TMMIN Donasikan Alat Peraga Mesin untuk SMK Vokasi di Lombok
JAKARTA – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memperlebar sayap program pengembangan sekolah vokasi mereka menuju Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). TMMIN menyalurkan bantuan berupa mesin kendaraan generasi terbaru yang berfungsi sebagai alat peraga pendidikan demi menyokong penguatan keahlian teknik di SMKN 1 Jonggat, Lombok Tengah, serta SMKN 2 Kuripan, Lombok Barat.
Dalam kegiatan tersebut, SMKN 1 Jonggat mendapatkan satu unit mesin Toyota tipe 2TR-FE (bensin) dan SMKN 2 Kuripan mendapatkan satu unit mesin Toyota tipe 2GD-FTV (diesel).
Sepasang mesin mobil itu bakal dimanfaatkan sebagai fasilitas praktik sekaligus alat bantu belajar bagi para murid, sekaligus memperdalam keahlian siswa terhadap teknologi teranyar pada mesin Toyota yang kini telah beredar luas di masyarakat.
Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto mengungkapkan bahwa masa depan sektor industri di Indonesia berawal dari ruang-ruang kelas yang diisi oleh para siswa. Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Langkah ini mungkin terlihat sederhana, namun kami berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi di daerah masing-masing,” kata Nandi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/7).
Di samping memperkuat fasilitas penunjang pembelajaran, TMMIN secara berkelanjutan menjalankan program Vocational School Development pada deretan SMK binaan di tanah air.
Program ini menyelaraskan materi pembelajaran dengan keperluan dunia kerja melalui perancangan kurikulum berbasis industri serta pengadaan alat peraga.
Program tersebut bertujuan menanamkan nilai budaya kerja sektor industri sejak awal, meliputi aspek disiplin, efisiensi, ketelitian, keselamatan kerja, kerja sama tim, hingga kepatuhan pada standar operasional.
Nandi menambahkan, sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Pendidikan dan industri tidak bisa lagi berjalan terpisah. Link and match adalah syarat penting untuk melahirkan lulusan yang relevan. Sekolah menyiapkan kompetensinya, industri turut membentuknya," kata Nandi.
Sebelum menyentuh wilayah Lombok, program penguatan pendidikan vokasi dari TMMIN ini sudah diimplementasikan di berbagai SMK binaan yang tersebar pada sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di dalamnya 29 SMK binaan yang berada di Pulau Jawa.
Kehadiran program di Lombok ini menjadi wujud nyata dari komitmen jangka panjang perusahaan demi menyebarluaskan manfaat pengembangan pendidikan vokasi ke wilayah-wilayah lain.
Langkah ini diharapkan membuat semakin banyak siswa yang memperoleh kesempatan mengakses sistem pembelajaran yang sesuai dengan kualifikasi dunia industri.
Melalui sinergi yang kokoh antara sektor pendidikan, pemerintah, serta pelaku industri, TMMIN berharap bisa ikut andil dalam mewujudkan ekosistem pendidikan vokasi di Indonesia yang kian bermutu.