DPR Apresiasi Langkah Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Bahan Pokok
JAKARTA – Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Haryo Soekartono memberikan apresiasi atas kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto usai memantau harga berbagai bahan pokok di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Jawa Timur, yang stabil dan sebagian menurun.
"Stabilitas harga tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap ketersediaan dan keterjangkauan pangan," katanya disela kunjungan ke pasar Tambahrejo Surabaya, Senin sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Kondisi ini dipandang sebagai penanda positif dalam memelihara daya beli warga, khususnya untuk pangan harian seperti beras, minyak goreng, telur, hingga daging ayam.
Bambang menyebutkan bahwa harga bahan pangan pokok berada pada kisaran terjangkau sehingga memberi kepastian bagi publik.
"Setelah saya cek, harga-harga bahan pokok stabil. Bahkan harga cabai sudah di bawah Rp30 ribu per kilogram, sekitar Rp26 ribu. Ini kondisi yang sangat baik," katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Di samping cabai, beliau mencatat harga telur berada pada level Rp25 ribu per kilogram, daging ayam Rp30 ribu per kilogram, dan minyak goreng ditawarkan Rp15.700 per liter.
Di tengah pemantauan tersebut, Bambang Haryo turut mengkritisi aspek keselamatan fasilitas Pasar Tambahrejo. Ia mendapati beberapa alat pemadam api ringan (APAR) serta sistem penanggulangan kebakaran yang mesti mendesak diperbarui.
Ia menilai masa pakai beberapa unit pemadam sudah kadaluarsa sejak 2019 yang berisiko menurunkan kesiapan saat kebakaran timbul.
Guna penanganan awal, Bambang Haryo menyerahkan tiga unit APAR anyar serta memeriksa instalasi pemadam kebakaran yang terpasang di kawasan pasar.
Ia berharap Pemerintah Kota Surabaya dapat menyempurnakan sarana keselamatan lain agar perlindungan bagi pedagang maupun pembeli kian maksimal.
Di luar faktor keselamatan, ia mendesak pembenahan sarana fisik pasar, mulai dari lantai yang rusak hingga peningkatan kebersihan dan kenyamanan.
Bambang menegaskan revitalisasi pasar tradisional amat penting supaya dapat bersaing dengan pasar modern. Ia meneladani pasar tradisional di Malaysia, Thailand, serta Vietnam yang tertata rapi, bersih, dan nyaman.