan.

Terkini