Breaking

Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak di Tengah Kekhawatiran Pasokan

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 16 September 2026
Harga Minyak Brent dan WTI Melonjak di Tengah Kekhawatiran Pasokan
Ilustrasi minyak mentah Brent (FOTO : NET)

HOUSTON – Harga minyak mentah dunia menguat pada perdagangan Selasa waktu setempat, di tengah kekhawatiran terhadap gangguan pasokan. Sentimen pasar diperkuat laporan penghentian pemuatan minyak di pelabuhan penting Arab Saudi di Laut Merah serta terhentinya operasi di tiga ladang minyak Libya.

Jalur pipa utama Arab Saudi yang mengalami kerusakan akibat serangan Houthi yang didukung Iran juga masih ditutup. Perbaikan jalur tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga beberapa pekan sebelum dapat kembali beroperasi.

Harga minyak mentah Brent berjangka untuk pengiriman November, yang menjadi patokan harga minyak global, naik 2,8 persen menjadi USD108,68 per barel, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Oktober melonjak 4,4 persen menjadi USD105,88 per barel, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Kedua kontrak tersebut telah menguat signifikan sepanjang pekan ini. Harga Brent naik 8,8 persen, sedangkan WTI melonjak 10,6 persen.

Gangguan pasokan juga terjadi di Libya setelah produksi di tiga ladang minyak dihentikan. Anggota pasukan keamanan yang bertugas melindungi sektor minyak Libya menutup katup pada pipa pengangkut minyak mentah Hamada-Zawiya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Perusahaan tersebut menyatakan operasi di tiga ladang minyak telah dihentikan sepenuhnya. Kondisi itu juga membuka kemungkinan perusahaan menyatakan keadaan kahar (force majeure).

Penghentian produksi minyak bukan kali pertama terjadi di Libya. Sejak pemberontakan terhadap mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi pada 2011, kegiatan produksi minyak di negara tersebut berulang kali terganggu akibat faktor politik maupun teknis.

Berdasarkan data Badan Energi Internasional, Libya menempati peringkat ke-48 dunia pada 2023 berdasarkan pangsa terhadap total pasokan minyak global. Sementara itu, menurut Badan Informasi Energi AS, Libya menjadi produsen minyak mentah terbesar ketujuh di antara negara-negara anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada 2023.

Pasar minyak juga mendapat tekanan dari gangguan terhadap jalur pipa utama Arab Saudi. Perkembangan konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman turut meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap pasokan minyak.

Houthi melancarkan serangkaian serangan baru terhadap Arab Saudi dan berupaya memperkuat posisi di sejumlah wilayah strategis di sepanjang Laut Merah, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pihak berwenang Arab Saudi dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah untuk merespons serangan tersebut. Alarm darurat juga dibunyikan di pangkalan udara militer Khamis Mushait, wilayah selatan Arab Saudi, setelah serangkaian serangan pesawat nirawak dan rudal yang dilakukan Houthi.

Sebelumnya, pada Jumat, 11 September 2026, serangan pesawat nirawak Houthi menghantam jalur pipa Timur-Barat Arab Saudi di wilayah Riyadh dan Madinah. Serangan tersebut menyebabkan jalur pipa ditutup.

Jalur pipa sepanjang sekitar 1.200 kilometer itu memiliki kapasitas mengangkut hingga 7 juta barel minyak per hari. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu jalur utama pengiriman minyak Arab Saudi menuju Laut Merah sekaligus alternatif rute ekspor yang tidak melalui Selat Hormuz.

Hingga empat persen pasokan minyak global berpotensi terdampak jika pipa tersebut tidak kembali beroperasi dalam beberapa hari, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, perusahaan pelacak pengiriman Kpler memperkirakan pipa tersebut baru dapat kembali beroperasi sekitar 50 persen dari kapasitas sebelum serangan setelah menjalani perbaikan hingga enam pekan.

Kondisi tersebut berpotensi memangkas ekspor minyak dari pelabuhan Yanbu di Laut Merah sekitar 2,5 juta hingga 2,7 juta barel per hari.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua