Harga Batu Bara dan CPO Naik, Timah Turun Tipis pada Jumat
JAKARTA – Harga minyak mentah naik pada perdagangan Jumat (4/6), karena pertempuran baru antara AS dan Iran meningkatkan kekhawatiran pasokan, sementara tanda-tanda langka kemajuan menuju mengakhiri perang Rusia-Ukraina mengurangi risiko geopolitik.
" West Texas Intermediate naik 0,2 persen menjadi USD 91,48 per barel di New York. Brent untuk penyelesaian November 0,8 persen lebih tinggi menjadi USD 96,28 per barel" sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Sedangkan harga batu bara menguat pada penutupan perdagangan Jumat. "Harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Oktober 2026 berdasarkan situs Barchart naik 1,76 persen menjadi USD 153 per ton" sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) juga naik pada perdagangan Jumat. "Berdasarkan situs tradingeconomics.com, harga CPO naik 0,51 persen menjadi MYR 4.929 per ton" sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Adapun harga nikel terpantau mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan Jumat. "Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga nikel naik tipis 0,36 persen menjadi USD 16.846 per ton" sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Sementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Jumat. "Berdasarkan London Metal Exchange (LME), harga timah turun 0,16 persen dan menetap di USD 54.866 per ton" sebagaimana dilansir dari berita sumber.