Kredit Bank Tumbuh 11,5 Persen, Penyaluran UMKM Jadi Fokus Utama
JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa sektor jasa keuangan, khususnya perbankan, menunjukkan kinerja yang cukup positif. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebutkan bahwa kredit perbankan telah tumbuh dua digit sebesar 11,5 persen.
Menurutnya, koordinasi antar anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) tetap solid dalam menjaga stabilitas sektor keuangan. "Kalau dari OJK, beberapa hal terkait bagaimana kredit tumbuh ya, kredit perbankan tumbuh 11,5%, itu sekitar Rp 8.600 triliun," ujar Friderica sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Kualitas kredit dan ketahanan perbankan pun dinilai masih berada pada level yang aman. "Juga tadi disampaikan juga misalnya NPL-nya terjaga," ucapnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Meskipun demikian, terdapat tantangan yang masih menjadi pekerjaan rumah, yakni akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). DPR RI menyoroti sejauh mana dampak pertumbuhan kredit tersebut dapat dirasakan oleh para pelaku usaha kecil.
"Tadi Bapak-Ibu di anggota Komisi XI banyak mempertanyakan tentang kredit UMKM. Jadi ini PR kami semua gimana nanti kredit UMKM bisa tumbuh. Kemudian terkait dengan dukungan terhadap UMKM," sebutnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
OJK berkomitmen untuk terus mendorong program strategis dalam rangka memperdalam pasar keuangan dan memperluas jangkauan kredit UMKM. "Program-program apa yang kami sampaikan ya misalnya pendalaman pasar," tutupnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.