Breaking

RATU Private Placement, Porsi Saham CDIA, CUAN, dan PTRO Turun

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 04 September 2026
RATU Private Placement, Porsi Saham CDIA, CUAN, dan PTRO Turun
Ilustrasi Private placement RATU diperkirakan menambah modal sekitar Rp1,62 triliun. (sumber foto: NET)

JAKARTA – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), emiten holding sektor migas milik Hapsoro, memberikan perkembangan rencana penerbitan saham baru melalui Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. RATU telah mengumumkan rencana aksi korporasi ini sejak akhir Juli 2026.

Jumlah saham yang akan ditawarkan kepada calon investor strategisnya sebanyak 271,5 atau mewakili 9,091% saham saat ini.

Manajemen RATU menyampaikan private placement ini akan mendukung rencana ekspansi perusahaan, seiring bertambahnya modal.

Manajemen juga membuka peluang ekspansi melalui pembelian aset, akuisisi, hingga penyaluran modal ke anak usaha.

Dalam keterangan terbaru kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (3/9), manajemen RATU menyatakan belum ada calon investor strategis yang akan mengambil bagian atas saham baru tersebut.

Namun akibat penerbitan saham baru itu, porsi pemegang saham eksisting RATU akan terdilusi sesuai porsi saham baru yang diterbitkan.

Dengan rincian porsi saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) turun menjadi 62,43%, PT Rukun Prima Sarana turun menjadi 0,003%, Alexandra Sinta Wahjudewanti turun menjadi 0,002%, dan investor publik 28,47%.

Namun menurut data kepemilikan saham di atas 1% yang dioleh IDNFinancials.com, terdapat tiga perusahaan milik Prajogo Pangestu yang juga menjadi pemegang saham RATU.

Ketiganya adalah PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dengan kepemilikan 135,48 juta lembar atau 4,99% saham.

Kemudian PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) 51,11 juta lembar atau 1,88%, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) 37,05 juta lembar atau 1,36%.

Serupa dengan nasib RAJA, porsi saham CDIA hingga PTRO juga berpotensi terdilusi akibat aksi private placement ini.

Dengan perkiraan porsi kepemilikan saham CDIA menyusut jadi 4,54%, CUAN turun menjadi 1,71%, dan PTRO turun menjadi 1,24%.

RATU belum menetapkan harga pelaksanaan saham baru dalam private placement ini.

Namun berdasarkan asumsi harga terbaru yang disampaikan yaitu Rp6.000 per lembar, aksi korporasi ini berpotensi mendatangkan tambahan modal Rp1,62 triliun.

Manajemen RATU akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa (8/9) pekan depan, untuk meminta persetujuan private placement.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua