Direktur RANS Mundur Usai IPO, Perseroan Siapkan Review Keuangan
JAKARTA - Emiten Raffi Ahmad, PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS), menerima surat pengunduran diri Grandy Prajayakti sebagai direktur perseroan pada 22 Juli 2026.
Direktur Keuangan RANS, Rumunggu Yokonapita, menyatakan: “Pengunduran diri tersebut disampaikan atas alasan pribadi.” Ia menambahkan RANS akan menggelar rapat umum pemegang saham untuk meminta persetujuan atas permohonan tersebut.
Pengunduran diri ini cukup mengejutkan karena RANS baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026. IPO dilakukan dengan masa penawaran umum 2–8 Juli, melepas 2,52 miliar saham atau 20,02 persen ke publik di harga Rp135 per saham, sehingga meraup dana Rp429,25 miliar.
Sejak tercatat di BEI, saham RANS hanya empat kali menghijau dan tujuh kali memerah. Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), saham RANS anjlok 6,96 persen ke Rp214.
Grandy Prajayakti, lahir pada 1981, merupakan lulusan teknik sipil Universitas Pelita Harapan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang pemasaran, pengembangan bisnis, manajemen operasional, serta industri media dan hiburan digital.
Di sisi lain, Rumunggu Yokonapita mengungkapkan: “Perseroan berencana melakukan penelaahan terbatas atas laporan keuangan interim untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026. Tujuan pelaksanaan penelaahan terbatas sesuai dengan pertimbangan manajemen untuk meningkatkan kualitas pengawasan atas laporan keuangan perseroan.”
Penelaahan terbatas dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra. Hasilnya akan dilaporkan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.