Sunarso: Human Capital Kunci Indonesia Keluar dari Middle Income Trap pada 2041
- Kamis, 10 Oktober 2024
JAKARTA – Direktur Utama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Sunarso, menyatakan bahwa kunci bagi Indonesia untuk lepas dari perangkap pendapatan menengah (middle income trap) adalah melalui investasi pada human capital. Berdasarkan kajian yang dilakukan oleh Bappenas, Indonesia diproyeksikan mampu keluar dari jebakan ini pada tahun 2041, asalkan rata-rata pertumbuhan ekonomi minimal 6 persen dapat dicapai.
Menurut Sunarso, pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen sangat bergantung pada peningkatan nilai ekonomi dari pengalaman dan keterampilan tenaga kerja atau yang dikenal sebagai human capital. Ia menjelaskan, terdapat tiga faktor utama yang harus diupayakan dalam pengembangan human capital. Faktor pertama adalah fokus pada peningkatan ketahanan pangan dan pemenuhan nutrisi.
“Maka menjadi sangat penting bagi kita untuk memiliki strategi yang jelas, spesifik, dan visioner dalam menghadapi masalah ketahanan pangan,” kata Sunarso saat berbicara dalam acara Indonesia Future Policy Dialogue yang diselenggarakan oleh Katadata Forum di Jakarta, Rabu (9/10/2024).
Baca JugaFEB Unisma Gandeng TIU Jepang Adopsi Kurikulum Bisnis Standar Global
Selain itu, negara juga memiliki peran penting dalam menyejahterakan rakyat, yang menurut Sunarso, salah satu cara paling efektif adalah dengan memperluas lapangan pekerjaan. “Semua penduduk usia produktif harus mendapatkan kesempatan untuk bekerja. Oleh karena itu, pemerataan kesempatan kerja menjadi sangat penting,” ujarnya.
Untuk menciptakan pemerataan kesempatan kerja, diperlukan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dalam hal ini, pertumbuhan ekonomi tidak hanya harus merata, tetapi juga memungkinkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pertumbuhan dan pembangunan.
“Investasi yang paling penting adalah human capital, dan untuk meningkatkan kualitas human capital, langkah pertama adalah memperbaiki ketahanan pangan dan nutrisi. Setelah itu, kita juga perlu memastikan adanya pemerataan dan inklusivitas dalam pertumbuhan ekonomi,” jelas Sunarso.
Redaksi
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem
- Kamis, 05 Februari 2026
Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca
- Kamis, 05 Februari 2026
Strategi Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Perumahan Demi Target KPR 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












