IHSG Terkoreksi Tipis 0,01 Persen di Sesi Pertama Perdagangan
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis 0,01 persen ke 6.517,24 pada sesi pertama perdagangan Senin (31 Agustus 2026), setelah sempat kehilangan hampir 50 poin. Nilai transaksi mencapai Rp10,33 triliun dengan 26,36 miliar lembar saham diperdagangkan.
Sebanyak 392 saham naik, 229 saham turun, dan 166 stagnan. Mayoritas sektor menguat, dipimpin sektor industri yang naik 1,80 persen.
Meski IHSG tertekan, investor asing mencatatkan net buy Rp183,56 miliar. Namun berdasarkan volume, asing mencatat net sell 1,74 miliar lembar saham.
Top Net Foreign Buy:
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) – Rp163,99 miliar
- PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) – Rp83,62 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) – Rp53,88 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp38,41 miliar
- PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) – Rp35,81 miliar
Top Net Foreign Sell:
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) – Rp115,82 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) – Rp83,42 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp60,35 miliar
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) – Rp58,95 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) – Rp37,71 miliar
Sejumlah analis memperkirakan IHSG bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah di awal pekan. Investor dinilai lebih berhati-hati menjelang rilis data ekonomi awal September 2026 serta periode efektif evaluasi indeks MSCI yang berlaku mulai 31 Agustus 2026.