Breaking

Solar Subsidi Dijual Rp6.800, Harga Asli Rp12.000 per Liter

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 28 Juli 2026
Solar Subsidi Dijual Rp6.800, Harga Asli Rp12.000 per Liter
Ilustrasi Solar subsidi dijual Rp6.800 per liter, lebih rendah dari harga keekonomian Rp12.000. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Harga BBM bersubsidi yang dijual kepada masyarakat masih bertahan sejak penyesuaian terakhir pada 3 September 2022. Jenis BBM yang mendapat subsidi adalah Pertalite (RON 90) dan Solar (JBT).

Dikutip dari berita sumber, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyebut harga keekonomian Solar mencapai Rp12.000 per liter, sementara harga jual kepada masyarakat tetap Rp6.800. Artinya, pemerintah menanggung selisih Rp5.200 per liter.

Untuk Pertalite, harga keekonomian diperkirakan Rp16.100 per liter, namun dijual Rp10.000. Subsidi yang diberikan pemerintah mencapai Rp6.100 per liter. “Hari ini kita subsidi, Biosolar kita harganya kalau Ibu Bapak beli Rp6.800. Berapa harga produksinya? Rp12.000 keekonomiannya. Kita beli Pertalite Rp10.000, berapa nilai keekonomiannya? Rp16.100,” kata Eddy.

Ia menegaskan ketergantungan pasokan energi terhadap impor menjadi pemicu utama kerentanan energi Indonesia. Kebutuhan BBM nasional mencapai 1,6 juta barel per hari, sementara produksi hanya sekitar 600 ribu barel per hari. Kondisi ini menekan fiskal karena pemerintah harus mengeluarkan lebih banyak dana untuk membeli bahan baku impor.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informasi umum mengenai harga BBM dan subsidi energi, bukan ajakan konsumsi atau investasi. Keputusan penggunaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing konsumen.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua