Breaking

Nusantara Infrastructure Targetkan Kinerja Tumbuh Dobel Digit

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 17 Juli 2026
Nusantara Infrastructure Targetkan Kinerja Tumbuh Dobel Digit
ILUSTRASI, PT Nusantara Infrastructure fokus memperkuat layanan tol dan digitalisasi untuk dorong pertumbuhan dobel digit. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA - Operator jalan tol PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) berupaya meraih pertumbuhan kinerja keuangan dobel digit pada tahun ini dengan memperkuat seluruh bisnis yang dikelola pada separuh kedua tahun ini.

Head of Corporate Communication & CSR Nusantara Infrastructure, Indah D.P. Pertiwi menjelaskan, pada semester II-2026, strategi bisnis utama perusahaan berfokus melanjutkan disiplin biaya dan belanja modal. 

Di sektor jalan tol, sebagai lini utama META, Indah menyebut pihaknya berupaya meningkatkan layanan dan pengalaman pelanggan (customer experience) melalui hadirnya kampanye Kampanye #TolnyaMakassar guna mendorong peningkatan trafik.

"Kami juga memperkuat aspek digital melalui pengembangan Aplikasi NITA untuk semakin memudahkan pengguna jalan dalam mengakses informasi terkait jalan tol secara real-time," jelas Indah sebagaimana dilansir dari berita sumber, Kamis (16/7/2026).

Pada separuh kedua tahun ini, META belum memiliki rencana menggarap proyek baru ataupun melakukan aksi korporasi baru. Perusahaan saat ini masih berfokus mematangkan pembangunan proyek strategis Jalan Tol JORR Elevated Cikunir–Ulujami. 

Proyek yang dinilai memiliki tingkat kompleksitas tinggi ini rencananya akan dibangun di kawasan padat di Jakarta. Dus, menurut Indah, META dalam persiapannya memerlukan perencanaan yang matang dan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.

Indah menambahkan, perusahaan di sisa tahun ini masih dibayangi oleh dinamika kondisi ekonomi global dan domestik yang masih berpotensi memengaruhi biaya pendanaan, tingkat inflasi, serta penerapan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) dan proses pembayaran jalan tol tanpa berhenti atawa Multi Lane Free Flow (MLFF).

Di saat yang sama, ia mencermati industri infrastruktur juga dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjaga efisiensi biaya agar tetap mampu menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Tantangan lainnya adalah memastikan seluruh aset infrastruktur yang dikelola dapat terus memberikan pelayanan yang optimal, di tengah meningkatnya ekspektasi pengguna," imbuh Indah sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua