ELPI Himpun Rp739,34 Miliar, Dana Dipakai Bangun Kapal Baru

Ilustrasi PT ELPI berhasil menghimpun dana Rp739,34 miliar melalui PMHMETD I untuk pengembangan usaha. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Senin, 27 Juli 2026 | 21:02:04 WIB

JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) merampungkan seluruh rangkaian Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I). Perusahaan berhasil menghimpun dana Rp739,34 miliar melalui aksi korporasi tersebut.

Pada periode perdagangan HMETD 10–16 Juli 2026, sebanyak 99,90 persen saham yang ditawarkan terserap investor. Sisa saham kemudian terserap seluruhnya melalui penjatahan pemesanan tambahan (pooling) pada 21 Juli 2026, dengan tingkat oversubscription mencapai 39,79 kali. ELPI melaksanakan pengembalian dana kepada investor pada 23 Juli 2026.

Direktur Utama ELPI Eka Taniputra menyebut keberhasilan PMHMETD I menjadi tonggak penting bagi perusahaan.

“Dukungan yang diberikan para pemegang saham dan investor mencerminkan keyakinan terhadap fundamental usaha serta prospek bisnis ELPI di masa mendatang,” ungkap Eka, Senin (27/7/2026).

Dengan struktur permodalan yang semakin kuat, ELPI akan mempercepat agenda strategis, mulai dari pengembangan armada, diversifikasi usaha, hingga penguatan kapasitas operasional. Manajemen juga menyambut bergabungnya PT GMT Kapital Asia sebagai pemegang saham dengan kepemilikan 18,85 persen pasca rights issue.

Direktur Keuangan ELPI Efilya Kusumadewi menjelaskan dana Rp739,34 miliar akan digunakan untuk investasi dan pengembangan usaha.

“Sebesar 27,75 persen untuk pembangunan 4 kapal baru yang terdiri atas 3 kapal Fast Crew Boat (FCB) dan 1 kapal Multipurpose Tug, sebesar 9,74 persen untuk pembangunan kapal dalam rangka pemenuhan kontrak dengan PT Layar Nusantara Gas pada proyek Floating Liquefied Natural Gas (FLNG), dan sebesar 25,70 persen untuk penyertaan modal pada perusahaan joint venture di bidang pelayaran dan logistik,” jelasnya.

“Kemudian sebesar 16,00 persen untuk peningkatan modal pada PT ELPI Trans Cargo, dan sebesar 20,57 persen untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan biaya operasional kapal Perseroan maupun PT Ekalya Purnamasari Offshore sebagai entitas anak Perseroan,” tambah Efilya.

Pasca rights issue, komposisi pemegang saham ELPI berubah. PT GMT Kapital Asia memiliki 18,85 persen, PT Kreasi Cipta Timur 64,10 persen, Tan Christian Taniputra 1,89 persen, Eka Taniputra 0,07 persen, serta masyarakat 15 persen.

Corporate Secretary ELPI Wawan Heri Purnomo menegaskan perusahaan optimistis dengan dukungan struktur permodalan dan pemegang saham yang solid.

“Dengan struktur permodalan yang semakin kuat serta dukungan komposisi pemegang saham yang semakin solid, Perseroan optimistis mampu mempercepat realisasi pengembangan usaha, memperluas peluang bisnis, dan memperkuat daya saing guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan,” tutup Wawan.

Reporter: Ibtihal