Breaking

Kuartal I-2026, Laba Bersih DSSA Tumbuh Jadi 82,26 Juta Dolar AS

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 03 Juli 2026
Kuartal I-2026, Laba Bersih DSSA Tumbuh Jadi 82,26 Juta Dolar AS
ILUSTRASI, Laba bersih PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik tipis 2,18 persen pada kuartal I-2026. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatatkan laba bersih sebesar USD82,26 juta selama kuartal pertama tahun 2026. Angka perolehan laba tersebut tumbuh tipis 2,18 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang kala itu mencapai USD80,50 juta.

Sementara itu, laba periode berjalan perusahaan berhasil mencapai USD118,5 juta, dengan total pendapatan usaha tercatat sebesar USD693,2 juta hingga akhir Maret 2026.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber "Kinerja kuartal pertama 2026 mencerminkan ketangguhan fundamental bisnis DSSA dalam menjaga momentum pertumbuhan di tengah dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi," ujar Presiden Direktur DSSA, L Krisnan Cahya dalam keterbukaan informasi, Kamis (2/7/2026).

Sektor bisnis infrastruktur digital dan teknologi memberikan kontribusi pendapatan usaha sebesar USD69,1 juta, yang melonjak 50 persen dari posisi USD46,1 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut dipicu oleh aksi merger antara PT Eka Mas Republik (MyRepublic Indonesia) dengan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) menjadi PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic).

Saat ini, MoraRepublic mengelola jaringan serat optik untuk backbone dan access dengan total panjang lebih dari 166 ribu kilometer, menjangkau lebih dari 12,7 juta homepass, serta melayani lebih dari 2 juta pelanggan ritel dan lebih dari 17 ribu pelanggan bisnis di Indonesia.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber "Perseroan yakin bahwa energi berkelanjutan dan infrastruktur digital dan teknologi akan menjadi dua pilar pertumbuhan utama DSSA masa depan. Karena itu, DSSA akan terus mengembangkan investasi pada aset strategis, memperkuat kapabilitas teknologi, dan memperkuat kemitraan jangka panjang untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," tutur Krisnan.

Hingga tanggal 31 Maret 2026, DSSA mencatat total aset perusahaan mencapai USD4,6 miliar dengan posisi ekuitas sebesar USD2,4 miliar.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua