Breaking

Bitcoin Naik 20 persen dalam 48 Jam, Portofolio Strategy Kembali Untung

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Sabtu, 22 Agustus 2026
Bitcoin Naik 20 persen dalam 48 Jam, Portofolio Strategy Kembali Untung
Ilustrasi Bitcoin (FOTO : NET)

JAKARTA – Harga Bitcoin (BTC) melesat hingga melampaui US$ 77.000 pada Jumat (21/8/2026). Lonjakan ini mengembalikan portofolio Bitcoin milik Strategy, perusahaan intelijen bisnis pemegang treasury Bitcoin korporasi terbesar di dunia, ke zona keuntungan.

Aset kripto ini tercatat melonjak sekitar 20% dalam 48 jam dan menyentuh level tertingginya sejak Mei.

Berdasarkan data BitcoinTreasuries, Strategy menguasai sekitar 840.447 BTC dengan rata-rata harga pembelian sebesar US$ 75.385 per Bitcoin.

Kenaikan harga di atas US$ 77.000 membuat kepemilikan Strategy kembali mencetak profit dengan estimasi kenaikan nilai mencapai US$ 450 juta secara tahun berjalan.

Sebelumnya, Strategy sempat melepas sebagian aset Bitcoin yang dimilikinya.

Pada rentang 3–9 Agustus, perusahaan menjual sekitar 1.690 BTC guna membeli kembali 1,15 juta saham preferen STRC senilai US$ 108,6 juta.

Aksi tersebut tercatat sebagai penjualan Bitcoin keempat yang dilakukan Strategy selama tahun 2026.

Langkah ini sempat menimbulkan kekhawatiran terkait keberlanjutan strategi investasi Bitcoin milik perusahaan.

Meski demikian, penguatan harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir berhasil meredakan kecemasan pasar.

Analis kripto independen William Clemente menilai posisi Strategy saat ini justru semakin solid seiring meningkatnya nilai aset Bitcoin mereka.

"Setelah kenaikan harga ini, Strategy semakin memiliki jaminan berlebih dari kepemilikan Bitcoinnya," tulis Clemente di platform X, merujuk pada mantan CEO Strategy Michael Saylor sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi lain, CEO Strategy Phong Le mengungkapkan dalam wawancara dengan Fox News pada awal Agustus bahwa perusahaan berniat membeli Bitcoin kembali sebelum akhir tahun sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di tengah lonjakan harga yang signifikan, para analis tetap mewaspadai potensi koreksi akibat reli yang berlangsung sangat cepat.

Analisis dari platform analitik on-chain Glassnode mengindikasikan munculnya area penyangga harga di bawah level US$ 70.000.

Sekitar 3,44 juta BTC memiliki harga perolehan on-chain atau realized price di rentang US$ 58.000–US$ 67.000.

Dari akumulasi tersebut, sekitar 2,23 juta BTC atau setara 11% dari total pasokan Bitcoin ditambahkan dalam 11 pekan terakhir.

Co-founder Glassnode Rafael Schultze-Kraft menyebutkan bahwa area tersebut merupakan klaster harga perolehan paling padat di bawah harga Bitcoin saat ini.

"Ini merupakan zona support potensial utama jika terjadi koreksi," tulis Schultze-Kraft di X sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Selain itu, Bitcoin sukses melewati beberapa titik resistensi krusial sepanjang pekan ini, termasuk moving average sederhana (SMA) 200 hari di US$ 68.967.

Level tersebut sebelumnya menjadi target kunci yang wajib dilampaui Bitcoin guna mengakhiri tren penurunan jangka panjang.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua