Aksi Investor Kakap: Lo Kheng Hong Masuk SIMP, Henan Borong SSIA
- Jumat, 22 Mei 2026
JAKARTA – Investor kawakan Lo Kheng Hong secara resmi masuk ke dalam jajaran pemegang saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dengan kepemilikan awal sebesar 5,12% setelah mengoleksi 793,64 juta saham.
Lo Kheng Hong juga meneruskan langkah akumulasi pada PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) hingga porsi kepemilikannya merangkak naik menjadi 6,77%. Di sisi lain, PT Henan Putihrai Asset Management kembali memperbesar kepemilikan sahamnya di PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) hingga menyentuh angka 11,91%.
Aksi dari para penanam modal kakap tersebut kembali mewarnai aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bersandarkan pada laporan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dipublikasikan Kamis (21/5), investor senior Lo Kheng Hong terdata mulai mengoleksi saham SIMP sekaligus memperbanyak jumlah kepemilikan di GJTL.
Baca JugaInflasi Melambat Indeks Nikkei Jepang Melonjak Lebih dari Dua Persen
Pada saham SIMP, Lo Kheng Hong memborong 793,64 juta saham, sehingga porsi kepemilikannya melonjak dari semula nihil menjadi 5,12%. Langkah masuknya tokoh value investing tersebut dinilai menarik perhatian pasar karena SIMP merupakan emiten yang bergerak di bidang perkebunan dan minyak kelapa sawit di bawah bendera Grup Salim.
Tidak sebatas itu, Lo Kheng Hong juga melanjutkan langkah pengumpulan saham di GJTL dengan menyerok sebanyak 912,40 ribu saham. Melalui transaksi itu, jumlah kepemilikannya bertambah dari 6,74% menjadi 6,77%.
Sementara itu, Henan Putihrai Asset Management kembali menambah portofolio saham SSIA miliknya sebanyak 3,91 juta lembar. Melalui pembelian tersebut, porsi kepemilikan Henan merangkak naik dari 11,83% menjadi 11,91%.
Di luar tiga transaksi di atas, sejumlah pergeseran porsi kepemilikan saham emiten lainnya juga tercatat di KSEI. PT Triple Bersama Berkah masuk menjadi penanam modal baru di PT Era Pratama Abadi Tbk (EPAC) setelah melakukan pembelian 225,40 juta saham atau setara dengan 6,82%.
Selanjutnya, Ferry Sudjono menambah kepemilikan sebanyak 1,06 juta saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), yang membuat porsi kepemilikannya naik ke level 5,12%. PT Charnic Capital Tbk juga terdata masuk ke saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) dengan porsi kepemilikan perdana sebesar 5,26% sesudah membeli sebanyak 68,42 juta saham.
Sebaliknya, beberapa investor terpantau melancarkan aksi lepas saham. PT Karya Nusa Perdana menjual 90 juta saham PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI), sehingga porsi kepemilikannya menyusut menjadi 23,62%. PT Multi Inti Usaha juga melego 290 juta saham PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX), yang mengakibatkan porsi kepemilikan mereka turun dari posisi 59,99% menuju level 56,74%.
Adapun PT Samuel Sekuritas Indonesia menambah jumlah kepemilikan di PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) hingga menjadi 12,39%, sementara CGS International Securities Singapore Pte Ltd meningkatkan porsi kepemilikannya di PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) menuju angka 5,28%.
Pada saham emiten lainnya, PT United Tractors Tbk (UNTR) juga tercatat menambah kepemilikan pada saham treasury sejumlah 615,90 ribu lembar, sehingga posisinya meningkat menjadi 5,71%.
Akbar
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026












