Sabtu, 07 Februari 2026

Uang Giral adalah: Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan

Uang Giral adalah: Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan
Uang Giral adalah: Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan

Uang giral adalah bentuk uang yang terdapat dalam rekening giro di bank umum, yang transaksi penggunaannya dilakukan melalui cek atau bilyet giro.

Karena bank umum memiliki kemampuan untuk menciptakan uang giral, mereka sering disebut sebagai bank pencipta uang giral (BPUG).Di Indonesia, terdapat dua jenis uang yang beredar, yaitu uang kartal dan uang giral.

Walaupun kedua istilah ini mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, hampir setiap individu pasti telah berinteraksi dengan salah satu atau bahkan kedua jenis uang ini dalam berbagai transaksi ekonomi mereka sehari-hari.

Baca Juga

PaninBank Perkenalkan MyPanin: Aplikasi Layanan Perbankan Digital Terbaru untuk Transaksi Lebih Mudah

Pada dasarnya, uang giral adalah komponen penting dalam sistem keuangan yang mendukung kelancaran transaksi di masyarakat.

Uang Giral adalah

Uang Giral adalah alat pembayaran yang berbentuk surat berharga yang dapat digunakan untuk transaksi jual beli kapan saja.

Berbeda dengan uang kartal yang diatur oleh Undang-Undang Bank Sentral No. 13 Tahun 1968 sebagai alat pembayaran yang sah dan wajib diterima oleh masyarakat dalam transaksi, uang giral tidak secara langsung diakui sebagai alat pembayaran yang wajib diterima secara hukum.

Namun, secara ekonomi, uang giral dianggap sah. Oleh karena itu, pihak yang menerima pembayaran berhak untuk menolaknya jika pembayaran dilakukan dengan uang giral.

Meskipun keduanya berfungsi sebagai alat pembayaran tunai, uang giral dan uang kartal berbeda dalam cara transaksinya.

Uang kartal digunakan langsung dalam bentuk fisik, sementara uang giral bertransaksi menggunakan cek atau bilyet giro yang mencatatkan nominal transaksi.

Jenis-jenis Transaksi Uang Giral

Nasabah yang menempatkan dananya dalam rekening giro pada dasarnya setara dengan memiliki uang giro. Untuk melakukan transaksi menggunakan uang yang ada dalam rekening giro, terdapat beberapa metode transaksi yang bisa dipilih oleh nasabah.

Cek: Merupakan surat perintah yang tidak bersyarat untuk membayar sejumlah dana yang tertera pada cek tersebut. Penarikan dana ini bisa dilakukan atas nama pemegang cek atau atas unjuk, dan cek tersebut dapat diperdagangkan.
Bilyet Giro: Merupakan surat perintah yang diberikan oleh nasabah kepada bank untuk melakukan pemindahbukuan dana dari rekening giro nasabah ke rekening penerima dana yang telah ditentukan.

Seiring dengan perkembangan layanan perbankan, pemilik rekening giro kini juga diberikan kemudahan dalam melakukan transaksi melalui fasilitas kartu ATM atau kartu debit.

Perbedaan Cek dan Bilyet Giro dalam Transaksi Uang Giral

Meskipun cek dan bilyet giro digunakan dalam transaksi, keduanya memiliki beberapa perbedaan yang signifikan.

1. Cek

Cek dicairkan secara tunai di bank yang telah ditunjuk.
Pihak yang ditunjuk pada cek dapat menarik dana.
Pencairan cek dikenakan biaya materai.
Cek berfungsi sebagai surat perintah untuk pencairan dana tunai yang kemudian diterima oleh pemegang cek.
Cek tidak bisa diuangkan sebelum mencantumkan tanggal penerbitan yang jelas.
Tanggal terbit cek sama dengan tanggal efektifnya.
Cek berlandaskan hukum yang tercantum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD).

2. Bilyet Giro

Bilyet giro tidak dapat dicairkan secara tunai, karena hanya berfungsi untuk memindahkan dana ke rekening penerima.
Pencairan bilyet giro hanya dapat dilakukan oleh pihak yang memberi surat perintah kepada bank.
Pencairan bilyet giro tidak dikenakan biaya materai.
Bilyet giro tidak berfungsi sebagai surat perintah karena dana dipindahkan langsung ke rekening bank yang ditunjuk.
Bilyet giro bisa diserahkan ke bank sebelum tanggal efektif.
Bilyet giro dapat memiliki tanggal terbit dan tanggal efektif yang berbeda.
Bilyet giro berada di bawah regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kelebihan dan Kekurangan Uang Giral

1. Kelebihan

Sangat praktis digunakan karena tidak perlu membawa uang tunai.
Dapat diterima dalam jumlah yang tidak terbatas.
Penggunaannya lebih aman, dengan risiko kehilangan uang yang lebih kecil dibandingkan dengan uang kartal.
Jika cek atau bilyet giro hilang, pemiliknya bisa melacaknya dengan melaporkan kepada bank terkait.
Pecahan dalam transaksi dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Proses pemindahan uang dalam jumlah besar dapat dilakukan dengan biaya yang sangat rendah.

2. Kekurangan

Tidak efektif untuk transaksi dengan jumlah kecil.
Tidak diterima oleh semua pihak dalam setiap transaksi.

Perbedaan Uang Giral dan Uang Kartal

1. Bentuknya Berbeda

Perbedaan antara uang kartal dan giral terlihat jelas pada bentuknya. Uang kartal berupa logam dan kertas yang sering digunakan dalam transaksi sehari-hari, sementara uang giral berupa surat berharga seperti cek, giro, kartu ATM, bilyet, hingga uang elektronik.

Selain itu, pihak yang berhak menerbitkan kedua jenis uang ini pun berbeda. Bank Indonesia adalah satu-satunya lembaga yang berwenang mencetak dan menerbitkan uang kartal, sedangkan bank umum yang memiliki izin dapat mencetak dan mengedarkan uang giral.

2. Sifat

Meskipun keduanya merupakan alat pembayaran yang sah, sifat keduanya berbeda. Uang kartal adalah alat pembayaran yang harus diterima dalam transaksi, sedangkan uang giral dapat ditolak oleh penerima jika tidak terbiasa atau tidak terikat hubungan dengan bank penerbit.

Uang giral umumnya hanya diterima oleh pihak tertentu, seperti bank yang mengeluarkan atau pihak yang telah bekerja sama dengan bank tersebut.

3. Giral Lebih Praktis

Dalam hal kepraktisan, uang giral, khususnya yang berbentuk kartu ATM, lebih unggul dibandingkan uang kartal. Membawa kartu ATM dengan saldo yang banyak jauh lebih praktis dibandingkan membawa uang tunai berupa kertas atau koin dalam jumlah besar.

Namun, dalam beberapa kasus, giral juga bisa dianggap kurang praktis. Karena ia bukan alat pembayaran yang sah secara universal, tidak semua orang mau menerima pembayaran menggunakan giral.

4. Keamanan

Dari segi keamanan, giral yang berbentuk uang elektronik atau kartu ATM lebih aman. Risiko kehilangan uang karena dicuri atau tercecer bisa diminimalkan.

Jika terjadi kehilangan, Anda hanya perlu memblokir atau melacak kartu, sehingga dana di bank tetap aman.

Namun, giral juga tidak sepenuhnya bebas dari risiko. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, potensi pencurian uang secara online menjadi ancaman.

Oleh karena itu, baik uang giral maupun kartal memiliki risiko yang bisa diwaspadai dan dicegah dengan langkah-langkah tertentu.

Secara singkat, berikut perbedaan antara uang giral dan uang kartal:

1. Giral

Diterbitkan oleh bank umum.
Transaksi dilakukan menggunakan cek, bilyet giro, atau ATM.
Dimiliki oleh nasabah rekening giro.
Lebih efisien untuk transaksi dengan nominal besar.
Dikenakan biaya karena disimpan dalam rekening giro.
Lebih aman dari pencurian atau kebakaran.

2. Kartal

Diterbitkan dan diedarkan oleh bank sentral.
Transaksi dilakukan langsung dengan uang kertas, logam, atau ATM.
Dimiliki oleh nasabah rekening tabungan atau masyarakat umum yang memegang uang kertas atau logam.
Kurang efisien untuk transaksi dengan nominal besar.
Dikenakan biaya jika disimpan dalam rekening tabungan.
Tidak dikenakan biaya jika disimpan sendiri.
Aman dari pencurian atau kebakaran jika disimpan dalam rekening tabungan.
Kurang aman dari pencurian atau kebakaran jika disimpan sendiri.

Sebagai penutup, uang giral adalah instrumen pembayaran yang menawarkan kemudahan dan efisiensi, meski tetap memiliki beberapa perbedaan dengan uang kartal.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

TNI AD Pastikan Seskab Teddy Wijaya Jalani Pendidikan Reguler Sekolah Staf Komando

TNI AD Pastikan Seskab Teddy Wijaya Jalani Pendidikan Reguler Sekolah Staf Komando

Kepesertaan BPJS Pasien Cuci Darah Dijanjikan Aktif Kembali Tanpa Hambatan Layanan

Kepesertaan BPJS Pasien Cuci Darah Dijanjikan Aktif Kembali Tanpa Hambatan Layanan

Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Tanah Bergerak Tegal Pastikan Negara Hadir Melindungi

Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Tanah Bergerak Tegal Pastikan Negara Hadir Melindungi

Peneliti BRIN Temukan Bakteri Tanah Kunyit Berpotensi Antikanker Payudara Efektif Rendah Toksisitas

Peneliti BRIN Temukan Bakteri Tanah Kunyit Berpotensi Antikanker Payudara Efektif Rendah Toksisitas

Catatan Lengkap Bongkar Pasang Kabinet Prabowo Hingga Kini

Catatan Lengkap Bongkar Pasang Kabinet Prabowo Hingga Kini